Dengung Pilkada 4 Kota: Solo hingga Tangsel

Pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 selesai digelar. Pesta demokrasi lokal di 270 daerah pada masa pandemi Covid-19 cukup menyita atensi media nasional dari berbagai aspek, baik politik maupun kesehatan. Terumata pilkada di 4 kota, yakni Solo, Medan, Surabaya, dan Tangerang Selatan.

Riset Indonesia Indicator (I2) periode September hingga Desember 2020 mencatat ada 370.765 berita pilkada.

Dominasi pemberitaan media tertuju pada kampanye pasangan calon (paslon) sebanyak 92.124 berita, pendaftaran paslon 38.429, dan dukungan paslon sebanyak 32.680 berita. Pun dengan isu kesehatan juga tak luput dari sorotan media, mulai dari pelanggaran protokol kesehatan (prokes) hingga pengamanan. Riset media I2 mencatat pelanggaran prokes menyentuh angka 32.300, debat paslon 24.376, dan persiapan pengamanan pilkada mencapai 22.294 berita.

Perhatian media juga tertuju pada para penyelenggara yang terpapar Covid-19, mulai Komisioner KPU pusat hingga calon kepala daerah yang positif Covid-19 sebanyak 18.840, yang berujung pada desakan penundaan pilkada.

Isu SARA juga turut mewarnai pemberitaan pilkada dengan jumlah ekspos cukup signifikan sebanyak 16.561 berita atau masuk 10 top issue, bahkan lebih banyak dibanding isu politik uang di angka 15.752. Disusul pelaksanaan prokes 14.969 ekspos berita, hasil survei 12.797, netralitas ASN 11.592, hoaks pilkada 8.994, pelaporan harta kekayaan paslon 5.845, tes kesehatan 4.813, pelanggaran alat peraga kampanye (APK) 4.212, dan kotak kosong mencapai 3.532 ekspos berita.

Isu politik dinasti juga santer diangkat media sebanyak 1.872 ekspos berita. Politik dinasti dikaitkan dengan majunya Gibran serta Bobby, anak dan menantu Presiden Joko Widodo, yang ikut maju di Pilkada Solo dan Medan.

Pemetaan Isu 4 pilkada: Solo -Tangsel

Perusahaan intelijen media I2, periode 1 September hingga  5 Desember 2020, mencatat setidaknya ada empat pilkada empat kota yang paling banyak disorot media online (daring), yakni Pilkada Kota Solo, Kota Medan, Kota Surabaya dan Kota Tangerang Selatan atau Tangsel.

Pilkada Solo

Pantauan I2 pada periode September, ekspos pemberitaan Pilkada Solo mencapai 2.830. Mata banyak tertuju pada majunya Gibran Rakabuming. Pemberitaan Pilkada Solo semakin kencang pascapaslon independen Bagyo-Supardjo muncul penantang Gibran. Selain itu, proses pendaftaran calon seperti penyerahan berkas, laporan harta kekayaan, tes kesehatan, hingga pengambilan nomor urut ramai diberitakan.

Namun, memasuki Oktober-November ekspos berita Pilkada Solo mereda di angka 1.000, yakni 1.073 pada Oktober dan 1.823 pada November. Ekspos berita terus menurun menjadi 413 pada tanggal 1 hingga 5 Desember.

I2 juga meranking 10 isu utama yang banyak diangkat media di Pilkada Solo. Pertama, terkait pelanggaran prokes sebanyak 34%.

Ramainya massa yang mengawal pendaftaran Gibran-Teguh sempat dikaitkan dengan kerumunan yang terjadi pada acara Rizieq Shihab.

Para pendukung Rizieq tidak terima bila kegiatannya ditindak karena melanggar protokol kesehatan, sementara kerumunan saat pendaftaran Gibran-Teguh dibiarkan.

Berikutnya adalah isu debat paslon sebanyak 19%. Gibran-Teguh dinilai unggul telak atas Bagyo-Supardjo. Gibran dianggap lebih khas dengan gaya milenialnya dan program inovatif, sedangkan Bagyo-Supardjo lebih konvensional.

Ketiga, kegiatan kampanye sebanyak 17 %. Atensi media tertuju pada gaya blusukan Gibran ke rumah-rumah warga dan kampanye daring bertajuk “Blusukan Online” yang memanfaatkan virtual box. Sementara paslon Bagyo-Suparjo banyak disorot soal berkampanye door to door.

Isu keempat adalah laporan harta kekayaan paslon sebanyak 9%, sorotan tertuju pada LHKPN Gibran yang mencapai Rp21 miliar rupiah. Jumlah ini dipersepsikan sangat banyak untuk generasi berusia 32 tahun.

Kelima adalah isu rangkaian pendaftaran paslon ke KPUD Solo 5%, disusul dinasti politik 5%, persiapan pencoblosan 4%, hasil survei 3%, dukungan Partai Gelora 3%, dan terakhir isu Sandi Uno menjadi jurkam Gibran-Teguh 1%.

Gemparnya pemberitaan Pilkada Solo juga tak lepas peran media lokal maupun nasional yang mengangkat dinamika politik di wilayah tersebut. I2 mencatat terdapat 6.139 berita dari 457 media daring yang memberitakan selama periode 1 September 2020 - 5 Desember 2020.

Setidaknya ada 16 media online yang aktif menyorot Pilkada Solo, yakni Tribun News Solo 439 berita, Semarang Pos 233, Solo Pos 230, Kumparan 210, Timlo 207, Suara.com 167, Detik 164, Merdeka 154, Tribun News 147, CNN Indonesia 128, Kompas 113, iNews Portal 108, Sindo News 92, Merah Putih 83, dan Rebuplika sebanyak 79 berita.

Ramainya pemberitaan Pilkada Solo tak lepas dari statement elite politik nasional dan lokal dari lingkup pemerintah dan tim pemenangan yang dikutip media, termasuk masing-masing paslon yang menguasai pemberitaan.

Mereka adalah Gibran Rakabuming Raka sebanyak 8.847 statement yang dikutip media, Nurul Sutarti 3.033, FX Hadi Rudyatmo 1.154, Fahri Hamzah 934, Putut Gunawan 919, Aziz Yanuar 844, Joko Widodo 795, Rustika Herlambang 544, Teguh Prakosa 463, Sigit Prawoso 444, Ardianto Kuswinarno 412, Abdul Ghofar Ismail 403, Ganjar Pranowo 401, Robert Hananto 374, Agus Riswanto 355, Mahfud MD 341, Refly Harun 338, Awi Setiyono 307, dan Khafid Sirotudin sebanyak 270 pernyataan media.

Pilkada Kota Medan

Perusahaan intelijen media I2, periode 1 September-5 Desember 2020, mencatat Pilkada Kota Medan, Sumatera Utara, juga banyak disorot media online.

Pada September, ekspos media tertuju pada penentuan calon Wali Kota Medan, yaitu Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman, sebanyak 5.834 berita. Kedua paslon ini dihadapkan pada keputusan PDI Perjuangan yang mendukung Bobby Nasution.

Tingginya ekspos juga tak lepas dari pemberitaan rival Bobby, Akhyar Nasution, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan saat mencari dukungan pada parpol lain. Selain itu pada periode September didongkrak isu politik dinasti, dan pelanggaran protokol kesehatan pada saat proses kampanye.

Namun, memasuki Oktober ekpose berita turun ke angka 3.806 dan kembali naik pada November sebanyak 4.801. Media banyak mengangkat isu kampanye, doa bersama, dan debat paslon mengisi pada periode tersebut. Memasuki awal Desember, ekspos pemberitaan media menurun ke 1.238, didominasi oleh isu debat Pilkada Medan putaran terakhir.

Atensi media daring terhadap dinamika politik di Pilkada Medan tak lepas dari sejumlah isu utama yang mengiringi. I2 mencatat ada tujuh isu utama yang mendominasi pemberitaan di Pilkada Medan. Yaitu, kegiatan kampanye 52%, didominasi berita blusukan Bobby-Aulia serta Kahiyang dan kunjungan mereka ke sejumlah pertemuan, blusukan ke rumah-rumah warga dan posko bencana banjir.

Lalu, pelanggaran prokes sebanyak 11%. Media banyak mengangkat pernyataan Bawaslu dan pihak KPU akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan pada proses Pilkada, baik pada saat kampanye, maupun pada hari pemilihan.

Kemudian, debat publik 11%. Terutama dalam debat terakhir, saat Bobby-Aulia menggarisbawahi  fenomena banjir, bahwa Pemerintah Kota Medan gagal berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah lain dalam mengatasi berbagai masalah. Isu banjir di Kota Medan ini turut menjadi sorotan media jelang pilkada sebanyak 10%.

Isu lain adalah survei pilkada 6%. Media daring banyak mengekspos sejumlah survei yang mengunggulkan paslon Bobby-Aulia. Misalnya, Saiful Mujani Research & Consulting menunjukkan Bobby Nasution-Aulia Rachman unggul dengan perolehan 54% atas kompetitornya Akhyar–Salman yang hanya mendapatkan 31,7% dukungan.

Berikutnya, dukungan Partai Gelora 6%, teruma elite partai tersebut yakni Fahri Hamzah yang terang-terangan mendukung menantu Presiden Jokowi itu. Terakhir, isu dinasti politik di angka 4%. Isu ini semakin mencuat setelah Media Inggris The Economist menyoroti pencalonan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution dalam kontestasi Pilkada Medan lewat artikel berjudul “Indonesian politics is becoming a family affair”. Bahkan, The Economist menyoroti kekecewaan masyarakat Indonesia atas tumbuh suburnya politik dinasti di tanah air.

Menantu Jokowi Media Darling

Atensi publik terhadap dinamika politik di Pilkada Medan tak luput dari peran media daring yang aktif memerikan jalannya pesta demokrasi di Sumut. I2 mencatat ada 276.462  berita dari 955 media daring yang memberitakan Pilwali Medan selama periode 1 September 2020 hingga 5 Desember 2020. Media tersebut adalah Sumut Kota 1.457 berita, Tribun News Medan 623, Digtara 594, Medan Bisnis 575, Gosumut.com 421, Harian Umum Sinar Indo 341, Waspada 322, Analisa Daily 303, Sentral Berita 290, Tagar 260, Detik 241, Wapada.id 211, CNN Indonesia 210, Sumut 24 192, Toba Satu 192 berita.

Media tersebut banyak mengutip pernyataan elite politik, pejabat lokal dan paslon yang bertarung di Pilkada Medan. Mereka adalah Bobby Nasution sebanyak 5.529 statement dikutip media, Akhyar Nasution 4.368, Edy Rahmayadi 1.526, Aulia Rachman 1.201, Fahri Hamzah 1.121, M Rinaidi Khair 1.065, Payung Harahap 1.023, Arief Sudarto Trinugroho, Joko Widodo 825, Nana Miranti 706, Ijeck 255, Salman Alfarisi 251, Rudiyanto Simangunsong 238, Ibrahim Tarigan 230, Sugiat Santoso 219, Safruddin 163, Edy Suhartono 152, dan R Sabrina sebanyak 142 pernyataan dikutip media.

Pilkada Kota Surabaya

Selain Kota Solo dan Medan, Pilkada Kota Surabaya juga menyita atensi media daring, baik lokal maupun nasional.  Pantauan media online I2 periode 1 September hingga 5 Desember 2020, intensitas pemberitaan paling tinggi terjadi pada November sebanyak 6.956 ekspos.

Atensi media tertuju pada jalannya debat isu membelotnya kader-kader senior PDI Perjuangan yang membelot dan mengalihkan dukungannya kepada paslon Machfud-Mujiaman. Pada September intensitas pemberitaan sedikit menurut ke angka 6.225, terutama ketika mamasuki tahapan pendaftaran paslon.

Masih tingginya ekspos di September juga didongkrak pemberitaan tentang laporan harta kekayaan paslon, tes kesehatan, hingga pengambilan nomor urut. Tapi, menurun drastis pada 1-5 Desember sebanyak 1.576 ekspos.

Tingginya atensi media dalam memberitakan dinamika Pilkada Surabaya tak lepas dari 9 isu utama yang melingkupinya. Rinciannya, isu kegiatan kampanye dua paslon yang bertarung sebanyak 28%. Media banyak mengangkat kegiatan paslon Eri-Armuji yang aktif melakukan blusukan dan kampanye door to door. Mata media juga tertuju pada kritik Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto terhadap gaya kampanye paslon Machfud-Mujiaman lantaran menggunakan mobil mewah.

