Kabar Baik Perpanjangan Subsidi Listrik

Pemerintah memperpanjang subsidi listrik melalui PT PLN (Persero) bagi pelanggan rumah tangga 450 VA sampai dengan 900 VA, bisnis kecil dan industri kecil hingga akhir Desember 2021 atau lebih lama dibandingkan sebelumnya yang hanya sampai September 2021.

Kabar baik tersebut menyedot perhatian publik. Riset Indonesia Indicator (I2) mencatat ada 2.225 berita di media online yang meliput mengenai perpanjangan subsidi listrik dalam kurun waktu 17-25 Juli 2021.

Ekspos pemberitaan terkait perpanjangan subsidi listrik mulai mengalami kenaikan sejak 17 Juli (152 berita). Lalu, mencapai puncaknya pada 21 Juli 2021 (608 berita), dikaitkan dengan kepastian perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Jawa dan Bali. Seiring dengan perpanjangan PPKM, pemerintah juga memutuskan memperpanjang diskon tarif listrik kepada masyarakat dan pelaku usaha hingga Desember 2021. Total terdapat 32,6 juta pelanggan yang menerima stimulus ini.

Sejak awal penerapan masa PPKM Darurat, diskon listrik telah disediakan pemerintah hingga September 2021, kemudian kembali diperpanjang hingga Desember 2021.

Presiden Jokowi menjadi figur utama yang paling banyak dikutip pernyataannya oleh media (5.237 pernyataan). Media banyak mengutip pernyataan Jokowi bahwa pemerintah akan terus menyalurkan bantuan sosial, termasuk di dalamnya subsidi listrik. 

Nama Menteri Kooordinator Kemaritiman dan Investasi, yang sekaligus juga Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan juga banyak dikutip media (1.595 pernyataan), terutama mengenai kepastian perpanjangan subsidi listrik untuk pelanggan berdaya 450 VA dan 900 VA hingga Desember 2021. 

Top influencer lainnya adalah Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (1.517 pernyataan), Menteri Keuangan Sri Mulyani (839 pernyataan), Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Bob Saril (750 pernyataan), Kepala Dinas Sosial Jawa Barat Dodo Suhendar (399 pernyataan), Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja (326 pernyataan), Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Ida Nuryatin Finahari (276 pernyataan), Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Juri Ardiantoro (276 pernyataan), dan Pengamat Energy Watch Mamit Setiawan (243 pernyataan).

Narasi bersentimen positif mendominasi sebesar 60%, salah satunya muncul dari kepastian pemerintah memperpanjang subsidi listrik, hingga apresiasi dari politikus dan pengamat kelistrikan soal kebijakan tersebut.

Misalnya, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Eddy Soeparno yang menyambut positif keputusan pemerintah memperpanjang subsidi listrik. Sementara, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai, kebijakan yang diambil pemerintah untuk memperpanjang diskon tarif listrik hingga Desember 2021 merupakan langkah yang sangat tepat.

Sedangkan sentimen negatif (11%), muncul salah satunya dikaitkan dengan pernyataan Ketua Umum Aprindo Roy Mandey, yang berharap pemerintah dapat menjadikan gerai toko swalayan sebagai sektor prioritas yang harus dibantu, salah satunya dengan pemberian insentif listrik dan insentif gaji karyawan. Sektor ritel disebut belum mendapat insentif untuk subsidi listrik.

Loading...
Loading...