Riuh Rendah Operasional Bioskop kala Pandemi

Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi kembali di tengah pandemi Covid-19. Sektor jasa hiburan ini sempat berhenti nyaris enam bulan saat kasus positif pertama diumumkan pada awal Maret 2020.

Bioskop menjadi ceruk bisnis paling terdampak pagebluk mengingat adanya kebijakan menjaga jarak (physical distancing) guna meminimalisasi risiko penularan Covid-19. Apalagi, pemerintah menganjurkan masyarakat beraktivitas dari rumah saat awal pandemi.

Mampu meningkatkan imunitas tubuh karena bahagia, khususnya suasana mental fisik penonton, menjadi dasar bago SatuanTugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memperkenankan bioskop kembali beroperasi. Namun, pengelola mesti melakukan prakondisi sebelum menawarkan jasanya kepada publik. 

Meski mendapat “lampu hijau” sejak akhir Agustus, beberapa jaringan bioskop besar di Indonesia baru beroperasi dua bulan kemudian. CGV, misalnya, kembali memutar film sejak 9 Oktober di enam titik di Bandung, Jawa Barat (Jabar), dengan jumlah penonton 50% dari kapasitas.

Pada 21 Oktober, CGV lalu mengoperasikan unit usahanya di Ibu Kota secara bertahap, dari Grand Indonesia, AEON Mall Jakarta Garden City, CGV Green Pramuka Mall, dan CGV Transmart Cempaka Putih. Namun, jumlah penonton maksimal 25% dari total kapasitas.

Demikian pula dengan Cinepolis. Jaringan bioskop asal Meksiko yang mulanya bernama Cinemaxx ini mulai beroperasi di Istana Plaza, Bandung, per 9 Oktober. Selanjutnya di Jakarta meliputi Plaza Semanggi, Pluit Village, Tamini Square, Gajah Mada, dan Cibubur Junction pada 21 Oktober.

Sementara itu, Cinema XXI memulai operasional dengan uji coba di Kota Ternate pada 26 September serta Banjarmasin dan Jayapura per 2 Oktober setelah mengantongi izin dan rekomendasi dari pemerintah setempat. Selanjutnya disusul di beberapa daerah lain, seperti di Bandung, Bekasi, dan terakhir di Jakarta pada 16 November.

Kangen Bioskop

Langkah ini pun memantik beragam respons netizen, sebagaimana pantauan Indonesia Indicator (I2) di Twitter selama Oktober-November 2020. Perbincangan tentang wacana pembukaan bioskop mulai ramai pada awal Oktober, terutama tanggal 8-9. Saat itu, warganet mengomentari rencana pembukaan sembilan bioskop di Bandung. Pembahasan terus berlanjut sepanjang bulan menyusul rencana CGV mengoperasikan jaringannya di Jakarta pada 21 Oktober.

Secara kumulatif, terdapat 3.144 perbincangan netizen tentang pembukaan bioskop sepanjang Oktober. Sedangkan pada November hanya 681 percakapan.

Ada beberapa kata kunci (keyword) populer saat warganet membahas wacana ini. Isi cuitan terbanyak antara "potensi airborne", "ruangan indoor", dan "protokol kesehatan". Lalu disusul"cinema xxi", "pemprov dki jakarta", "berisiko tinggi", jumlah penonton", "news update pkl", "masa psbb", "prokes covid", "zonamerah", dan "protokol kesehatan ketat".

Sebanyak 40% netizen dari total perbincangan menanggapi wacana pembukaan bioskop dengan reaksi anticipation lantaran kangen dan mendambakan kembali menonton bioskop. Kicauan mereka umumnya disertai tagar #Kangenbiskop.


Festival Film Indonesia (FFI) 2020 Bertabur Bintang

Semarak Festival Film Indonesia (FFI) 2020 tetap menggema meski dihelat di tengah pandemi Covid-19. Nama-nama beken insan perfilman nasional mengerucut ke sejumlah figur yang juga menjadi magnet pemberitaan media jelang Malam Anugerah Piala Citra FFI 2020 pada Sabtu, 5 Desember 2020.