Isu kedua adalah pendaftaran paslon ke KPUD 17%. Terutama saat petinggi PDI-P Surabaya, Risma dan Whisnu Sakti, ikut mengantarkan paslon Eri-Armuji untuk mendaftar. Lalu, isu penerapan dan pelanggaran prokes sebanyak 15%. Sorotan negatif media diberikan kepada kedua paslon yang tidak mematuhi prokes Covid-19 dengan menggelar arak-arakan saat mendaftar.

Kemudian, survei pilkada 11%. Media daring mengekspos hasil survei Pilkada Surabaya. Dari 10 lembaga survei, paslon Eri-Armuji unggul di 7 lembaga survei. Sementara sisanya mengunggulkan paslon Machfud-Mujiaman.

Isu lain yang diangkat media adalah pelanggaran kampanye 7%. Terutama Eri-Armuji yang diduga melibatkan anak di bawah umur. Disusul pembelotan kader PDI Perjuangan 7%, debat paslon 6%, polemik sangketa APK 4%, dan terakhir isu kampanye daring 5% ekpos.

Elite Politik Banyak Dikutip Media

Pantauan media I2, terdapat 19.314 berita dari 943 media daring yang memberitakan Pilkada Surabaya pada periode 1 September 2020 -5 Desember 2020. Mereka adalah Surya sebanyak 688 berita, Berita Jatim 622, Tribun News Jatim 614, Jawa Pos 485, Jatim Now 448, Antara Jatim 432, Ngopi Bareng 404, Sindo News 391, RMOL Jatim 388, Surabaya Pagi 380, Detik 356, Suara Publik News 271, Antara News 265, Lensa Indonesia 260, dan Republika 252 sebanyak berita.

Media juga banyak mengutip pernyataan elite politik lokal dan nasional, gubernur hingga calon kepala daerah. Hal ini turut mendongkrak pemberitaan terkait Pilkada Surabaya. Mereka adalah Eri Cahyadi sebanyak 5.520 statement dikutip media, Machfud Arifin 4.088, Hasto Kritiyanto 2.977, Adi Sutarwijino 2.661, Tri Rismaharini 2.429, Nur Syamsi 1.231, Khofifah Indar Parawansa 1.130, Anas Karno 997, Megawati Soekarnoputri 981, Abdul Malik 943, Mujiaman 840, Puan Maharani 745, Armuji 739, Febriadhitya Prajatara 701, Surokim Abdussalam 681, Achmad Hidayat 661, Lucy Kurniasari 638, Mujiaman Sukirno 618, Aziz Yanuar 593, dan Irvan Widyanto 545 pernyataan media. 

Pilkada Kota Tangerang Selatan

Masih di periode 1 September – 5 Desember 2020, Indonesia Indicator memantau pergerakan ekpos berita Pilkada Tangsel cukup tinggi. Maklum, ada nama-nama besar di balik paslon yang bertarung di Pilkada Tangerang Selatan.

Setiap paslon memiliki patron ke tokoh berpengaruh. Satu orang dari ketiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota memiliki keterkaitan dengan dinasti politik yaitu Siti Nur Azizah, anak Ma’ruf Amin, Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Prabowo Subianto, dan Pilar Saga Ichsa, keponakan Ratu Atut Chosiyah.

I2 memantau jumlah ekspos berita pada September mencapai 3.335, didominasi dukungan banyak tokoh terhadap paslon Muhammad–Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Ekpos berita pada September juga berpusat pada latar belakang Saraswati Djojohadikusumo yang juga keponakan Menhan Prabowo Subianto dan juga Siti Nur Azizah yang juga anak Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Memasuki periode Oktober-November, jumlah ekpos berita Pilkada Tangsel menurun ke angka 1.779 dan 1.889. Pada periode tersebut, didominasi isu-isu kampanye dan debat paslon. Dan terus mengalami penurunan pada 1 hingga 5 Desember sebanyak 805 ekspos berita pilkada.

Tingginya ekspos pada Pilkada Tansel tak lepas dari sejumlah isu yang menjadi atensi media online, baik lokal maupun nasional. Mulai dari kegiatan kampanye, netralitas ASN hingga munculnya isu pelecehan seksual berbasis online terhadap Saraswati yang sempat viral. Setidaknya ada 8 isu utama yang menjadi sorotan media di Pilkada Tangsel. Yaitu, kegiatan kampanye 35%, dukungan terhadap paslon 26%, debat pilkada 11%, hasil survei pilkada 2020 10%, pelecehan seksual online terhadap Saraswati 7%, polemik kasus korupsi Edhy Prabowo 5%, isu netralitas ASN, 5% dan isu dinasti politik 1%.

Media Share dan Influencer

I2 mencatat terdapat 7.809 berita dari 117 media daring yang memberitakan Pilkada Tangsel periode tersebut, di antaranya adalah Warta Kota Live 535 berita, Kompas 280, RMOL Banten 294, Kedaipena 219, Tribun News Jakarta 211, Kabar 6 177, Idn Times 141, Detak Banten 137, Suara.com 129, RRI News 127, Sindo News 125, Detik 123, Indo Politika 117, Poskota 117, Tribun News sebanyak 111.

Media tersebut juga banyak mengutip pernyataan tokoh politik lokal dan nasional serta paslon yang bertarung, mereka adalah Rahayu Saraswati sebanyak 4.438 statement, Bambang Dwitoro 2.144, Benyamin Davenie 2.065, Siti Nurazizah 1.427, Muhamad 713, Airin Rachmi Diany 617, Hashim Djojohadikusumo 579, Muhamad Acep 571, Dudung Abdurachman 506, Ajat Sudrajat 459, Adib Miftahul 389.

Kemudian, Hasto Kristiyanto 350, Ade Wahyu Hidayat 341, Pilar Saga Ichsan 292, Winto Sugito 283, Ahmad Mujahid Zein 263, Willy Prakarsa 262, Sufmi Dasco Ahmad 258, Sukarya 243, dan Tsamara Amany sebanyak 242 pernyataan dikutip media.


Ganasnya Korupsi di Tengah Pandemi

Skandal korupsi yang membelit narapidana pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali Joko Soegianto Tjandra atau Djoko Tjandra menyedot perhatian publik selama masa pandemi Covid-19 tahun ini. Ini terjadi setelah Djoko ditangkap Bareskrim Polri pada Juli lalu, pasca-buron selama 11 tahun.

Apalagi belum genap sebulan sejak ditangkap, Djoko menghadapi perkara hukum lain. Dia ditetapkan sebagai tersangka untuk tiga kasus berbeda. Rinciannya, sebagai tersangka dalam kasus surat jalan palsu yang digunakan untuk keluar-masuk Indonesia meski berstatus sebagai buron. Kasus ini ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. 

Lalu, Djoko juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri karena diduga memberi suap kepada mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte dan Prasetijo. Kasus korupsi ini terkait penghapusan red notice di Interpol atas namanya. 

Terakhir, Kejaksaan Agung menetapkan Djoko sebagai tersangka kasus dugaan pemberian suap kepada jaksa Pinangki Sirna Malasari. Djoko dan Pinangki diduga berkonspirasi untuk mendapatkan fatwa dari Mahkamah Agung (MA). Fatwa tersebut diurus agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi dalam kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali.

Pantauan Indonesia Indicator (I2) dalam kurun waktu 1 Maret-8 Desember 2020, Djoko Tjandra menjadi kasus korupsi yang paling banyak diberitakan oleh media mencapai 24.869 berita. Apabila secara total, terdapat 269.452 berita dari 2.705 portal media online yang mengaver tentang topik korupsi dalam periode yang sama. 

Jika melihat data kasus korupsi selama pagebluk, ada 10 peristiwa yang paling menyita perhatian media, termasuk Djoko Tjandra. Sebanyak 10 kasus itu menguasai 25% dari total pemberitaan di media online.

Rasuah lain yang banyak disantap "nyamuk pers" adalah perkara dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju. Yaitu, benih lobster dengan tersangka Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo (18.062 berita) dan kasus pengadaan bantuan sosial Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang melibatkan Menteri Sosial Juliari Batubara (8.249 berita).

Lainnya, suap yang dilakukan oleh Harun Masiku terkait kasus penetapan anggota DPR dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) (6.219 berita), suap pengadaan mesin pesawat Garuda Indonesia (2.666 berita), korupsi dalam kegiatan penjualan dan pemasaran fiktif di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) (2.417 berita), korupsi perizinan Kota Cimahi (1.866 berita), korupsi proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) (1.014 berita), kasus suap Bupati Banggai Laut (941 berita), serta kasus korupsi Dana Alokasi Khusus Dumai (528 berita).

Terpusat di Jakarta

I2 juga menangkap pemberitaan tentang korupsi terkonsentrasi di daerah DKI Jakarta. Hal ini terjadi dikarenakan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di provinsi yang dipimpin oleh Anies Baswedan itu.

Selain itu, konferensi pers yang dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) juga banyak dilakukan oleh KPK di kantornya, Jakarta. Penyelidikan untuk kasus yang menyita perhatian publik seperti Djoko Tjandra, korupsi benih lobster, dan pengadaan bansos juga cenderung dilakukan di Ibu Kota. 

Sementara itu, Plt. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menjadi figur yang paling banyak mendapat sorotan media terkait topik Korupsi (30.623 berita). Media banyak memberitakan Ali Fikri dikaitkan dengan pengungkapan kasus korupsi dan OTT KPK. Dia juga banyak dikutip media hingga 73.314 pernyataan.  

Selain Ali, empat figur internal KPK lainnya juga menguasai wacana media. Yaitu, Ketua KPK Firli Bahuri (52.014 pernyataan), Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango (21.003 pernyataan), Komisioner KPK Nurul Ghufron (18.967 pernyataan), serta penyidik senior KPK Novel Baswedan (14.377 pernyataan).

Riuh Rendah Operasional Bioskop kala Pandemi

Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi kembali di tengah pandemi Covid-19. Sektor jasa hiburan ini sempat berhenti nyaris enam bulan saat kasus positif pertama diumumkan pada awal Maret 2020.

Bioskop menjadi ceruk bisnis paling terdampak pagebluk mengingat adanya kebijakan menjaga jarak (physical distancing) guna meminimalisasi risiko penularan Covid-19. Apalagi, pemerintah menganjurkan masyarakat beraktivitas dari rumah saat awal pandemi.

Mampu meningkatkan imunitas tubuh karena bahagia, khususnya suasana mental fisik penonton, menjadi dasar bago SatuanTugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memperkenankan bioskop kembali beroperasi. Namun, pengelola mesti melakukan prakondisi sebelum menawarkan jasanya kepada publik. 

Meski mendapat “lampu hijau” sejak akhir Agustus, beberapa jaringan bioskop besar di Indonesia baru beroperasi dua bulan kemudian. CGV, misalnya, kembali memutar film sejak 9 Oktober di enam titik di Bandung, Jawa Barat (Jabar), dengan jumlah penonton 50% dari kapasitas.

Pada 21 Oktober, CGV lalu mengoperasikan unit usahanya di Ibu Kota secara bertahap, dari Grand Indonesia, AEON Mall Jakarta Garden City, CGV Green Pramuka Mall, dan CGV Transmart Cempaka Putih. Namun, jumlah penonton maksimal 25% dari total kapasitas.

Demikian pula dengan Cinepolis. Jaringan bioskop asal Meksiko yang mulanya bernama Cinemaxx ini mulai beroperasi di Istana Plaza, Bandung, per 9 Oktober. Selanjutnya di Jakarta meliputi Plaza Semanggi, Pluit Village, Tamini Square, Gajah Mada, dan Cibubur Junction pada 21 Oktober.

Sementara itu, Cinema XXI memulai operasional dengan uji coba di Kota Ternate pada 26 September serta Banjarmasin dan Jayapura per 2 Oktober setelah mengantongi izin dan rekomendasi dari pemerintah setempat. Selanjutnya disusul di beberapa daerah lain, seperti di Bandung, Bekasi, dan terakhir di Jakarta pada 16 November.

