Iduladha Kedua Dalam Pandemi dan Doa untuk Indonesia

Iduladha 2021 kembali dilaksanakan dalam keterbatasan menyusul kasus positif COVID-19 yang meningkat tajam. Pemerintah membatasi mobilitas, melarang mudik, serta melarang pelaksanaan salat Id di masjid atau lapangan untuk daerah zona merah dan oranye. 

Pelaksanaan Iduladha 2021 tersebut menjadi sorotan publik. Berdasarkan riset Indonesia Indicator (I2) total terdapat 15.965 berita media online yang menyoroti topik tersebut pada pada 19-20 Juli 2021. Sebanyak 7.885 berita pada Senin (19/7) menyoroti pengamanan Iduladha, penyaluran hewan kurban, hingga imbauan agar umat Islam melaksanakan salat Iduladha di rumah. Kemudian, 8.080 berita pada Selasa (20/7) menyoroti gelaran salat Iduladha dan pemotongan hewan kurban di sejumlah daerah.

Figur yang paling sering dikutip media soal hari besar ini adalah Presiden Joko Widodo, sebanyak 1.860 pernyataan. Presiden banyak dikutip saat menyampaikan doa dan harapan untuk seluruh masyarakat Indonesia, agar Allah selalu melindungi bangsa Indonesia dari segala macam bahaya.

Disusul, Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebanyak 1.632 pernyataan, antara lain berisi pesan agar semua pihak, dari masyarakat umum hingga korporasi, menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk meningkatkan sumbangsihnya demi percepatan pemulihan sosial-ekonomi bangsa Indonesia yang saat ini sedang terimbas oleh pandemi.

Tokoh lain yang dikutip oleh media adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (805 pernyataan), Menteri Agama Yaqut Qoulil Qoumas (730 pernyataan), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani (695 pernyataan), dan Menko Polhukam Mahfud MD (538 pernyataan).

Lalu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (508 pernyataan), Kabareskrim Polri Agus Andrianto (429 pernyataan), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (387 pernyataan), dan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran (361 pernyataan).

Doa Netizen

Di sisi lain, terdapat 54.499 percakapan netizen Twitter terkait pelaksanaan Iduladha pada 19-20 Juli 2021. Percakapan netizen mencapai puncaknya di hari raya Iduladha, yang mayoritas memuat emosi anticipation (antisipasi), sebanyak 55%. Emosi ini berisi harapan dan doa dari netizen agar keadaan di Indonesia dapat cepat membaik. 

Sementara emosi joy atau senang (21%) muncul dari rasa syukur netizen yang masih bisa merayakan Iduladha, meski di tengah ancaman pandemi COVID-19. 

Emosi trust atau percaya (14%) rata-rata berisi unggahan foto netizen yang tengah membagikan hewan kurban. Emosi trust juga berisi imbauan para pejabat negara dan pemimpin daerah agar masyarakat menjaga protokol kesehatan dalam pelaksanaan Iduladha.

Loading...
Loading...