Sri Mulyani, Khofifah, dan Risma, Tiga Perempuan Terpegah dan Tervokal di Media

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati muncul sebagai figur perempuan yang paling populer, bahkan juga menjadi sosok tervokal di media. Hal ini terpantau dari riset Indonesia Indicator tahun 2021 ini, edisi memperingati Hari Kartini.

Untuk merinci nama-nama perempuan di media, Indonesia Indicator (I2) menganalisis data pemberitaan dari 5.964 media daring Indonesia, dari 19 April 2020 – 19 April 2021. Dari seluruh media tersebut, terdapat 14.792.951 berita, baik dari media nasional maupun media lokal.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang menyebutkan, hasil riset i2 mendapuk sosok Sri Mulyani merupakan figur perempuan terpegah (top person) dan tervokal (top influencer) di media Indonesia. Sri Mulyani diberitakan sebanyak 80.149 berita, dan memiliki 153.443 pernyataan yang dikutip media.

“Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan RI diberitakan dalam upaya pemulihan ekonomi, pengalokasian anggaran penanganan COVID-19, dan penanggulangan UMKM terdampak COVID-19. Secara umum, penanganan ekonomi Indonesia di tengah Pandemi COVID-19 menjadi isu terbesar terkait dengan Sri Mulyani di tahun ini,” jelas Rustika.

Di posisi kedua figur perempuan terpegah, adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sebanyak 53.417 berita. Mantan Menteri Sosial ini juga menjadi tokoh perempuan tervokal kedua setelah Sri Mulyani, dengan 150.774 pernyataan. Dan di posisi ketiga figur terpegah dan tervokal adalah Menteri Sosial yang juga mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sebanyak 51.436 berita dan 121.548 pernyataan. Kedua figur ini juga paling banyak diberitakan dan berbicara soal penanggulangan COVID-19, khususnya di Jawa Timur dan Surabaya. Risma yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sosial juga banyak disorot soal kebijakan-kebijakannya dalam bantuan sosial COVID-19.

“Tiga figur perempuan ini berada di urutan yang sama, dalam deretan sosok perempuan terpegah dan tervokal di media. Media memang memberikan sorotan yang besar terhadap berbagai langkah pejabat publik untuk penanggulangan COVID-19 dan dampaknya dalam perekonomian. Dan suara pejabat publik perempuan juga terkait dengan banyak kebijakan strategis,” papar Rustika.

Namun demikian, Rustika menyebutkan bahwa porsi pemberitaan figur kaum perempuan di media dinilai masih minim. Dari rincian 300 nama top person dan top influencer yang dianalisis, hanya terdapat 46 nama perempuan dalam top person, dan 42 nama perempuan dalam top influencer. Top person dapat diartikan sebagai objek pemberitaan, dan top influencer sebagai subjek pemberitaan. “Artinya hanya sekitar 14-15% saja porsi perempuan dalam pemberitaan, bahkan jumlah tokoh perempuan tervokal lebih sedikit dibandingkan top person,” jelasnya.

Dari 100 Nama, Figur Artis Mendominasi

Indonesia Indicator merinci 100 nama terpegah dan tervokal di media, dan ditemukan sebanyak 18 figur perempuan terpegah, dan 17 tervokal. Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari kalangan artis atau entertainer. Nama-nama seperti Nagita Slavina, Aurel Hermansyah, Nikita Mirzani, hingga Luna Maya masuk dalam daftar tersebut.

“Namun yang menarik, nama Nikita Mirzani, walaupun berada di urutan ke-11 figur terpegah dengan 25.104 berita, namun ia berada di urutan ke-5 figur tervokal dengan 98.144 pernyataan. Beberapa isu yang dikaitkan dengan Nikita juga berkaitan dengan isu-isu sosial politik, di luar berita tentang entertainment,” sebut Rustika.