Euforia gelaran FFI tahun ini terpantau dalam cek ricek media yang dilakukan Indonesia Indicator (I2) pada periode 3 November hingga 3 Desember 2020. Tercatat ada 250 media online yang memberitakan ajang FFI, baik dari sisi sutradara, aktor, aktris, hingga sejumlah film terbaik nasional. 

Nama-Nama Beken

Sutradara Joko Anwar, menjadi sosok top person atau nama terbeken di media dalam ajang FFI kali ini, sebanyak 146 pemberitaan. Pria yang juga dikenal sebagai produser film dan penulis skenario itu juga menjadi  figur yang paling sering diwawancara media,  sebanyak 319 pernyataan.

Media menyoroti keberhasilan pria 44 tahun itu karena mampu membawa film besutannya, berjudul “Perempuan Tanah Jahanam” memborong 17 nominasi di ajang FFI 2020. Jumlah terbanyak yang pernah diraih oleh sebuah film sepanjang sejarah FFI. Bahkan, film tersebut juga bersaing mewakili Indonesia meraih nominasi di kategori film internasional terbaik di ajang Academy Awards 2021 atau Oscar ke–93 mendatang.

Deretan prestasi itulah yang membuat film “Perempuan Tanah Jahanam” juga menyita atensi media. Film hantu thriller Indonesia yang dirilis pada 17 Oktober 2019 tersebut diekspos media sebanyak 2.226 pemberitaan. Film ini unggul ketimbang nominasi lainnya, seperti “Imperfect: Karir, Cinta dan Timbangan” yang diekspos 1.738 berita, “Humba Dreams” 307 berita, “The Science of Fictions” 282, “Susi Susanti: Love All” 245, dan “Mudik” sebanyak 192 berita.

Tak hanya menjadi sorotan media, film "Perempuan Tanah Jahanam" juga sukses membawa pulang Piala Citra di FFI dalam kategori Film Cerita Panjang Terbaik. 

Sementara, figur lain yang banyak disebut media adalah Susi Susanti, sebanyak 86 berita. Nama Susi dikaitkan dengan antusiasme publik terhadap film biopiknya, yang berjudul “Susi Susanti: Love All”. Film ini juga masuk nominasi film terbaik FFI 2020. 

Sementara sutradara dan komika muda Ernest Prakasa menempati posisi ketiga sebanyak 74 berita. Kemudian disusul Garin Nugroho 72 berita, Dian Sastrowardoyo 64 berita, Yandy Laurens 58 berita, Nia Dinata 49 berita, Christine Hakim 45 berita, Taufiq Furqan 44 berita, dan Reza Rahadian 41 berita.

I2 juga mencatat, Ernest cukup rajin memberikan pernyataan ke media, sebanyak 237 pernyataan, terutama soal tips cara mempromosikan film secara offline maupun melalui media sosial. Hal itu diungkapkan Ernest saat mengisi kegiatan Cerita Sinema Workshop persembahan Samsung Galaxy Movie Studio 2020 (GMS 2020) dalam kolaborasinya bersama Festival Film Indonesia (FFI).

Influencer lain yang banyak dikutip pers adalah aktris cantik Tissa Biani sebanyak 132 pernyataan, sutradara Garin Nugroho 88 pernyataan, aktris dan model Laura Basuki 83 pernyataan, penyanyi dan aktris Sherina Munaf 68 pernyataan, sutradara muda Mouly Surya 59 pernyataan, Taufiq Furqan 53 pernyataan, dan Lukman Sardi 46 pernyataan. Selain influencer dari kalangan artis, nama dari pihak pemerintah pun juga muncul, yaitu Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ahmad Mahendra sebanyak 52 pernyataan.

Kompas Paling Aktif

Pada periode sebulan terakhir ini, I2 menemukan ada 250 media online yang memberitakan FFI 2020, di antaranya Kompas, yang tercatat paling sering memberitakan FFI 2020, sebanyak 27 berita. Disusul Detik Hot 17 berita, Tribun News Medan, IDN Times, dan Antara masing-masing 14 berita. Kemudian Tempo.co, Sindo News, Republika masing-masing 12 berita,  lalu Media Indonesia 11 berita, dan Tribun News sebanyak 10 berita. 

