Mandalika yang Mendunia

Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi buah bibir dunia pascapenyelenggaraan World Superbike (WSBK) 2021, November lalu. Ini tak lepas dari keunggulan dan fakta-fakta menarik sirkuit dengan daya tampung 195 ribu penonton itu.

Sirkuit dengan panjang 4,31 kilometer tersebut punya 17 tikungan dan 40 garasi untuk para pembalap. Menariknya, PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mendatangkan aspal khusus dari Inggris untuk lapisan atas trek. Adapun lapisan bawahnya menggunakan aspal Indonesia.

Dinobatkan sebagai sirkuit teraman di dunia, sirkuit Mandalika dikelilingi destinasi wisata seperti Pantai Kuta Mandalika, Pantai Gerupuk, Tanjung Aan, hingga Desa Adat Ende. Tak heran bila sirkuit tersebut memecahkan tiga rekor MURI. Salah satunya menjadi sirkuit pertama dengan standar Federation Internationale de Motocyclisme.

Keunggulan dan fakta-fakta menarik itu menjadi magnet bagi media online dalam negeri untuk memberitakan sirkuit Mandalika. Tak hanya itu, netizen di media soal juga antusias membicarakan sirkuit tersebut. Tim riset Indonesia Indicator (I2) berhasil menghimpun pemberitaan media online dalam negeri dan perbincangan netizen di media sosial mengenai sirkuit Mandalika sepanjang 1-22 November 2021.

Isu Mandalika

Media online dalam negeri mengekspos sirkuit Mandalika dalam ragam isu dan angle pada 1-22 November 2021. Indonesia Indicator mencatat, ada 10.504 berita di media online yang membahas kawasan Mandalika pada periode tersebut.

Pada 1 November, hanya ada 41 berita. Tapi setelahnya menunjukkan tren peningkatan hingga puncaknya terjadi pada 12 November dengan 1.264 berita. Pada tanggal itu, media online banyak menulis berita mengenai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meresmikan sirkuit Mandalika. Presiden Jokowi juga sempat menjajal lintasan sirkuit tersebut menggunakan sepeda motor.

Setelah 12 November, ekspos pemberitaan media online cenderung fluktuatif mengikuti momentum kegiatan di sirkuit Mandalika, terutama balapan World Superbike. Adapun race pertama World Superbike pada 20 November mendorong ekspos hingga 1.178 berita.

I2 mencatat enam isu utama yang diangkat media online mengenai sirkuit Mandalika. Pertama, rangkaian balapan World Superbike, yakni sebanyak 2.493 berita. Dalam balapan itu, pembalap dari tim Pata Yamaha with Brix, Toprak Razgatlioglu, memastikan diri menjadi juara dunia World Superbike setelah finish di urutan ke-2 pada race pertama.

Isu kedua yang banyak diangkat media online adalah peresmian sirkuit Mandalika (1.644 berita). Media memberitakan Presiden Jokowi yang turut mencoba lintasan sirkuit Mandalika. Kendala hujan deras menjadi isu ketiga yang banyak ditulis media online (1.424 berita). Cuaca buruk tersebut memaksa race pertama World Superbike tertunda dan menyebabkan sejumlah area sirkuit tergenang air.

Isu keempat adalah dampak ekonomi kreatif kawasan Mandalika (505 berita). Kawasan itu sempat diprediksi bisa mendatangkan 300 ribu wisatawan per tahun. Isu kelima adalah masuknya sirkuit Mandalika dalam kalender MotoGP 2022 (411 berita). Terakhir adalah polemik unboxing motor Ducati, yakni sebanyak 364 berita.

Jokowi Magnet Media

Hasil riset I2 juga mencatat ada 10 figur yang pernyataannya banyak dikutip media online. Mulai dari presiden, pejabat pemerintah pusat dan daerah, hingga pembalap World Superbike.

Presiden Jokowi menjadi figur yang paling banyak dikutip media dalam pemberitaan tentang sirkuit Mandalika, yakni sebanyak 2.883 pernyataan. Disusul Ketua MPR Bambang Soesatyo (1.594 pernyataan), Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ricky Baheramsjah (1.263 pernyataan), Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah (899 pernyataan), dan Kapolda NTB Mohammad Iqbal (810 pernyataan).

Lalu ada Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (772 pernyataan), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon (749 pernyataan), Menparekraf Sandiaga Uno (474 pernyataan), serta dua pembalap World Superbike, Scott Redding (450 pernyataan) dan Toprak Razgatlioglu (405 pernyataan).

Selain itu, I2 juga mencatat ada 882 portal media online yang memberitakan kawasan Mandalika beserta sirkuit mandalika. Kompas.com menjadi portal media online yang paling aktif memberitakan (308 berita). Disusul Tempo.co (254 berita), Antara News (249 berita), Suara.com (194 berita), dan Tribun News (173 berita). Lalu ada Kompas TV (166 berita), CNN Indonesia (162 berita), Inews Portal (162 berita), Detik.com (144 berita), dan Sindo News (140 berita).

Bangga Netizen

Tim riset I2 juga menghimpun data agregat percakapan di media sosial mengenai kawasan Mandalika dalam kurun waktu 1-22 November 2021. Tercatat ada 141.219 unggahan netizen mengenai Mandalika dan gelaran World Superbike. Unggahan itu dibuat oleh 50.151 akun.

Pada 1 November, tercatat ada 235 unggahan netizen mengenai Mandalika. Setelahnya, tren cenderung meningkat hingga mencapai 30.799 unggahan pada 12 November. Pendorong tingginya unggahan pada tanggal itu adalah viralnya aksi Presiden Jokowi yang mencoba lintasan sirkuit Mandalika. Jumlah unggahan menurun setelah itu dan fluktuatif hingga 22 November.

Ratusan ribu unggahan itu juga melibatkan emosi warganet. Emosi trust mendominasi, yakni sebanyak 24.750 unggahan. Emosi ini muncul dari netizen yang memberikan apresiasi, pujian, dan bangga karena sirkuit Mandalika berhasil menggelar ajang balapan level internasional.

Sementara emosi anticipation tercatat sebanyak 10.581 unggahan. Emosi ini muncul salah satunya dari netizen yang berharap sirkuit Mandalika ke depannya dapat menggelar ajang MotoGP hingga Formula 1. Ada pula emosi disgust atau jengah sebanyak 9.684 unggahan dan emosi anger atau marah sebanyak 1.642 percakapan. Emosi ini muncul saat netizen menyoroti sistem drainase sirkuit Mandalika, mengingat sempat viral sejumlah video dan foto yang menunjukkan area sekitar sirkuit Mandalika tergenang air pascahujan deras.

Dari sisi audience, unggahan tentang Mandalika didominasi oleh gender pria sebanyak 14.185 unggahan. Sedangkan gender wanita hanya 3.235 unggahan. Rentang umur 31 hingga 40 tahun cukup mendominasi, yakni sebanyak 6.619 unggahan. Disusul usia 22 hingga 30 tahun sebanyak 6.441 unggahan. Ini sekaligus menggambarkan bahwa kawasan Mandalika memiliki daya tarik bagi milenial. Sementara rentang usia 41 tahun hingga 55 tahun tercatat sebanyak 4.048 unggahan, umur 18 hingga 21 tahun sebanyak 3.054 unggahan, di bawah usia 18 tahun sebanyak 577 unggahan, dan usia di atas 55 tahun sebanyak 57 unggahan di media sosial.

 

 

 

Loading...
Loading...