Harapan Netizen di Tengah Banjir DKI Jakarta dan Jateng

Hujan deras yang terus mengguyur Indonesia sejak awal 2021 berdampak pada banjir di sejumlah daerah. Bencana ini, terutama di Jawa Tengah dan DKI Jakarta menjadi perhatian pengguna Twitter.

Riset Indonesia Indicator (I2) pada rentang waktu 19-24 Februari 2021 mencatat terdapat sebanyak 362.186 cuitan netizen di Twitter. Puncak perbincangan tentang banjir terjadi pada Sabtu (20/3), yakni sebanyak 102.989 cuitan terkait bencana banjir di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Dari jumlah cuitan itu, I2 merangkum ragam emosi tentang banjir. Sebanyak 81.644 cuitan (34%) netizen Twitter mengisi ruang perbincangan terkait banjir dengan emosi harapan (anticipation). Netizen berharap banjir segera surut dan warga setempat dapat beraktivitas kembali.

Sementara itu, sebanyak 49.788 cuitan (20%) netizen Twitter mengisi ruang perbincangan terkait banjir dengan emosi marah (anger). Mayoritas mengkrititsi penanganan banjir di DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Disusul 32.415 cuitan (13%) netizen Twitter dengan emosi jengah (disgust), 31.596 cuitan (13%) dengan emosi heran (surprise), 24.603 cuitan (10%) dengan emosi percaya (trust), 16.510 cuitan (7%) dengan emosi gembira (joy),  4.979 cuitan (2%) dengan emosi sedih (sadness), serta 2.503 cuitan (1%) dengan emosi takut (fear).

Dari segi peta perbincangan, netizen Twitter paling banyak menyoroti banjir di DKI Jakarta. Total perbincangan banjir di DKI Jakarta mencapai 180.387 cuitan. Selain itu, netizen Twitter juga menyoroti banjir di Bekasi dan Subang, Jawa Barat atau sebanyak 33.959 cuitan.

Disusul banjir Semarang, Jawa Tengah. Total perbincangan banjir di Jawa Tengah mencapai 3.501 cuitan. Kemudian banjir di Jawa Timur 2.783 cuitan, Kalimantan Selatan 1.594 cuitan, Kalimantan Barat 220 cuitan, Papua 218 cuitan, Bali 182 cuitan, Sulawesi Selatan 160 cuitan. 

Lalu, Sulawesi Utara 131 cuitan, Nusa Tenggara Timur 117 cuitan, Sulawesi Barat 117 cuitan, Nusa Tenggara Barat 115 cuitan, Kalimantan Timur 87 cuitan, Lampung 81 cuitan, Kalimantan Tengah 80 cuitan, Sumatera Selatan 74 cuitan, dan Aceh 69 cuitan.

Tingginya sorotan netizen atas banjir DKI juga tak lepas dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta. Pada Sabtu (20/2), sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masih terdampak genangan air. Sebanyak 29 RW dan 44 RT di Jakarta Selatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 hingga 150 cm.

Kemudian, tercatat pula sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) atau 19 orang mengungsi. Sementara itu, sebanyak 50 RW dan 143 RT terdampak banjir di Jakarta Timur dengan ketinggian 40 hingga 180 cm. BPBD DKI juga mencatat sebanyak 372 KK dengan total 1.361 orang mengungsi, serta 4 RW dan 6 RT terdampak banjir di Jakarta Barat.

Dengan demikian, total pengungsi banjir di DKI Jakarta sebanyak 379 KK atau 1.380 orang. Di sisi lain, masih banyak wilayah terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dan luapan Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Pesanggrahan di Jakarta Selatan. Juga luapan saluran penghubung (PHB) Sulaiman, Kali Sunter, Kali Cipinang di Jakarta Timur.

Loading...
Loading...