Di nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik dan Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2020, nama Tara Basro dan Reza Rahardian menjadi incaran media. Keduanya diberitakan media masing-masing sebanyak 3.500 berita dan 5.600 berita.

Hari Guru di Tengah Pandemi

Guru menjadi sosok penting dalam perkembangan bangsa maupun sumber daya manusia. Sebagai pengajar sekaligus sebagai pendidik, profesi yang disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa itu memberikan pengetahuan dan mendisiplinkan murid. 

Tak hanya mentransferkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya, tugas guru juga membagi pengalaman-pengalamannya yang berharga, maupun penanaman nilai budaya, moral, dan agama. Selain itu juga berperan sebagai motivator.

Dengan sederet tugas guru tersebut, tak heran jika media daring ramai memberitakan terkait peringatan Hari Guru Nasional ke-75 dengan total 596 pemberitaan dari 294 portal media online. Berdasarkan data Indonesia Indicator (I2) pada periode 16-24 November 2020, puncak ekspos berita persiapan Hari Guru Nasional terjadi di tanggal 17 November (127 berita) dan 23 November 2020 (141 berita). 

Tingginya ekspos pada tanggal 23 November disebabkan oleh banyaknya Dinas Pendidikan Pemerintah Daerah yang mulai mempersiapkan peringatan hari Guru Nasional. Selain itu Menteri Pendidikan Nadiem Makarim juga turut membagikan pedoman peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 di tengah masa pandemi Covid–19. Melalui rilisnya, Kemendikbud menyebut pemerintah memperkenankan Instansi Pusat, Daerah, Satuan pendidikan, serta kantor Perwakilan Republik Indonesia untuk menyelenggarakan Upacara Bendera. Namun, bagi instansi dan satuan pendidikan di daerah yang berada dalam wilayah zona merah dan oranye, diimbau untuk mengikuti Upacara Bendera melalui siaran langsung di kanal YouTube Kemendikbud. Hal itu sekaligus mengangkat nama pendiri platform layanan Go-Jek itu menjadi kata kunci terpopuler di media online dan sosok yang paling banyak dimintai keterangan oleh media atau top influncer (103 pernyataan). 

Selain Nadiem, nama lain yang masuk influencer adalah Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jabar, Dedi Supandi (345 pernyataan). Dedi banyak dimintai keterangannya oleh media seputar program 10 ribu unit rumah subsidi bagi guru non-PNS. Program rumah subsidi tersebut rencananya akan dimulai bertepatan dengan Hari Guru Nasional pada 25 November 2020.

“Di mana Bakti Padamu Guru ini menghadirkan nanti perumahan–perumahan yang bersubsidi bagi teman–teman non–PNS, bisa juga penjaga sekolah, dan juga bisa guru sekolah SMP, SD,“ kata Dedi Supandi, 16 November 2020.

Figur-figur lain adalah Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi (160 pernyataan), Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (139 pernyataan), Direktur GTK Madrasah Kementerian Agama M. Zain (132 pernyataan), Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Muhammad Ali Ramdhani (124 pernyataan), dan Gubernur Bali Wayan Koster (83 pernyataan). 

Sementara itu, berdasarkan sebaran ekspos berita di media online, daerah DKI Jakarta terpantau menjadi daerah yang paling banyak memberitakan Hari Guru di media online. Secara umum pemberitaan mengenai peringatan Hari Guru tersebar di seluruh wilayah provinsi Indonesia.

Gusar Begal Sepeda

Tren bersepeda sedang naik daun, seiring berlarut-larutnya pandemi Covid-19. Pangkalnya, dianggap sebagai transportasi alternatif yang aman dari penularan karena minim interaksi dan menjaga kebugaran tubuh.

Peningkatan tertinggi terjadi di DKI Jakarta menyusul kian banyaknya fasilitas penunjang yang disediakan. Misalnya, jalur sementara (pop up) ataupun permanen dan kantong parkir sepeda.