Kangen Bioskop

Langkah ini pun memantik beragam respons netizen, sebagaimana pantauan Indonesia Indicator (I2) di Twitter selama Oktober-November 2020. Perbincangan tentang wacana pembukaan bioskop mulai ramai pada awal Oktober, terutama tanggal 8-9. Saat itu, warganet mengomentari rencana pembukaan sembilan bioskop di Bandung. Pembahasan terus berlanjut sepanjang bulan menyusul rencana CGV mengoperasikan jaringannya di Jakarta pada 21 Oktober.

Secara kumulatif, terdapat 3.144 perbincangan netizen tentang pembukaan bioskop sepanjang Oktober. Sedangkan pada November hanya 681 percakapan.

Ada beberapa kata kunci (keyword) populer saat warganet membahas wacana ini. Isi cuitan terbanyak antara "potensi airborne", "ruangan indoor", dan "protokol kesehatan". Lalu disusul"cinema xxi", "pemprov dki jakarta", "berisiko tinggi", jumlah penonton", "news update pkl", "masa psbb", "prokes covid", "zonamerah", dan "protokol kesehatan ketat".

Sebanyak 40% netizen dari total perbincangan menanggapi wacana pembukaan bioskop dengan reaksi anticipation lantaran kangen dan mendambakan kembali menonton bioskop. Kicauan mereka umumnya disertai tagar #Kangenbiskop.

Festival Film Indonesia (FFI) 2020 Bertabur Bintang

Semarak Festival Film Indonesia (FFI) 2020 tetap menggema meski dihelat di tengah pandemi Covid-19. Nama-nama beken insan perfilman nasional mengerucut ke sejumlah figur yang juga menjadi magnet pemberitaan media jelang Malam Anugerah Piala Citra FFI 2020 pada Sabtu, 5 Desember 2020.

Euforia gelaran FFI tahun ini terpantau dalam cek ricek media yang dilakukan Indonesia Indicator (I2) pada periode 3 November hingga 3 Desember 2020. Tercatat ada 250 media online yang memberitakan ajang FFI, baik dari sisi sutradara, aktor, aktris, hingga sejumlah film terbaik nasional. 

Nama-Nama Beken

Sutradara Joko Anwar, menjadi sosok top person atau nama terbeken di media dalam ajang FFI kali ini, sebanyak 146 pemberitaan. Pria yang juga dikenal sebagai produser film dan penulis skenario itu juga menjadi  figur yang paling sering diwawancara media,  sebanyak 319 pernyataan.

Media menyoroti keberhasilan pria 44 tahun itu karena mampu membawa film besutannya, berjudul “Perempuan Tanah Jahanam” memborong 17 nominasi di ajang FFI 2020. Jumlah terbanyak yang pernah diraih oleh sebuah film sepanjang sejarah FFI. Bahkan, film tersebut juga bersaing mewakili Indonesia meraih nominasi di kategori film internasional terbaik di ajang Academy Awards 2021 atau Oscar ke–93 mendatang.

Deretan prestasi itulah yang membuat film “Perempuan Tanah Jahanam” juga menyita atensi media. Film hantu thriller Indonesia yang dirilis pada 17 Oktober 2019 tersebut diekspos media sebanyak 2.226 pemberitaan. Film ini unggul ketimbang nominasi lainnya, seperti “Imperfect: Karir, Cinta dan Timbangan” yang diekspos 1.738 berita, “Humba Dreams” 307 berita, “The Science of Fictions” 282, “Susi Susanti: Love All” 245, dan “Mudik” sebanyak 192 berita.

Tak hanya menjadi sorotan media, film "Perempuan Tanah Jahanam" juga sukses membawa pulang Piala Citra di FFI dalam kategori Film Cerita Panjang Terbaik. 

Sementara, figur lain yang banyak disebut media adalah Susi Susanti, sebanyak 86 berita. Nama Susi dikaitkan dengan antusiasme publik terhadap film biopiknya, yang berjudul “Susi Susanti: Love All”. Film ini juga masuk nominasi film terbaik FFI 2020. 

Sementara sutradara dan komika muda Ernest Prakasa menempati posisi ketiga sebanyak 74 berita. Kemudian disusul Garin Nugroho 72 berita, Dian Sastrowardoyo 64 berita, Yandy Laurens 58 berita, Nia Dinata 49 berita, Christine Hakim 45 berita, Taufiq Furqan 44 berita, dan Reza Rahadian 41 berita.

I2 juga mencatat, Ernest cukup rajin memberikan pernyataan ke media, sebanyak 237 pernyataan, terutama soal tips cara mempromosikan film secara offline maupun melalui media sosial. Hal itu diungkapkan Ernest saat mengisi kegiatan Cerita Sinema Workshop persembahan Samsung Galaxy Movie Studio 2020 (GMS 2020) dalam kolaborasinya bersama Festival Film Indonesia (FFI).

Influencer lain yang banyak dikutip pers adalah aktris cantik Tissa Biani sebanyak 132 pernyataan, sutradara Garin Nugroho 88 pernyataan, aktris dan model Laura Basuki 83 pernyataan, penyanyi dan aktris Sherina Munaf 68 pernyataan, sutradara muda Mouly Surya 59 pernyataan, Taufiq Furqan 53 pernyataan, dan Lukman Sardi 46 pernyataan. Selain influencer dari kalangan artis, nama dari pihak pemerintah pun juga muncul, yaitu Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ahmad Mahendra sebanyak 52 pernyataan.

Kompas Paling Aktif

Pada periode sebulan terakhir ini, I2 menemukan ada 250 media online yang memberitakan FFI 2020, di antaranya Kompas, yang tercatat paling sering memberitakan FFI 2020, sebanyak 27 berita. Disusul Detik Hot 17 berita, Tribun News Medan, IDN Times, dan Antara masing-masing 14 berita. Kemudian Tempo.co, Sindo News, Republika masing-masing 12 berita,  lalu Media Indonesia 11 berita, dan Tribun News sebanyak 10 berita. 

Di nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik dan Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2020, nama Tara Basro dan Reza Rahardian menjadi incaran media. Keduanya diberitakan media masing-masing sebanyak 3.500 berita dan 5.600 berita.

Hari Guru di Tengah Pandemi

Guru menjadi sosok penting dalam perkembangan bangsa maupun sumber daya manusia. Sebagai pengajar sekaligus sebagai pendidik, profesi yang disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa itu memberikan pengetahuan dan mendisiplinkan murid. 

Tak hanya mentransferkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya, tugas guru juga membagi pengalaman-pengalamannya yang berharga, maupun penanaman nilai budaya, moral, dan agama. Selain itu juga berperan sebagai motivator.

Dengan sederet tugas guru tersebut, tak heran jika media daring ramai memberitakan terkait peringatan Hari Guru Nasional ke-75 dengan total 596 pemberitaan dari 294 portal media online. Berdasarkan data Indonesia Indicator (I2) pada periode 16-24 November 2020, puncak ekspos berita persiapan Hari Guru Nasional terjadi di tanggal 17 November (127 berita) dan 23 November 2020 (141 berita). 

Tingginya ekspos pada tanggal 23 November disebabkan oleh banyaknya Dinas Pendidikan Pemerintah Daerah yang mulai mempersiapkan peringatan hari Guru Nasional. Selain itu Menteri Pendidikan Nadiem Makarim juga turut membagikan pedoman peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 di tengah masa pandemi Covid–19. Melalui rilisnya, Kemendikbud menyebut pemerintah memperkenankan Instansi Pusat, Daerah, Satuan pendidikan, serta kantor Perwakilan Republik Indonesia untuk menyelenggarakan Upacara Bendera. Namun, bagi instansi dan satuan pendidikan di daerah yang berada dalam wilayah zona merah dan oranye, diimbau untuk mengikuti Upacara Bendera melalui siaran langsung di kanal YouTube Kemendikbud. Hal itu sekaligus mengangkat nama pendiri platform layanan Go-Jek itu menjadi kata kunci terpopuler di media online dan sosok yang paling banyak dimintai keterangan oleh media atau top influncer (103 pernyataan). 

Selain Nadiem, nama lain yang masuk influencer adalah Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jabar, Dedi Supandi (345 pernyataan). Dedi banyak dimintai keterangannya oleh media seputar program 10 ribu unit rumah subsidi bagi guru non-PNS. Program rumah subsidi tersebut rencananya akan dimulai bertepatan dengan Hari Guru Nasional pada 25 November 2020.

“Di mana Bakti Padamu Guru ini menghadirkan nanti perumahan–perumahan yang bersubsidi bagi teman–teman non–PNS, bisa juga penjaga sekolah, dan juga bisa guru sekolah SMP, SD,“ kata Dedi Supandi, 16 November 2020.

Figur-figur lain adalah Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi (160 pernyataan), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (139 pernyataan), Direktur GTK Madrasah Kementerian Agama M. Zain (132 pernyataan), Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Muhammad Ali Ramdhani (124 pernyataan), dan Gubernur Bali Wayan Koster (83 pernyataan). 

Sementara itu, berdasarkan sebaran ekspos berita di media online, daerah DKI Jakarta terpantau menjadi daerah yang paling banyak memberitakan Hari Guru di media online. Secara umum pemberitaan mengenai peringatan Hari Guru tersebar di seluruh wilayah provinsi Indonesia.

Gusar Begal Sepeda

Tren bersepeda sedang naik daun, seiring berlarut-larutnya pandemi Covid-19. Pangkalnya, dianggap sebagai transportasi alternatif yang aman dari penularan karena minim interaksi dan menjaga kebugaran tubuh.

Peningkatan tertinggi terjadi di DKI Jakarta menyusul kian banyaknya fasilitas penunjang yang disediakan. Misalnya, jalur sementara (pop up) ataupun permanen dan kantong parkir sepeda.

Berdasarkan data Institute For Transportation and Development Policy (ITDP), pesepeda di Jakarta naik 1.000% saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi tahap awal daripada sebelumnya. Pengamatan dilakukan melalui perbandingan antara tren pada Juni 2020 dengan Oktober 2019 kala uji coba jalur sepeda 63 kilometer.

Perhitungan dilakukan pada hari kerja di jam sibuk (rush hour), pukul 06.30-08.00, di Sudirman-Thamrin, Dukuh Atas, Gelora Bung Karno, dan Sarinah.

Setali tiga uang. Tren kejahatan terhadap pesepeda pun mengalami peningkatan, terutama di Ibu Kota dan sekitarnya. 

Maraknya begal sepeda disoroti warganet dan sejumlah media massa. Ini sesuai hasil pemantauan Indonesia Indicator (I2) sepanjang 1 September-20 November. Terdapat 278 media daring yang memberitakan begal sepeda dengan 1.015 artikel. Berita terbanyak dimuat Detikcom dengan 40 artikel; lalu Suara.com 32 artikel; JPNN 28 artikel; Tempo.co 27 artikel; Republika 23 artikel; Warta Kota, RRI, Merdeka, dan KOMPAS.com masing-masing 21 artikel; serta Liputan6 20 artikel.

Merujuk sebaran ekspos berita tersebut, kejadian di Jakarta paling menjadi sorotan. Terdapat 316 artikel yang membahas kasus begal sepeda di Jakarta.

Media terpantau memberitakan beberapa pesohor yang menjadi korban begal sepeda. Salah satunya aktor Anjasmara Prasetya yang pernah menjadi korban saat beraktivitas di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (19/10), pukul 07.30.

Aktor film Si Cecep itu berupaya melawan dengan memukul pelaku, yang berada di atas motor, menggunakan tangan kiri. Sayangnya, justru membuat dirinya terjatuh dan mengakibatkan pundak kiri terluka.

Para pelaku mengincar korban tanpa memandang status, termasuk personel TNI. Ini seperti yang dialami Kolonel (Adm) Ridwan Gultom kala bersepeda di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Sabtu (14/11).

Korban, yang kehilangan dompet dan ponsel, sempat terjatuh dan tak sadarkan diri karena pembegalan. Beruntung dirinya berhasil ditolong pesepeda lainnya dan dibawa ke rumah sakit.

Guru Besar Manajemen Bisnis dan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Udisubakti Ciptomulyono, pun sempat menjadi korban begal sepeda. Dirinya menjadi sasaran tindak kriminal saat bersepeda di Kenjeran, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (18/11). Berbagai dokumen dan harta benda yang dibawanya diambil pelaku.

Di sisi lain, kepolisian belakangan membentuk beberapa satuan tugas (satgas). Tujuannya, untuk mitigasi dan pengungkapan kasus.