Sedangkan jumlah menteri perempuan terpegah dan tervokal sebanyak 4 orang, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Kemudian figur kepala daerah perempuan yang masuk dalam 100 figur terpegah adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Dari dunia politik, terdapat dua nama politisi yang masuk dalam daftar perempuan terpegah dan tervokal, yakni Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, sebanyak 37.856 berita dan 37.835 pernyataan, kemudian Ketua DPR-RI Puan Maharani sebanyak 31.952berita dan 66.716 pernyataan.

Perempuan dan Penanggulangan COVID-19

Dalam kurun waktu pemantauan riset, isu-isu yang berkaitan dengan penanggulangan COVID-19, program vaksinasi nasional, dan berbagai stimulus ekonomi dan bantuan sosial untuk masyarakat terdampak COVID-19 memang paling besar dibahas media di Indonesia. Hal itu berpengaruh pula pada munculnya figur-figur perempuan yang menjadi rujukan media terkait penanggulangan pandemi ini.

Terdapat tiga figur perempuan yang erat dikaitkan dengan penanggulangan COVID-19, masuk dalam 100 tokoh tervokal, walaupun tidak berada dalam 100 figur terpegah. Tiga nama ini, yakni Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, Kepala Dinas Kesehatan Prov. Riau, Mimi Yuliani Nazir, dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro.

Siti Nadia menjadi rujukan media soal program vaksinasi nasional, kepastian stok vaksin Sinovac untuk vaksinasi dosis kedua pada April 2021. Mimi Yuliani banyak memberikan pernyataan kepada media terkait upaya-upaya penanggulangan COVID-19 di wilayahnya, dan memberikan informasi mengenai jumlah kasus COVID-19 setiap harinya di wilayah Riau kepada media. Dan Reisa Broto Asmoro juga banyak dimintai keterangan terkait pelaksanaan vaksinasi. Sosok ini banyak diulik media, ketika mulai bergabung dalam tim komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 pada pertengahan tahun 2020 lalu.

Berikut 18 figur perempuan terpegah dalam 100 nama top person:

  1. Sri Mulyani Indrawati, 80.149 berita
  2. Khofifah Indar Parawansa, 53.417 berita
  3. Tri Rismaharini, 51.436 berita
  4. Megawati Soekarnoputri, 37856 berita
  5. Nagita Slavina, 35758 berita
  6. Aurel Hermansyah, 35.291 berita
  7. Ida Fauziyah, 34.374 berita
  8. Puan Maharani, 31.952 berita
  9. Gisella Anastasia, 28.829 berita
  10. Ashanty, 28.435 berita
  11. Nikita Mirzani25.104 berita
  12. Retno Marsudi, 23.630 berita
  13. Amanda Manopo, 21973 berita
  14. Ayu Ting Ting, 18.039 berita
  15. Krisdayanti, 16.347 berita
  16. Luna Maya, 15.780 berita
  17. Maia Estianty, 15.352 berita
  18. Ade Yasin, 14.884 berita

Berikut 17 figur perempuan terpegah dalam 100 nama top influencer:

  1. Sri Mulyani Indrawati, 153.443 pernyataan
  2. Khofifah Indar Parawansa, 150.774 pernyataan
  3. Tri Rismaharini, 121.548 pernyataan
  4. Ida Fauziyah, 114.370 pernyataan
  5. Nikita Mirzani, 98.144 pernyataan
  6. Retno Marsudi, 66.984 pernyataan
  7. Puan Maharani, 66.716 pernyataan
  8. Ashanty, 63.911 pernyataan
  9. Siti Nadia Tarmizi, 50.239 pernyataan
  10. Ayu Ting Ting, 49.414 pernyataan
  11. Gisella Anastasia, 48.901 pernyataan
  12. Nagita Slavina, 45.828 pernyataan
  13. Ade Yasin, 41.435 pernyataan
  14. Mimi Yuliani Nazir, 40.591 pernyataan
  15. Aurel Hermansyah, 40.236 pernyataan
  16. Reisa Broto Asmoro, 37.855 pernyataan
  17. Megawati Soekarnoputri, 37.835 pernyataan

 

 

 

 

 

Loading...
Loading...