Bagaimana Publik Menyoroti Fenomena NFT Ghozali

Nama Ghozali belakangan viral di media sosial. Pasalnya, pemuda ini berhasil memperoleh pendapatan Rp1,5 miliar dengan menjual swafoto dalam format Non Fungible Token (NFT). Dia mengoleksi foto-foto tersebut di akun Ghozali Everyday di situs NFT, OpenSea dan menjajakan 933 foto. Sudah lebih dari 430 orang yang mengantongi fotonya dengan nilai jual 288 Ethereum (ETH). Ethereum adalah token aset kripto yang mirip dengan bitcoin. 

Indonesia Indicator mengamati kemunculan Ghozali baik di media mainstream maupun media sosial. Di media online, ada 1.197 berita dalam kurun waktu 12-17 Januari 2022 yang menyoroti pendapatan Ghozali dari penjualan NFT. Isu tersebut terpantau ramai diberitakan pada 14 Januari 2022 sebanyak 350 berita. Di hari tersebut, media mengulas cara kerja NFT dan yang dilakukan  Ghozali sehingga meraup rupiah dari sektor ini. Di hari berikutnya, yakni 15 Januari 2022, pemberitaan mencapai 233 berita, menyoroti skema pembayaran pajak yang harus dilakukan Ghozali.

Media lebih banyak menyoroti pernyataan dari pejabat pemerintahan, baik itu di level pusat maupun daerah merespons fenomena Ghozali dan NFT. Hal tersebut terlihat dari nama yang paling banyak muncul adalah Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi yang dikutip sebanyak 365 pernyataan. Dedy dan pejabat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh banyak dikutip mengenai pengawasan NFT dan penyuluhan tentang waspada jual-beli foto ktp-el berbentuk NFT. Zudan sendiri banyak dikutip sebanyak 181 pernyataan. 

Sedangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan Menparekraf Sandiaga Uno masing-masing dikutip 270 pernyataan, 159 pernyataan, dan 67 pernyataan. Ketiganya secara umum menekankan peluang ekonomi kreatif melalui NFT. 

Sementara, figur Ghozali hanya menempati urutan kedelapan dalam daftar top influencer sebanyak 52 pernyataan. 

Netizen Kaget

Tak hanya di media mainstream, Ghozali juga viral di media sosial. Berdasarkan data agregat media sosial, tercatat ada 9.475 percakapan dari 7.710 akun media sosial yang memperbincangkan fenomena Ghozali dan NFT pada periode 12-17 Januari 2022. Perbincangan mengenai Ghozali dan NFT mencapai puncak engagement perbincangan netizen di tanggal 14 Januari 2022 mencapai 192.395,70 engagement.

Emosi surprise (terkejut) banyak muncul dari perasaan kaget netizen yang mengetahui hasil swafoto Ghozali bernilai miliaran rupiah di marketplace NFT OpenSea. Emosi ini mencapai 53%. Swafoto Ghozali Everyday sendiri dihargai dengan harga terendah 0,13 Ethereum atau sekitar Rp6 juta. Bahkan harga foto Ghozali paling mahal dipasang di harga 66.346 Ethereum atau Rp 1,3 triliun. Emosi lain adalah anticipation (antisipasi) yang mencapai 21%, muncul salah satunya dari netizen yang menilai fenomena NFT dapat menjadi peluang baru bagi pelaku ekonomi kreatif di Indonesia.

Dari sisi audience, percakapan mengenai viralnya swafoto Ghozali didominasi oleh kelompok produktif di rentang usia 22-30 tahun (36%), serta 31-40 tahun (30%). Sementara hashtag yang ramai diunggah netizen yakni #ghozali, #NFT, dan #OpenSea.

Loading...
Loading...