Berdasarkan data Institute For Transportation and Development Policy (ITDP), pesepeda di Jakarta naik 1.000% saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi tahap awal daripada sebelumnya. Pengamatan dilakukan melalui perbandingan antara tren pada Juni 2020 dengan Oktober 2019 kala uji coba jalur sepeda 63 kilometer.

Perhitungan dilakukan pada hari kerja di jam sibuk (rush hour), pukul 06.30-08.00, di Sudirman-Thamrin, Dukuh Atas, Gelora Bung Karno, dan Sarinah.

Setali tiga uang. Tren kejahatan terhadap pesepeda pun mengalami peningkatan, terutama di Ibu Kota dan sekitarnya. 

Maraknya begal sepeda disoroti warganet dan sejumlah media massa. Ini sesuai hasil pemantauan Indonesia Indicator (I2) sepanjang 1 September-20 November. Terdapat 278 media daring yang memberitakan begal sepeda dengan 1.015 artikel. Berita terbanyak dimuat Detikcom dengan 40 artikel; lalu Suara.com 32 artikel; JPNN 28 artikel; Tempo.co 27 artikel; Republika 23 artikel; Warta Kota, RRI, Merdeka, dan KOMPAS.com masing-masing 21 artikel; serta Liputan6 20 artikel.

Merujuk sebaran ekspos berita tersebut, kejadian di Jakarta paling menjadi sorotan. Terdapat 316 artikel yang membahas kasus begal sepeda di Jakarta.

Media terpantau memberitakan beberapa pesohor yang menjadi korban begal sepeda. Salah satunya aktor Anjasmara Prasetya yang pernah menjadi korban saat beraktivitas di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (19/10), pukul 07.30.

Aktor film Si Cecep itu berupaya melawan dengan memukul pelaku, yang berada di atas motor, menggunakan tangan kiri. Sayangnya, justru membuat dirinya terjatuh dan mengakibatkan pundak kiri terluka.

Para pelaku mengincar korban tanpa memandang status, termasuk personel TNI. Ini seperti yang dialami Kolonel (Adm) Ridwan Gultom kala bersepeda di Jalan Boulevard Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Sabtu (14/11).

Korban, yang kehilangan dompet dan ponsel, sempat terjatuh dan tak sadarkan diri karena pembegalan. Beruntung dirinya berhasil ditolong pesepeda lainnya dan dibawa ke rumah sakit.

Guru Besar Manajemen Bisnis dan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Udisubakti Ciptomulyono, pun sempat menjadi korban begal sepeda. Dirinya menjadi sasaran tindak kriminal saat bersepeda di Kenjeran, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (18/11). Berbagai dokumen dan harta benda yang dibawanya diambil pelaku.

Di sisi lain, kepolisian belakangan membentuk beberapa satuan tugas (satgas). Tujuannya, untuk mitigasi dan pengungkapan kasus.

Upaya perlindungan juga dipromotori pengemudi ojek daring atau ojol yang tergabung dalam Aksi Roda Dua (Garda). Mereka menawarkan jasa kawal gowes antibegal pesepeda.

Sementara itu, kasus begal sepeda juga riuh diperbincangkan hingga 962 kicauan di Twitter dalam rentang waktu yang sama. Kata kunci "aktor Anjasmasa" dan "anggota TNI" menjadi terpopuler setelah keduanya menjadi korban dibandingkan diksi lainnya.

Meski demikian, beberapa netizen mempersoalkan penggunaan "begal sepeda" sebagai padanan lain dalam menyoroti kasus tersebut. Ini seperti yang dicuitkan @mefadli. "Rancu sebenernya antara sebutan 'begal sepeda' atau 'jambret pesepeda.'"

I2 mencatat fokus terhadap isu meningkat setiap bulannya, baik di Twitter maupun media daring. Detailnya, 63 artikel dan 18 cuitan pada September, 336 artikel dan 375 cuit pada Oktober, dan 616 artikel dan 569 cuit pada November.

Loading...
Loading...