Upaya perlindungan juga dipromotori pengemudi ojek daring atau ojol yang tergabung dalam Aksi Roda Dua (Garda). Mereka menawarkan jasa kawal gowes antibegal pesepeda.

Sementara itu, kasus begal sepeda juga riuh diperbincangkan hingga 962 kicauan di Twitter dalam rentang waktu yang sama. Kata kunci "aktor Anjasmasa" dan "anggota TNI" menjadi terpopuler setelah keduanya menjadi korban dibandingkan diksi lainnya.

Meski demikian, beberapa netizen mempersoalkan penggunaan "begal sepeda" sebagai padanan lain dalam menyoroti kasus tersebut. Ini seperti yang dicuitkan @mefadli. "Rancu sebenernya antara sebutan 'begal sepeda' atau 'jambret pesepeda.'"

I2 mencatat fokus terhadap isu meningkat setiap bulannya, baik di Twitter maupun media daring. Detailnya, 63 artikel dan 18 cuitan pada September, 336 artikel dan 375 cuit pada Oktober, dan 616 artikel dan 569 cuit pada November.

Anak-anak Dalam Sorotan Media Massa

Tahun 2020 menjadi salah satu yang terberat bagi anak-anak Indonesia. COVID-19 yang menjangkiti nusantara sejak awal Maret 2020, mengakibatkan masa depan penerus bangsa tersebut terancam. 

Indonesia Indicator (I2) melakukan pemantauan mengenai isu-isu terkait anak di media online. Kata-kata (keyword) yang digunakan dalam pencarian data atau pemantauan di media di antaranya: "anak - anak“, "anak-anak“, "anak kecil“, dan "anak di bawah umur“. Pemantauan dilakukan dalam kurun waktu 1 Januari–19 November 2020. Adapun jumlah media online yang dipantau mencapai 2.745 portal media online nasional dan daerah.

Hasilnya, isu anak-anak di tengah ancaman pandemi mendominasi pemberitaan sekitar 179.548 berita atau 48% dari isu utama mengenai anak-anak. Media memberitakan mulai dari rentannya kondisi anak-anak terpapar COVID-19, hingga terancamnya masa depan anak akibat virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut. UNICEF pun menyebutkan bahwa anak–anak dan remaja menyumbang 11% dari kasus virus corona global. 

Di Indonesia, kasus kematian pasien positif corona pada kategori anak-anak mencapai 2,3% dari total kasus. Angka itu merupakan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) per 1 Oktober 2020, seperti yang disampaikan Komisioner KPAI Retno Listyarti yang dikutip Detik.com.  

Selain pandemi, isu kekerasan dan pelecehan terhadap anak juga banyak dikaver media sebanyak 33.492 berita (9%). Pemberitaan banyak menyoroti kasus kekerasan, pelecehan, perdagangan, dan penelantaran anak di Indonesia sepanjang tahun 2020. 

Sebaran ekspos berita mengenai kejahatan terhadap anak terjadi di seluruh wilayah di Indonesia. DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur merupakan tiga provinsi dengan ekspos berita terbesar.

Sementara, figur Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus menjadi figur yang banyak dikutip pernyataannya seputar pengungkapan kasus kejahatan terhadap anak (15.849 pernyataan). Salah satu yang banyak mendapat perhatian media yakni terkait kasus pencabulan 305 anak oleh warna negara Prancis, yang mencuat pada Juli 2020 lalu.

Gizi Buruk 

Dalam riset yang sama, I2 juga menangkap isu pemenuhan gizi dan pencegahan stunting terhadap anak-anak Indonesia, menjadi atensi media sebanyak 17.175 berita (5%). Media banyak meliput soal Hasil Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2019 yang menunjukkan bahwa prevalensi stunting mencapai 27,67%. Artinya, setiap 10 anak Indonesia, ada tiga orang di antaranya yang mengalami stunting.

Beberapa isu lain yang menjadi santapan "nyamuk pers" yaitu fenomena belajar online terhadap anak dan siswa-siswi sekolah sebanyak 21.664 berita (6%). Topik ini menguat seiring dengan meningkatnya upaya pemerintah memutus mata rantai virus COVID-19. 

Nama Menteri Pendidikan Nadiem Makarim turut menjadi figur yang banyak dimintai pendapatnya oleh media seputar program belajar jarak jauh, atau sekolah daring bagi siswa-siswi sekolah di tengah pagebluk. Nadiem tercatat memberikan keterangan kepada media sebanyak 12.115 pernyataan.  

Lainnya ada isu anak selebritis 34.896 berita, anak dan dunia olahraga 31,267 berita, anak terdampak bencana 27.003, keterlibatan anak dalam politik 24.188 berita, perlindungan anak difabel 6.700 berita, dan pernikahan dini 1.908 berita. 

Gempar Kemenangan Biden-Harris di Jagat Maya

Pesta demokrasi di Amerika Serikat (AS) telah selesai setelah melalui dinamika politik yang panjang dan panas. Pasangan capres-cawapres Joe Biden-Kamala Harris berhasil mengalahkan capres-cawapres petahana Donald Trump-Mike Pence pada Pilpres AS 2020. Joe Biden resmi terpilih dan segera dilantik sebagai presiden pada Januari 2021 mendatang.

Hasil Pilples AS kali ini menyajikan sejumlah fakta menarik. Dari sisi figur, berdasarkan catatan Indonesia Indicator (I2), sosok Joe biden merupakan Presiden AS tertua sepanjang sejarah. Saat dilantik nanti pada 20 Januari 2021, Biden akan berusia 78 tahun. Sementara wakilnya Kamala Harris mencatatkan dirinya sebagai Wakil Presiden AS perempuan pertama sepanjang sejarah. Harris juga tercatat sebagai warga AS keturunan kulit hitam pertama yang menjabat sebagai Wakil Presiden AS.

Fakta menarik lainnya adalah kemenangan capres-cawapres yang diusung Partai Demokrat berhasil mencatatkan sejarah baru dalam Pemilu AS, yakni keduanya berhasil memperoleh popular votes atau suara populer terbanyak sepanjang sejarah pemilu AS. Sebanyak 75.404.182 suara populer berhasil diperoleh Biden-Harris, dari total sekitar 165 juta penduduk AS. Angka ini bahkan jauh melampaui total suara populer yang diperoleh Barrack Obama yaitu 69.498.516 suara.

Biden 'di Atas Angin'

Kemenangan Biden-Kamala Harris juga menyita perhatian netizen AS, baik di Twitter maupun media online. Riset media sosial I2 periode 3 sampai 10 November 2020 mencatat sebanyak 14.077.269 cuitan netizen Twitter membahas sosok Joe Biden-Kamala Harris, serta kemenangan mereka pada Pilpres AS.

Di media online, ekspos pemberitaan pasangan Joe Biden-Kamala Harris mencapai 40.101, dari 1.282 portal dalam dan luar negeri. Pantauan I2, pergerakan ekspos di Twitter mulai banyak dibahas sejak 3 November sebanyak 3.542 cuitan, dan terus bergerak naik, meski fluktuatif, hingga 7 November sebanyak 4.510 cuitan. Puncak perbincangan netizen tentang Joe Biden dan Kamala Harris terjadi 8 November 2020 yang secara garis besar seputar kabar kepastian kemenangan atas rival politiknya Donald Trump-Mike Pence. Biden berada ‘di atas angin’ setelah sukses merebut Pennsylvania dan Nevada. Biden meraup 290 total suara elektoral atau 20 suara elektoral lebih banyak dari batas 270 suara elektoral untuk melenggang ke Gedung Putih.

Biden Curang?

Tidak semua warga AS bisa menerima hasil pilpres, terutama Trump dan pendukungnya. Hal ini memicu munculnya sentimen negatif warganet atas Biden-Harris. Angkanya cukup mendominasi yakni sebesar 43%. Secara umum cuitan negatif berisi tudingan bahwa Joe Biden telah melakukan kecurangan demi memenangkan Pilpres AS. Netizen semakin menyudutkan Biden pasca-Trump berencana melakukan gugatan hasil pilpres.

I WON THIS ELECTION, BY A LOT!” tulis Donald Trump via Twitter dengan huruf kapital bernada keras pada 7 November.

Sementara cuitan positif tentang hasil Pilpres AS hanya 32%, netizen AS yang merima hasil pilpres turut mengucapkan selamat atas kemenangan Biden-Harris, termasuk para kepala negara di berbagai belahan dunia. Sisanya berisi cuitan netral sebanyak 25%.

“My warmest congratulation @JoeBiden and @KamalaHarris on your historic election,” cuit Presiden Joko Widodo memberi selamat atas kemenangan capres-cawapres yang diusung Partai Demokrat itu pada 8 November.

Keoknya Trump pada pilpres kali ini membawa “Joe Biden” menjadi kata kunci populer yang digunakan netizen, ada pula keyword lainnya bernada positif seperti “Biden Administration”. Sementara kata kunci “Legal Proceedings” dikaitkan dengan klaim Trump yang tidak menerima hasil pemilu, bahkan berencana menggugatnya.

Klaim Sepihak Trump

Pada periode 3 hingga 10 November 2020, Indonesia Indicator juga merangking 10 figur berpengaruh yang pernyataannya banyak dirujuk media online. Presiden AS terpilih, Joe Biden menjadi figur yang paling banyak dimintai keterangannya oleh media seputar kontestasinya melawan Trump, serta kemenangannya di Pilpres AS. Tercatat ada 26.297 pernyataan Biden yang dikutip media online.

Sementara Donald Trump menjadi figur kedua yang paling banyak dikutip pernyataannya oleh media online, yakni sebanyak 24.363. Media banyak mengutip peryataan Trump tentang klaim sepihak sebagai pemenang dan mengklaim akan menggugat hasil Pilpres AS.

Sosok top influencer lainnya adalah wapres terpilih AS Kamala Harris sebanyak 3.644 pernyataan media, disusul pemimpin mayoritas senat AS Mitch McConell 1.519, Barack Obama 1.152, manajer kampanye Trump, Bill Stepien 926 cuitan, Ketua DPR AS Nancy Pelosi 874, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson 858, senator Partai Republik Lindsey Graham 838, dan Presiden RI Joko Widodo berada di urutan buncit sebanyak 782 pernyataan.  

Presiden Jokowi turut bersuara soal kontestasi Joe Biden-Kamala Harris di Pilpres AS. Jokowi kemudian mengucapkan selamat atas terpilihnya Biden dan menyebut RI siap memperkuat kerja sama dengan pemerintahan Joe Biden.

Pada periode 3-10 November 2020 tersebut, I2 juga memantau adanya 10 media online dalam dan luar negeri yang banyak memberitakan seputar kemenangan Joe Biden. Terdapat 1.282 portal media online yang memberitakan Joe Biden-Kamala Harris di periode tersebut. 

Portal media online luar negeri Microsoft Network (MNS) menjadi portal media online paling dominan memberitakan pasangan Biden-Harris, sebanyak 923 pemberitaan, Tribun News 547, The Daily News 528, Fox News 518, India Times 427, News Week 423, CNBC Indonesia 384, Breitbart 352, Detik 352, dan Bisnis Indonesia 350 berita.

Dendang Penawar Covid-19 Buatan Dalam Negeri

Cepatnya laju penularan coronavirus baru (Covid-19) membuat banyak negara di dunia kelimpungan mengingat mengancam sistem kesehatan dan memorakporandakan perekonomian. Berbagai pihak lantas berlomba-lomba menemukan vaksinnya sekalipun bukan perkara mudah lantaran tergolong infeksi anyar dibandingkan pandemi sebelumnya dan prosedur yang rigid.

Dari sekian ratus kandidat yang sempat dikembangkan, berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 19 Oktober 2020, terdapat 44 kandidat vaksin yang telah memasuk tahap uji klinis. Sebanyak 10 di antaranya sudah uji klinis fase 3.

Indonesia pun ikut mengembangkan penawar Covid-19 sejak Maret lalu. Diberi nama Vaksin Merah Putih. Vaksin ini dikembangkan sedikitnya enam lembaga riset dan perguruan tinggi dengan tiga pendekatan.

