Heboh Investasi Bodong 212 Mart

Investasi bodong 212 Mart di Samarinda menjadi perhatian netizen Twitter sejak akhir April hingga pertengahan Mei 2021. Riset Indonesia Indicator (I2) mencatat, total ada 4.493 kicauan di Twitter mengenai isu ini pada 30 April-17 Mei 2021.

Kasus ini bermula dari ajakan investasi untuk mendirikan toko 212 Mart di Samarinda pada 2018 melalui sebuah tautan WhatsApp. Pembentukan toko dilakukan dengan mengumpulkan dana investasi secara terbuka melalui transfer minimal Rp 500 ribu dan maksimal Rp 20 juta. 

Dua tahun berjalan, para investor mulai curiga dengan operasional 212 Mart lantaran beberapa toko tutup, gaji pegawai tak dibayar, serta laporan keuangan juga terkesan dibuat asal-asalan. Pada akhir April 2021, para investor melaporkan kasus ini ke Polresta Samarinda. Diduga uang investasi sebesar Rp 2 miliar milik 600 investor 212 Mart raib.

Riset I2 mencatat, puncak ekspos isu ini di Twitter terjadi pada 5 Mei 2021 dengan 794 kicauan. Pada 6 Mei 2021, isu ini juga masih mendapat banyak respons netizen lewat 741 kicauan. Dua hari itu netizen banyak menyoroti modus investasi bodong 212 Mart dan dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam kasus tersebut. Setelah tanggal itu, tren kicauan netizen terlihat menurun.

Emosi anticipation (antisipasi) mendominasi perbincangan netizen Twitter mengenai investasi bodong 212 Mart, yakni sebesar 43% (757 kicauan). Emosi ini banyak terbentuk dari kicauan berisi permintaan agar polisi mengusut tuntas kasus itu dan ajakan agar netizen berhati-hati jika ingin berinvestasi. 

Adapun emosi disgust (jengah) sebesar 20% (348 kicauan) terbentuk dari kicauan berisi sindiran, cacian, dan makian netizen terhadap mereka yang diduga terlibat kasus investasi bodong itu.

Sentimen negatif mendominasi perbincangan netizen mengenai investasi bodong 212 Mart, yakni sebesar 57% (2.565 kicauan). Sentimen ini berasal dari kicauan berisi sindiran, cacian, dan makian netizen terhadap mereka yang diduga terlibat kasus investasi bodong itu.

Sementara sentimen positif sebesar 30% (1.349 kicauan) dan sentimen netral 13% (579 kicauan). Sentimen positif antara lain berasal dari kicauan berisi informasi atau tautan berita mengenai komitmen polisi untuk mengusut tuntas kasus investasi bodong itu.

Adapun frasa utama yang berkembang di Twitter mengenai isu ini adalah “korban investasi”, “soal investasi”, “investasi syariah”, “kaum pencoleng”, “ustadz wicis”, dan “koperasi syariah”.

Hingga saat ini, Polresta Samarinda masih terus mengusut kasus investasi bodong 212 Mart. Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk Ketua Koperasi 212 Mart Samarinda. 

Loading...
Loading...