Pertama, Lembaga Biologi Molekuler (LBM) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan vaksin Covid-19 dengan metode protein rekombinan. Para peneliti mengambil gen yang mengodekan kapsul protein dari sekuens RNA virus SARS-Cov-2 lalu disisipkan dalam vektor atau pembawa gen (plasmid). Selanjutnya dimasukkan ke dalam sel bakteri. Bakteri ini berfungsi sebagai “pabrik protein” yang kelak disuntikkan ke dalam tubuh manusia untuk memicu respons sistem imun.

Sementara itu, vaksin yang dikembangkan LIPI menggunakan gen yang mengodekan protein spike utuh serta berbagai bagian dari spike, termasuk receptor binding domain (RBD) guna menciptakan antibodi penetral yang mampu melumpuhkan virus.

Kedua, Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menggunakan pendekatan adenovirus. Para peneliti memodifikasi adenovirus sehingga tidak bisa memperbanyak diri dalam tubuh manusia. Ketika vaksin dimasukkan ke dalam tubuh, ia akan memasukkan gen ke dalam sel selanjutnya sel tubuh penerima memproduksi antigen virus Covid-19 sehingga memicu respons imun.

Ketiga, Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Udayana (Unud) dengan metode mRNA, DNA, Virus like particles. Peneliti Unud mengembangkan vaksin dengan platform messenger RNA atau mRNA, di mana mRNA sintetik yang memuat kode protein spike SARS-Cov-2 dibungkus dengan selaput lemak (liposom), yang kemiripam dengan struktur dinding sel manusia.

Ketika dimasukkan ke dalam tubuh, mRNA tersebut akan masuk ke dalam sel kemudian bakal menggunakan gen dalam mRNA untuk memproduksi protein spike yang melatih sistem pertahanan tubuh. Pendekatan ini dilakukan karena proses pengembangannya relatif cepat dan tidak membutuhkan fasilitas canggih.

Adapun UI menggunakan platform DNA dengan untuk memunculkan respons sistem imun seperti pendekatan mRNA. Bedanya, vaksin DNA harus dimasukkan sampai ke dalam inti sel–yang menjadi tantangan tersendiri bagi peneliti. Vaksin ala UI tersebut sedang diujicobakan pada hewan guna melihat kemampuannya menginduksi respons imun protektif yang dibutuhkan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pengembangan bibit vaksin Covid-19 dalam negeri tuntas dalam tempo setahun. Namun, baru penelitian Eijkman yang telah mencapai 55% dan ditargetkan selesai medio 2021.

Ketika pengembangannya kelar, Vaksin Merah Putih akan diserahkan ke PT Bio Farma (Persero) untuk proses lebih lanjut, seperti upscaling lalu praklinis hingga uji klinis fase 1, 2 dan 3. Diprediksi uji klinis rampung pada akhir 2021 dan dapat diproduksi awal 2022.

Indonesia Indicator (I2) telah mengamati respons publik melalui media sosial dan pemberitaan media daring (online) atas pengembangan Vaksin Merah Putih pada 1 Oktober-8 November. Selama itu, terdapat 2.614 berita di portal daring dan 5.333 cuitan netizen di Twitter.

Puncak ekspos cuitan netizen terjadi pada 3 November 2020. Hal itu, salah satunya, dimotori pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir, yang menyebut Vaksin Merah Putih dapat digunakan mulai 2022.

Di Twitter, berbagai kata kunci dipergunjingkan warganet dalam mengomentari penawar Covid-19 tersebut. "Vaksin Palu Arit", misalnya. Istilah itu populer diperbincangkan setelah Anggota Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon, berkomentar, khususnya kritik terhadap komitmen pemerintah dalam mengembangkan Vaksin Merah Putih dan justru mengizinkan vaksin asal China, Sinovac, melakukan uji klinis tahap 3 di Indonesia.

Sementara itu, sebanyak 7 dari 10 figur yang menjadi pemengaruh teratas (top influencer) merupakan pejabat pemerintah pusat. Detailnya Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodhonegoro, di urutan pertama karena 3.191 pernyataan dikutip; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan 1.212 pernyataan; serta Presiden Jokowi 1.065 pernyataan.

Kemudian Wakil Presiden Ma'ruf Amin 563 pernyataan; Erick Thohir 492 pernyataan; eks Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (P2P Kemenkes), Achmad Yurianto, 491 pernyataan; Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, 409 pernyataan; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, 378 pernyataan; Divisi Penelitian dan Pengembangan Bio Farma, Neni Nurainy, 340 pernyataan; serta Direktur Eijkman, Amin Soebandrio, 259 pernyataan.

Adapun isu Vaksin Merah Putih diberitakan sebanyak 444 portal rentang pengumpulan data. Dari 10 portal teratas, didominsasi jaringan kantor berita milik pemerintah, Antara.

Posisi pertama ditempati Republika dengan 66 artikel, disusul Antara 58 artikel, Antara Papua 56 artikel, Antara Sulteng 54 artikel, Tribunnews 51 artikel, Antara Riau 48 artikel, Liputan6 48 artikel, Sindonews 45 artikel, Merdeka 42 artikel, serta Bisnis Indonesia 40 artikel.

Kontroversi Macron dan Boikot Produk Prancis

"Indonesia mengecam keras pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina dan telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia," demikian cuplikan cuitan Presiden RI Joko Widodo, 31 Oktober 2020 lalu. Tweet itu mendapat antusiasme dari netizen, sebanyak 23.100 suka, 3.800 retweet, dan 1.200 mengomentari unggahan tersebut.

Presiden Macron menuai pro dan kontra pascapidatonya di upacara pemakaman Samuel Paty, seorang guru sejarah di Paris, Prancis yang dipenggal oleh remaja berusia 18 tahun. Paty merupakan guru yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad dari Charlie Hebdo ke murid-muridnya di kelas. Presiden termuda dalam sejarah negara Prancis menuai kontroversi karena menyebut Islam sebagai agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia. 

Akibatnya, pada 26 Oktober 2020 Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Erdoğan bereaksi dengan menyerukan pemboikotan produk Prancis, yang kemudian diikuti juga oleh beberapa negara Arab. Ajakan untuk memboikot produk Prancis juga sampai ke Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya.

WSeruan boikot produk Prancis juga menguat di media sosial dan sempat trending dunia. Indonesia Indicator (I2) mencatat terdapat 122.274 cuitan sepanjang 1 Oktober–4 November 2020. Pergerakan isu mulai membesar ketika Macron berpidato di acara pemakaman Paty pada tanggal 21 Oktober 2020. Kemudian membesar dan di tanggal 29 Oktober intensitas percakapan tertinggi, yakni 17.419 cuitan.

Warga platform Twitter geram dengan pernyataan Presiden Prancis yang dianggap menghina Islam. Hal itu terlihat dari dimensi emosi yang didominasi oleh anger (marah) sebanyak 20.955 cuitan. 

Emosi anticipation (antisipasi) juga banyak diperbincangkan (11.378 cuitan), berisi ajakan untuk melakukan boikot terhadap produk buatan Prancis. Emosi lain yang juga diunggah netizen adalah surprise (terkejut) sebanyak 7.212 cuitan, disgust (jengah) sebanyak 6.986 cuitan, sadness (sedih) sebanyak 4.343 cuitan, trust (percaya) sebanyak 2.416 cuitan, fear (takut) sebanyak 644 cuitan, dan joy (gembira) sebanyak 476 cuitan. 

Republika dan Harian Aceh, Top Media Share

Portal media online juga melahap pemberitaan mengenai kontroversi Macron mencapai 15.414 berita yang diberitakan 1.243 media daring pada periode yang sama. 

Isu ini banyak diberitakan oleh media berbasis Islam, seperti Republika (477 berita) dan Harian Aceh (313 berita). Kedua media itu menjadi yang teratas dalam meliput kasus Macron, diikuti oleh Detik.com (277 berita), Suara.com (254 berita), dan Sindo News (232 berita).

Lainnya, Vivanews (200 berita), Warta ekonomi (186 berita), CNN Indonesia (173 berita), Tribun News (158 berita), dan Tempo.co (156 berita).

Dunia Medis di Tengah Corona

Kabar duka menyelimuti dunia medis. Ratusan dokter wafat akibat Covid-19 yang menjangkiti Indonesia. 

Ketua Tim Mitigasi PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Adib Khumaidi, dikutip CNN Indonesia, Selasa (3/11), mengungkapkan, catatan selama 8 bulan pandemi covid-19 di Indonesia, sudah 161 tenaga medis dokter yang wafat. Para tenaga medis yang berpulang itu terdiri dari dokter umum sebanyak 152 orang, dan dokter gigi sebanyak 9 orang. Sementara provinsi Jawa Timur menjadi daerah yang menyumbang angka kematian dokter terbanyak yaitu 33 dokter.

Peristiwa gugurnya para dokter dan tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 menjadi isu terbesar dalam pemberitaan media terkait Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Indonesia Indicator (I2) mencatat, isu itu diberitakan sebanyak 6.098 berita dalam kurun waktu 1 Maret–27 Oktober 2020.

Secara garis besar, pemberitaan mengenai IDI pada periode yang sama sebanyak 30.570 berita dari 1.760 portal media online. 

Selain soal meninggalnya dokter, isu penerapan juga edukasi protokol kesehatan dan ketersediaan alat pelindung diri (APD) juga menjadi isu utama terkait IDI, masing-masing diberitakan sebanyak 6.777 berita dan 2.844 berita. 

Salah satu yang diulas media adalah permintaan PB IDI kepada pemerintah agar menyiapkan APD bagi tenaga kesehatan supaya pelayanan terhadap pasien COVID–19 bisa berjalan maksimal. 

Isu ketersediaan APD juga sempat menjadi sorotan pers pada awal penyebaran COVID-19 di Indonesia. Saat itu, kabar ini mengemuka karena stok APD kian menipis dan habis di berbagai rumah sakit di Indonesia.

Figur Internal PB IDI Favorit Media

Berdasarkan penelusuran I2, empat figur internal PB IDI menjadi rujukan utama media seputar isu-isu IDI selama pandemi ini. Nama Ketua Umum PB IDI, Daeng M Faqih merupakan favorit media dengan jumlah pemberitaan mencapai 7.577 berita.  

Daeng aktif berkomentar seputar wafatnya para tenaga kesehatan, penerapan protokol kesehatan, hingga program vaksinasi COVID-19.

Selain Daeng, tiga pengurus IDI lainnya juga menjadi top person. Yakni, Ketua Mitigasi PB IDI Adib Khumaidi (7.370 berita), Humas PB IDI Halik Malik (3.197 berita), dan Ketua Satgas Covid IDI Zubairi Djoerban (3.286 berita).  

Sementara itu, portal media online Republika terpantau paling aktif memberitakan IDI dengan 769 berita. Disusul oleh media yang tergabung dalam Kompas Gramedia Group (KKG), yakni Tribun News dan Kompas.com masing-masing 746 berita dan 565 berita. 

Media lain yang cukup aktif adalah Detik.com (455 berita), Kumparan (426 berita), Suara.com (422 berita), Liputan 6 (415 berita), Antara (413 berita), Tempo.co (379 berita), dan CNN Indonesia (343 berita).

Riuh Netizen di Debat Pamungkas Trump vs Biden

Dua capres Amerika Serikat, Donald Trump dan Joe Biden, telah menuntaskan debat pamungkas pada Kamis (22/10) malam waktu lokal atau Jumat (23/10) pagi waktu Indonesia. Debat terakhir jelang pemilihan presiden (Pilpres) AS pada November ini cukup menyita perhatian netizen AS dan internasional. Tema debat terakhir mengenai penanganan Covid-19, keamanan nasional, pemilu, China, kemiskinan, bantuan negara, imigrasi, ras dan perubahan iklim.

Riset media sosial Indonesia Indicator (I2) periode 20 - 26 Oktober 2020 mencatat ada 2.322.003 cuitan di Twitter tentang debat terakhir dan dinamika Pilpres AS 2020. Jumlah itu merepresentasikan tingginya atensi netizen internasional terhadap jalannya debat capres terakhir. Bahkan, jumlah cuitan ini meningkat dua kali lipat dibanding rangkaian debat pertama periode 27 September hingga 3 Oktober 2020, yang hanya 1.073.938 cuitan netizen.

Isu debat terakhir, berdasarkan pantauan I2 dalam pergerakan ekspose di Twitter, mulai banyak dibahas sejak dua hari sebelum pelaksanaan, yakni 20 Oktober, sebanyak 414.780 cuitan. Jumlah ini sempat menurun di angka 200 ribuan cuitan pada 21 hingga 22 Oktober. 

Puncak perbincangan netizen terkait debat terakhir Pilpres AS terjadi di tanggal 23 Oktober 2020, atau hari pelaksanaan debat (waktu Indonesia), sebanyak 1.119.990 cuitan. Kemudian, intensitas cuitan kembali menurun ke angka 338.897 pada 24 Oktober,  124.743 cuitan pada 25 Oktober, dan terus menurun menjadi 58.381 cuitan pada 26 Oktober.

Emosi Netizen di Jagat Twitter

Panasnya debat Capres AS tersebut memicu beragam ekspresi dan emosi di Twitter, baik dari pendukung Trump maupun Biden. I2 mencatat emosi disgust atau jengah paling banyak diekspresikan oleh netizen, sebanyak 162.987 cuitan. Masing-masing pendukung Capres AS sama-sama meluapkan emosi berupa sindiran dan cacian via Twitter kepada capres lawan.

John Clesse, pendukung Biden, menyebut capres jagoannya itu lebih unggul dari Trump dari sisi artikulasi maupun penguasaan materi.

I watched both 90 minute debates dan Biden was far more articulate and informative than Ramblin’ Donald...After all, most of them (Trump suppoters) are college educater,” cuit pemilik akun Twitter @JonhClesse.

Sementara pendukung Trump menganggap Biden kalah telak dalam debat, dan lemah dari sisi kebijakan luar negeri.

Biden has been wrong on every foreign policy issue for half a century,” cuit @EddieZipperer

Ada pula emosi anticipation (antisipasi/berharap) sebanyak 70.080 cuitan, berisi harapan-harapan netizen agar persoalan yang mendera AS dapat diselesaikan, seperti penanganan Covid-19, penyelesaian masalah rasial, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga di AS.

Jalannya debat Capres AS juga tak luput dari ekpresi marah (anger) netizen, sebanyak 53.639 cuitan. Disusul reaksi terkejut (surprise) atas pernyataan masing-masing capres, yang direspons keterkejutan dalam 43.123 cuitan. Selain itu, juga terdapat emosi percaya (trust) sebanyak 34.884, ekspresi gembira (joy) sebanyak 29.080 cuitan, khawatir (fear) 24.376 cuitan, dan sedih (sadness) sebanyak 4.165 cuitan.

Capres dan Kata Kunci Terpopuler

Dari total 2.322.003 cuitan netizen terkait debat Pilpres AS, pasangan capres Partai Republik, Donald Trump–Mike Pence, tercatat paling populer atau yang paling banyak di-mention netizen, sebanyak 1.370.905 cuitan atau 53%. Trump, sebagai petahana dan figur kontroversial, menjadi daya tarik bagi netizen untuk diperbincangkan.

Sementara capres yang diusung Partai Demokrat, Joe Biden–Kamala Harris, disebut atau di-mention sedikit lebih rendah dari pasangan Trump-Pence, yakni sebesar 1.195.707 cuitan atau 47%. 

Selain capres AS terpopuler dalam percakapan Twitter, Indonesia Indicator juga mencatat sejumlah kata kunci populer yang digunakan netizen terkait debat Pilpres AS, di antaranya adalah “immigration policies”, “oil industry”, dan “Hunter Biden”. 

Kata kunci tersebut merepresentasikan isu yang hangat diperbincangan netizen AS. Misalnya, “immigration policies” dikaitkan dengan kritik Joe Biden terhadap kebijakan imigrasi pemerintahan Trump yang memisahkan antara anak imigran dengan orang tuanya di tempat penampungan imigran. Kebijakan Trump ini dianggap tidak bermoral karena memisahkan anak imigran dengan orang tuanya di tempat penampungan.

Sementara “Hunter Biden” merujuk pada putra dari Joe Biden yang menjadi bahan kritikan Donald Trump. Hunter diduga korupsi terkait aliran dana mencurigakan yang diterimanya dari perusahaan gas Ukraina. Adapun keyword “oil industry” dikaitkan dengan pernyataan Joe Biden yang ingin melakukan transisi energi, dari berbasis minyak ke energi terbarukan.

Ada pula kata kunci populer lainnya terkait jalannya debat dan kebijakan luar negeri masing-masing capres, seperti "uninterrupted time", "presidential debate commision", "new rule final debate","imigration policies", "foreign policy" dan seterusnya.

Percakapan di Linimasa; Warganet Memaknai Sumpah Pemuda

Pemuda merupakan motor perubahan bangsa yang tercatat dalam sejarah perjalanan bangsa. Kiprah pemuda paling erat dikaitkan dengan momentum Sumpah Pemuda pada Minggu, 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat.

Saat itu, pemuda dari berbagai pelosok Nusantara besama-sama mengaku bertanah air, berbangsa, dan berbahasa Indonesia. Sejarah kemudian mencatat momen tersebut sebagai bentuk cinta tanah air, kekeluargaan, persatuan dan kesatuan, kerukunan, kerja sama, cinta damai, serta tanggung jawab pemuda terhadap bangsa dan negaranya.

Di kemudian hari, tepatnya pada 1959, 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda melalui Keppres No.316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda.

Lantas seperti apa tanggapan warganet terhadap momen bersejarah ini?

Berdasarkan pantauan Indonesia Indicator (I2), tercatat ada 27.700 cuitan netizen Twitter terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda di 28 Oktober 2020.

Tagar #Sumpahpemuda menjadi yang paling banyak dicuitkan ketika memperbincangkan Hari Sumpah Pemuda di tahun ini, sebanyak 2.358 cuitan.

Tagar #BersatuIndonesiaMaju juga turut muncul dalam percakapan warganet di Hari Sumpah Pemuda. Konten percakapan warganet dalam dua tagar ini tak lain berisi ajakan pemersatu, atau saling gotong royong, khususnya di tengah pandemi Covid-19. 

Salah satunya dicuitkan oleh akun resmi Presiden Joko Widodo, yang mengajak pemuda Indonesia memanfaatkan momentum Hari Sumpah Pemuda untuk bersatu melewati masa-masa sulit pandemi ini. Presiden juga mengajak pemuda Indonesia untuk bangkit dan menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Sementara tagar #BersatuDanBangkit muncul dan dipopulerkan oleh akun Twitter Gubernur DKI Jakarta @Aniesbaswedan, yang juga mengajak masyarakat menjaga soliditas, persatuan, dan gotong royong demi melewati pandemi Covid-19.

Sentimen positif paling dominan ditemukan di linimasa Twitter dalam momentum peringatan ini. Selain narasi berisi seruan menjaga persatuan dan gotong royong di masa pandemi, juga muncul ajakan untuk menjaga semangat dan tekad para pemuda dalam berbagai lini pembangunan Indonesia.

Menariknya kutipan (quotes) dari Presiden Pertama RI Soekarno tentang pemuda yakni “Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” banyak dicuitkan warganet dengan optimisme.

Adapun sentimen negatif muncul dalam kritikan warganet terhadap kebijakan pemerintah yakni Omnibus Law dan tidak adanya kenaikan dalam Upah Minimum 2021. Kedua isu tersebut muncul dalam narasi tagar #PemudaBangkitLawanRezim. Misalkan saja seperti yang dicuitkan penulis dan pemusik Fiersa Besari. Fiersa dalam cuitannya mengatakan, "satu Indonesia, milik bersama, bukan cuma milik tuan dan nyonya yang konon katanya mewakili rakyat, tapi entah rakyat yang mana. Selamat Hari Sumpah Pemuda, kawan-kawan."

Hingga 31 Oktober, cuitan Fiersa Besari itu disukai oleh 44,8 ribu warganet, diretweet oleh 10,6 ribu warganet, serta mendapatkan 259 tanggapan dari warganet.

Sejumlah Artis Siap Bertarung di Pilkada, Siapa Paling Populer?

Masih ingat Sahrul Gunawan? Pemeran Jun dalam sinetron Jin dan Jun pada 19 tahun lalu itu menjadi salah satu artis yang menjajal peruntungan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Sahrul mendaftar sebagai calon Wakil Bupati Bandung mendampingi Dadang Supriatna. Keduanya didukung empat partai politik (parpol), yakni Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Nasdem.

Berdasarkan pemantauan Indonesia Indicator (I2) pada 1 September-20 Oktober 2020, Sahrul dan Dadang menjadi pasangan terpopuler di media sosial dibandingkan pesohor lainnya, dengan total 1.043 unggahan.

Ekspos pasangan ini juga tinggi di media online, dengan 501 berita, atau hanya sedikit lebih kecil dibandingkan pasangan Kaderismanto-Iyeth Bustami yang menempati urutan pertama dari segi ekspos media online (519 berita).

Iyeth mendampingi Kaderismanto maju di Pilkada Bengkalis. Mereka didukung dua parpol, yakni PDI Perjuangan dan PKB. Meski banyak diberitakan media online, pasangan ini minim dibicarakan di media sosial (257 unggahan).

Selebritas lain yang tenar di media sosial adalah Adly Fairuz (calon Wakil Bupati Karawang) dengan 657 unggahan. Meski demikian, bintang sinetron Cinta Fitri dan Jodoh Wasiat Bapak itu tak banyak dikaver media atau hanya sebanyak 381 berita.

Sejumlah artis lain juga berlaga di Pilkada 2020, yakni Lucky Hakim sebagai calon Wakil Bupati Indramayu yang maju bersama Nina Agustina Bachtiar. Lucky cukup ngetop di media sosial dan media online, masing-masing tercatat 355 unggahan dan 455 berita.

Lalu ada David Chalik (calon Wakil Wali Kota Bukittinggi) yang mendampingi Irwandi. Paslon ini ditulis dalam 153 unggahan di media sosial dan 130 berita di media online.

Kemudian Firman Mutakin yang bertarung sebagai calon Wakil Wali Kota Cilegon mendampingi Ali Mujahidin. Satu-satunya pasangan artis yang maju lewat jalur independen ini ditulis dalam 258 berita dan 124 unggahan di media sosial.

Sementara anak penyanyi dangdut senior A. Rafiq, Fadia A. Rafiq, yang maju di Pilkada Pekalongan, menjadi yang paling minim ekspos, baik di media online (123 berita) maupun di media sosial (48 unggahan). Fadia maju sebagai calon Bupati Pekalongan didampingi Riswandi. Keduanya didukung lima parpol, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), PKS, dan Demokrat.

Potret Kemiskinan di Tengah Pandemi COVID-19

Isu kemiskinan menjadi salah satu santapan media selama pandemi COVID-19.

Menurut laporan Bank Dunia, 150 juta orang jatuh dalam kemiskinan parah pada tahun 2021 sebagai dampak pagebluk. Sekitar delapan dari 10 orang yang jatuh ke dalam kemiskinan parah tahun ini tinggal di negara yang dikategorikan Bank Dunia sebagai negara berpendapatan menengah seperti Brasil, Indonesia, dan Afrika Selatan. 

Di Indonesia, COVID-19 telah mengakibatkan lonjakan jumlah penduduk miskin. Menteri Keuangan Sri Mulyani seperti dikutip Kompas.com, Rabu (6/5) mengatakan seluruh pencapaian penurunan kemiskinan dari 2011 hingga 2020 mengalami reserve (putar balik). Hanya dalam waktu dua bulan, dari Maret hingga awal Mei 2020, angka kemiskinan kembali naik seperti pada tingkat tahun 2011 lalu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada September 2011 mencapai 29,89 juta orang (12,36%).

Hasil penelusuran Indonesia Indicator (I2), peningkatan angka kemiskinan tersebut menjadi isu yang banyak dikaver media mencapai 18.490 berita (20%) di antara topik kemiskinan di tengah pandemi, dalam kurun waktu 1 Maret–17 Oktober 2020. Tingginya ekspos pemberitaan terjadi saat BPS mengumumkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 sebesar 26,42 juta orang, meningkat 1,63 juta orang terhadap September 2019 dan meningkat 1,28 juta orang terhadap Maret 2019. Pandemi COVID-19 dinilai menjadi alasan utama peningkatan angka kemiskinan tersebut.

Adapun topik mengenai kemiskinan di tengah pandemi diberitakan mencapai 101.801 berita di media online dalam periode yang sama. 

Selain isu kenaikan angka kemiskinan, media juga menyoroti upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan di era adaptasi kebiasaan baru melalui program bantuan sosial (bansos) sebanyak 37.191 berita (40%). Pemberian bansos tunai, bansos non-tunai, hingga pemberian bantuan bagi UMKM menjadi isu yang banyak mendapat atensi insan pers. 

Sejumlah isu lain yang banyak diberitakan adalah pemutusan hubungan kerja (PHK)/pengangguran (17.822 berita), resesi-krisis ekonomi (6.798 berita), Pemulihan Ekonomi Nasional (3.694 berita), prediksi tingkat kemiskinan Bank Dunia (3.447 berita), pengentasan kemiskinan (2.133 berita), Omnibus Law (1.390 berita), angka kemiskinan ekstrem (961 berita), dan peningkatan utang luar negeri (261 berita). 

Joko Widodo Figur Tervokal

Nama Presiden Joko Widodo menjadi news maker dalam pemberitaan terkait kemiskinan di tengah pandemi. Mantan Wali Kota Solo itu merupakan figur yang paling banyak dimintai keterangan oleh media (20.762 pernyataan). 

Media banyak mengutip Jokowi yang mengingatkan seluruh kementerian/lembaga untuk tidak bergerak sendiri-sendiri dalam membuat program penanggulangan kemiskinan di desa akibat pandemi covid-19.

"Ini saya minta ke semua kementerian jangan membuat program sendiri-sendiri yang lepas-lepas, tidak terintegrasi, tidak terpadu,“ – Jokowi (24/9/2020).

Presiden ke-7 RI itu juga sekaligus menjadi figur yang paling banyak diberitakan media atau top person (12.352 berita).  

Dari total 10 figur top person, 8 di antaranya merupakan figur pejabat pemerintah pusat. Yakni, Menteri Keuangan Sri Mulyani (1.977 berita), Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia (PDTT) Abdul Halim Iskandar (1.345 berita), Wakil Presiden Ma'ruf Amin (1.314 berita), Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy (906 berita), Menteri Sosial Juliari P. Batubara (738 berita), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (682 berita), dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartanto (668 berita). 

Sementara dua lainnya merupakan pejabat pemerintah daerah, yaitu Gubernur Jakarta Anies Baswedan (2.064 berita) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (1.516 berita).

Saling Serang Antar Pendukung Donald Trump dan Joe Biden di Debat Capres AS

Debat perdana Pilpres Amerika Serikat 2020 yang berlangsung pada Selasa 29 September malam waktu setempat di Cleveland, Ohio, berlangsung panas. Penuh dengan interupsi. 

Debat antara Donald Trump dan Joe Biden itu berujung saling sindir antar pendukung di linimasa Twitter. Hal itu terpantau dalam riset yang dilakukan oleh Indonesia Indicator (I2) periode 27 September–3 Oktober 2020. 

Dalam riset tersebut, I2 menemukan setidaknya terdapat 1.073.938 cuitan warganet Twitter sepanjang rentang waktu tersebut. Emosi disgust (jengah) dominan mengisi perbincangan dengan 43.414 cuitan. 

Narasi netizen yang beremosi jengah berisi sindiran dan cacian antar pendukung Trump dan Biden, sementara lainnya menilai jalannya tersebut sungguh kacau, karena penuh dengan interupsi dan saling menyela pembicaraan lawan.

Emosi lain yang terpantau adalah trust (kepercayaan) sebesar 23.467 cuitan yang berisi dukungan dan kepercayaan dari masing-masing pendukung terhadap argumen dari calon Presiden AS yang didukungnya saat debat Pilpres AS. 

I2 juga mendeteksi emosi lainnya, yakni anger (marah) sebesar 23.097 cuitan, anticipation (antisipasi) sebanyak 22.791 cuitan, surprise (terkejut) 20.010 cuitan, fear (takut) 18.608 cuitan, joy (gembira) 9.322 cuitan, dan sadness (sedih) 1.285 cuitan).

Trump-Pence Lebih Banyak Dicuitkan

Berdasarkan penelusuran I2, warganet platform "Burung Biru" sudah "gaduh" pada dua hari sebelum pelaksanaan debat. Puncak perbincangan netizen terjadi di tanggal 30 September atau satu hari pascapelaksanaan debat di tanggal 29 September. 

Isu debat pilpres kembali meningkat di tanggal 2 Oktober, dikaitkan dengan kabar Trump dan istrinya Melania Trump yang positif Covid-19. Banyak netizen menilai Trump kena karmanya, karena kerap menghina lawannya Joe Biden yang sering menggunakan masker saat debat pilpres.

Kabar Trump terpapar Covid-19 ikut mendongkrak jumlah cuitan yang menyebutkan (mention) pasangan incumbent itu hingga mencapai 682.328 cuitan (52%). Jumlah tersebut unggul dari cuitan yang menyebutkan (mention) nama Joe Biden–Kamala Harris, yakni sebesar 643.131 cuitan (48%). 

Meski debat berlangsung sengit, namun kondisi menjadi sedikit lebih adem saat Biden mendoakan agar Trump dan istrinya lekas sembuh. 

"Jill and I send our thoughts to President Trump and First Lady Melania Trump for swift recovery. We will continue to pray for the health and safety of the president and his family," cuit Biden, 2 oktober 2020 lalu yang kemudian diserbu oleh ratusan ribu likes dari netizen.

 

COVID-19 di Tengah Penyelenggaraan Pilkada Serentak

Jumlah bakal pasangan calon (bapaslon) Pilkada Serentak 2020 yang terpapar COVID-19 semakin bertambah. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, saat Rapat Kerja dengan Komisi II DPR, Kamis (10/9) mengonfirmasi 60 calon dinyatakan positif COVID-19. Seperti dikutip CNN Indonesia, data tersebut didapat dari hasil tes swab bapaslon di 32 provinsi. Namun bapaslon positif COVID-19 ditemukan di 21 provinsi.

Di sisi lain, virus corona tipe 2 yang menyebabkan COVID-19 itu juga telah memapar sejumlah penyelenggara pilkada, termasuk Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU Pramono Ubaid.

Data itu memicu polemik terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di tengah meluasnya pandemi COVID-19. Sejumlah pihak mengkhawatirkan munculnya klaster COVID-19. 

Indonesia Indicator (I2) kemudian menelusuri pemberitaan media online di Indonesia yang mengaver topik klaster COVID-19 Pilkada. Hasilnya, sebanyak 35.933 berita tertangkap membahas masalah tersebut selama periode 17 Agustus–17 September 2020. 

Isu penerapan protokol kesehatan pun menjadi sorotan media dalam satu bulan terakhir dengan jumlah pemberitaan mencapai 23.348 berita, sekaligus menjadi isu utama terkait topik klaster COVID-19 Pilkada. 

Dalam isu penerapan protokol kesehatan, media banyak meliput terkait Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang meminta agar penyelengara pemilu memiliki konsep pemungutan suara dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat. KPU juga dinilai wajib menindak tegas para paslon yang melaksanakan kegiatan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Narasi wacana penundaan pilkada juga muncul dalam pemberitaan media (2.126 berita). Salah satunya disuarakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menyatakan penundaan pemilihan kepala daerah dimungkinkan secara peraturan. Selain itu, secara persyaratan juga memenuhi karena kasus positif Coronavirus terus meningkat.

Isu lain yang tak luput dari perhatian media adalah petugas atau peserta pilkada yang terpapar COVID-19 (5.396 berita), pendaftaran calon kepala daerah (2.482 berita), serta polemik kampanye konser musik (849 berita). 

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menjadi tokoh yang paling vokal dan banyak dimintai pendapatnya oleh media terkait penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi COVID-19 alias top influencer (4.350 pernyataan). Mantan Wali Kota Solo itu juga menjadi figur yang paling banyak diberitakan (2.412 berita). 

Beberapa isu dikaitkan dengan Presiden Jokowi seperti kepastian penyelenggaraan pilkada, penerapan protokol kesehatan dalam pilkada, hingga pencalonan putra dan menantu Jokowi dalam Pilkada Solo dan Medan. 

Selain Jokowi, terdapat tiga figur internal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam jajaran 10 besar top influencer di media online. Ketiga figur tersebut yakni Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (4.720 pernyataan), Pejabat Kemendagri Bahtiar (2.487 pernyataan), dan Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik (1.343 pernyataan).

Pernyataan Mendagri Tito Karnavian yang disoroti di antaranya tentang peringatan kepada calon kepala daerah yang melanggar protokol kesehatan akan disekolahkan kembali di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) jika menang pilkada, namun melanggar aturan protokol kesehatan. 

"Kami ingatkan kalau ada dalam catatan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) tiga kali pelanggaran atau lebih dan kontestan itu terpilih, maka presiden dapat memerintahkan Mendagri untuk menunda pelantikan selama enam bulan dan mereka disekolahkan dulu," tutur Mendagri Tito Karnavian (8/9/2020). 

Sejumlah figur lain yang menjadi top influencer adalah Ketua KPU Arief Budiman (4.209 pernyataan), Menko Polhukam Mahfud MD (2.675 pernyataan), Menko Perekonomian Airlangga Hartanto (1.774 pernyataan), Ketua MPR Bambang Soesatyo (1.512 pernyataan), Menteri BUMN Erick Thohir (1.437 pernyataan), serta Anggota Bawaslu Fritz Edwar Siregaar (1.380 pernyataan).

Pandemi Koyak Biduk Rumah Tangga

Pandemi coronavirus baru (COVID-19) yang terjadi sejak awal 2020 memiliki dampak berganda (multiplier effect). Selain menguji daya tahan kesehatan masyarakat dan pendidikan, pagebluk turut mengguncang sektor ekonomi sehingga memengaruhi “imunitas finansial” level terkecil, rumah tangga. Imbasnya, biduk rumah tangga koyak dan angka perceraian meningkat.

Fakta ini selaras dengan catatan Direktorat Jenderal Badan Pengadilan Agama Mahkamah Agung (Ditjen Badilag MA). Saat awal penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)–yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II-2020 kontraksi minus 5,32% pada April-Mei, angka perceraian masih di bawah 20.000 kasus. Kemudian melonjak menjadi 57.000 kasus pada Juni-Juli.

Gugatan cerai dominan terjadi di Pulau Jawa–wilayah dengan angka kasus Covid-19 tertinggi dan terdampak terbesar pandemi. Tingginya angka perceraian pada medio tahun ini disinyalir karena Pengadilan Agama sempat berhenti beroperasi sementara saat PSBB, yang memaksa pengetatan aktivitas di luar rumah. Sementara itu, merujuk data Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), sekitar 6 juta pekerja terdampak pandemi. Mereka terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun dirumahkan, sehingga pendapatan berkurang drastis hingga hilang.

Dengan begitu, pandemi memperkuat tren peningkatan angka perceraian dalam beberapa tahun terakhir. Perinciannya, berdasarkan data MA, 394.246 kasus (2015), 401.717 kasus (2016), 415.510 kasus (2018), 480.618 kasus (2019), dan 306.688 kasus (per Agustus 22020). Angka tersebut, menurut Kementerian Agama, rerata mencapai seperempat dari 2 juta pernikahan dalam setahun.

Fenomena ini pun mendapat sorotan dari media daring (online). Berdasarkan pengamatan Indonesia Indicator (I2), terdapat 35.495 artikel tentang perceraian yang diberitakan 1.538 portal di Indonesia sepanjang Januari-Agustus. Berita perceraian didominasi kelompok media Kompas Gramedia, yakni Tribunnews.com, sekaligus menjadi media daring paling gencar memberitakan perceraian dengan 1.661 artikel. Kemudian Grid.id (1.113 artikel), Bangka Pos (613 artikel), Warta Kota (574 artikel), dan Kompas.com (489 artikel). Ini tak lepas dari jaringan yang tersebar senusantara dan acapkali artikel di satu media dimuat ulang di sindikasinya.

Media lain yang juga banyak memberitakan terkait topik perceraian adalah Suara.com (704 artikel), Detik.com (651 artikel), Okezone.com (578 artikel), Kumparan.com (390 artikel), dan Galamedia (315 artikel).

Pemberitaan tentang perceraian nyaris tersebar di seluruh wilayah–terbanyak di bagian barat, khususnya Pulau Jawa dan Sumatera. Tertinggi di DKI Jakarta dengan 2.441 artikel, disusul Jawa Barat 1.994 artikel, Jawa Timur 896 artikel, Bali 695 artikel, Jawa Tengah dan Sumatera Utara masing-masing 439 artikel, Sulawesi Selatan 349 artikel, Jambi 269 artikel, Aceh 255 artikel, dan Nusa Tenggara Barat 203 artikel.

Frekuensi pemberitaan mengenai perceraian tergolong besar pada awal 2020, utamanya jelang pandemi di Indonesia pada Januari-Februari. Intensitasnya merosot seiring pemerintah memberlakukan PSBB, sehingga media cenderung menyoroti berbagai upaya penanganan wabah. Namun, ekspos berita perceraian kembali melonjak signifikan pada Juni hingga Agustus lantaran dampak pandemi kian dalam. Pun terpengaruh penyetopan sementara layanan Pengadilan Agama yang berdampak terhadap merosotnya gugatan cerai pada April-Mei.

 

 

 

 

Harap-harap Cemas Wacana Sepeda Masuk Tol

Wacana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang akan memanfaatkan tol dalam kota untuk sepeda road bike menuai beragam reaksi dari warganet Twitter. 

Rencana penerapan kebijakan sepeda masuk tol muncul saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan permohonan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) untuk menggunakan satu jalur tol dalam kota khususunya Kebon Nanas-Tanjung Priok guna jalur sepeda road bike. Satu ruas tol tersebut memiliki panjang sekitar 10 kilometer (km) hingga 12 km.

Salah satu netizen Twitter dengan akun @JuveBadutEropa mengatakan kebijakan ini hanya menguntungkan bagi warga dengan kelas sosial menengah ke atas. Pasalnya, harga sepeda jenis road bike bisa selangit dan hanya terjangkau bagi warga berkantong tebal. 

"Wacana sepeda masuk jalan tol khusus sepeda road bike itu sama kayak wacana moge masuk jalan tol. Sepeda jenis road bike, kalau merek impor harganya bisa setara moge. Ujung-ujungnya adalah soal kelas sosial," cuitnya pada 28 Agustus 2020. 

Pendapat berbeda dicuitkan oleh David Usman dengan akun Twitter @dapitnih. David yang mencuit pada 31 Agustus 2020 itu memuji langkah Anies dan membandingkannya dengan jalur sepeda yang menghubungkan antara Kota Daejeon dan Sejong di Kota Sejong, Korea Selatan. 

"Keren kalo TOL di Indonesia ada jalur sepeda kayak gini. Mungkin ide Anies ya begini, kita aja yg bayangin campur mobil di Tol," cuit David.

Menolak dan Khawatir  

Hasil tarikan data Indonesia Indicator (I2) pada periode 25 Agustus hingga 8 September 2020, menunjukkan terdapat 3.928 cuitan netizen di media sosial Twitter yang membahas wacana sepeda masuk tol. Dalam rentang waktu itu, I2 menangkap emosi disgust (jengah) dan anticipation (harapan) paling sering muncul.

Emosi disgust (24%) banyak datang dari komentar tegas netizen yang menolak wacana sepeda masuk tol. Selain karena faktor keselamatan bagi pesepeda, penolakan juga terjadi karena wacana itu dinilai tidak bersifat mendesak (urgent), serta masih banyak warga yang belum tertib ketika bersepeda.

Sementara emosi anticipation (24%), muncul dari cuitan netizen yang merasa khawatir dan cemas dengan keselamatan pesepeda jika gowes di jalan tol. Mengingat jalan tol diperuntukkan bagi kendaraan yang berkecepatan tinggi atau bebas hambatan. 

Emosi lain yang juga cukup besar adalah trust (kepercayaan) sebesar 22%. Emosi ini banyak datang dari kicauan netizen yang mendukung ide mantan Menteri Pendidikan itu, meski dengan catatan implementasi wacana tersebut harus dipikirkan secara matang agar tidak membahayakan pesepeda.

I2 juga menangkap emosi lainnya, yakni surprise (terkejut) sebesar 22%, anger (marah) sebesar (7%), joy (gembira) sebesar 4%, serta fear (takut) dan sadness (sedih) masing-masing sebesar 1%.

Sementara itu, berdasarkan pantauan demografi netizen diketahui bahwa pria lebih dominan memperbincangkan wacana sepeda masuk tol (74%), sedangkan wanita hanya sebesar 26%. Dari segi rentang umur, kelompok umur milenial (26-35 tahun) menjadi netizen yang paling banyak mencuitkan isu ini dengan 40%, disusul kemudian oleh kelompok umur 18-25 tahun atau generasi Z sebesar 36%. 

Untuk sentimen dalam cuitan netizen, lebih banyak bernada netral (40%) yang meminta Pemprov DKI lebih memikirkan implementasinya secara matang, jika kebijakan ini dilaksanakan. Sedangkan sentimen negatif (31%), datang dari netizen yang tegas menolak karena kebijakan ini dianggap membahayakan keselamatan pengguna jalan. Serta, sentimen positif (29%), yang berisi cuitan dukungan atas program ini karena dinilai dapat mengurangi polusi, serta mengikuti beberapa negara maju seperti Jerman dan Belanda yang juga memiliki tol khusus sepeda.

Gugatan RCTI terkait UU Penyiaran Kejutkan Netizen Twitter

"Fight me and an entire esports, gaming, and streamer scenes," cuit musisi sekaligus YouTuber Reza Oktovian atau yang lebih dikenal sebagai Reza Arab, Kamis (27/8/2020).

Cuitan Reza tersebut mengomentari unggahan pemberitaan portal media Suara.com soal permohonan uji materi Pasal 1 angka 2 Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran) yang dilakukan raksasa industri televisi Indonesia, RCTI dan iNews TV ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

Pemberitaan berjudul “Jika Gugatan RCTI Dikabulkan, Publik Tak Bisa Tampil Live di Media Sosial” yang diunggah pada tanggal yang sama itu juga mendapatkan respons dari beberapa influencer lainnya seperti aktor Ernest Prakasa. 

"JRENG JRENG!" cuit Ernest, Kamis (27/8/2020) yang kemudian diserbu netizen dengan 8.000 likes, 2.200 retweet, dan 764 komentar. 

Tweet yang diunggah Reza dan Ernest itu kemudian mendorong meningkatnya perbincangan netizen mengenai isu gugatan RCTI dan iNews.

Indonesia Indicator (I2) menemukan terdapat 7.666 cuitan netizen yang membahas topik tersebut pada periode 26 Agustus–2 September 2020. Gugatan yang dilayangkan oleh media milik taipan Harry Tanoesoedibjo tersebut mengejutkan warga platform "Burung Biru". Hal itu terlihat dari sebagian besar unggahan warganet yang menunjukkan emosi terkejut (surprise) hingga mencapai 2.186 tweet. 

Dalam kicauannnya, netizen mulai membayangkan jika gugatan tersebut dikabulkan MK. Yaitu, mulai dari tidak bisa live di akun media sosial hingga ancaman masuk penjara jika ketahuan melakukan live di media sosial.

Emosi lain yang juga tertangkap adalah harapan (anticipation) sebesar 172 cuitan. Emosi ini muncul dari netizen yang berharap agar RCTI dan Inews mencabut gugatannya, serta lebih memperbaiki dan memberikan inovasi terhadap program televisinya agar netizen kembali berminat menonton TV.

Lalu, emosi percaya (trust) sebanyak 115 cuitan, emosi menjijikkan (disgusting) mencapai 97 cuitan, bahagia (joy) mencapai 47 cuitan, dan marah (anger) sebanyak 32 cuitan. 

Berdasarkan sebaran demografi netizen, terpantau topik ini banyak disoroti oleh kaum pria dengan persentase 70% dibandingkan kaum perempuan dengan 30%. Dari segi rentang umur, generasi Z yang berusia 18-25 tahun cukup dominan (44%) membahas isu ini, bersamaan dengan generasi milenial yang juga menyoroti isu ini dengan 37%. Kelompok umur keduanya menjadi yang paling aktif menolak gugatan, mengingat kelompok umur tersebut merupakan yang teraktif bermedia sosial.

Dari segi sentimen, wacana gugatan UU Penyiaran banyak diperbincangkan secara negatif oleh netizen sebesar 78%. Sentimen negatif diisi oleh kicauan netizen yang menolak keras gugatan tersebut.

Sementara sentimen positif hanya 12% dan sentimen netral 10%. Sentimen terlihat muncul dari dukungan atas sikap pemerintah atau Kementerian Komunikasi dan Informatika yang meminta MK menolak gugatan RCTI.

Duka Netizen atas Gugurnya 100 Dokter Covid-19

Gugurnya 100 dokter dalam memerangi Covid-19 menyita perhatian warganet. Mereka meluapkan ragam emosi di linimasa Twitter. Ekspresi prihatin, sedih, hingga belasungkawa diungkapkan netizen atas kabar wafatnya ratusan dokter yang dilansir Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Memasuki enam bulan penanganan Covid-19, angka pasien di Indonesia memang belum melandai. Bahkan angka ini semakin meningkat, mencapai 174.796 kasus per 31 Agustus 2020. Tingginya angka tersebut didongkrak oleh pertumbuhan kasus harian positif Covid-19 yang mencapai 2.743 orang. Sementara jumlah pasien sembuh di tanggal yang sama sebanyak 1.774 orang.

Tingginya angka penderita Covid-19 masih menjadi 'pekerjaan rumah' berat, khususnya bagi tenaga kesehatan. Mereka berjibaku menangani pasien Covid-19 dengan risiko terinfeksi virus cukup tinggi, bahkan hingga merenggut nyawa.

IDI mencatat, sejak laporan kasus pertama Covid-19 di Indonesia pada 2 Maret 2020, sudah genap 100 dokter yang gugur melawan virus SARS-CoV-2 pada Sabtu (30/8/2020). Pahlawan kesehatan itu tersebar di Jawa, Sulawesi, Bali, Sumatera, Kalimantan, Kepulauan Riau, hingga Papua.

Letupan emosi warganet dalam merespons wafatnya para dokter tersebut terekam dalam riset media sosial Indonesia Indicator (I2), periode 30 Agustus hingga 01 September 2020. 

I2 mencatat sebanyak 3.293 cuitan netizen merespons gugurnya 100 dokter. Perbincangan ini menyedot simpati generasi milenial (rentang usia 26 hingga 35 tahun) sebesar 41%. Sedangkan Generasi Z (rentang usia 18 hingga 25) sebesar 39%. 

Lalu, mereka yang berusia di atas 35 tahun sebanyak 15%, dan di bawah usia 18 tahun hanya 5%.

Dari seluruh cuitan tersebut, sentimen negatif paling dominan, sebesar 87%. Netizen meluapkan ragam emosi, mulai bernada sedih, prihatin, kecewa, hingga marah terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai belum mampu mengendalikan penyebaran Covid-19 secara maksimal. 

Ahmad Arif misalnya, melalui akun Twitter @aik_arif, terlacak paling awal menyebarkan kabar meninggalnya 100 dokter di media sosial Twitter. 

“Dan ini genap dokter yg ke-100, gugur karena Covid-19,” kicaunya pada 30 Agustus 2020.

Dia berharap korban ke-100 merupakan dokter terakhir yang meninggal akibat virus corona, meski dengan nada pesimistis. 

Senada dengan Ahmad Arif, kabar meninggalnya 100 dokter juga ditanggapi oleh Andi Khomeini Takdir, dokter yang juga influencer melalui akun Twitternya @dr_koko28.

Dalam cuitannya, Andi meminta pemerintah agar memiliki contingency-plan dalam penanganan Covid-19. Hal ini untuk mencegah lebih banyak lagi pelayan kesehatan yang tumbang. Andi mencuit agar sistem kesehatan jangan sampai kolaps, di tengah banyaknya tenaga medis yang berguguran.

"Negara kita sudah kehilangan 100 dokter terkait Covid19. Belum kehitung yang sakit dan yang dirumahkan," cuitnya pada 31 Agustus.

Sementara sentimen positif berada di angka 12%. Disusul sentimen netral sebanyak 1%. Cuitan netizen dalam hal ini berisi dukungan kepada pemerintah, sebagaimana diekspresikan pemilik akun Twitter @akma_K.

"Pak Menteri @KemenkesRI bisa gunakan seluruh tenaga militer @tni-ad @TNIAU @_TNIAL yang disiplin sebagai nakes," cuitnya pada 30 Agustus.

Loading...
Loading...