Doa Netizen Twitter Untuk Korban Gempa Sulbar

Gempa berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang Sulawesi Barat (Sulbar), pada Kamis (14/1), sekitar pukul 13.00 WIB. Gempa kembali terjadi pada Jumat (15/1), sekitar pukul 01.28 WIB, dini hari. 

Pusat gempa berada di jarak 6 km arah laut Majene dan berada 10 km di kedalaman laut, Majene, Sulbar. Gempa dangkal ini akibat aktivitas patahan lokal yang bergerak naik di dasar laut, sehingga getarannya dapat dirasakan di permukaan. 

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 21 Januari 2021, pukul 08.00 WIB, menyebutkan, gempa Sulbar menyebabkan 91 orang meninggal, tiga hilang, 253 luka berat, 679 luka ringan, 240 luka sedang, dan 9.910 orang mengungsi.

Berdasarkan data Indonesia Indicator (I2), gempa di Sulbar menarik perhatian netizen di Twitter sejak Kamis (14/1). Dalam rentang waktu 14-17 Januari 2021, sebanyak 95.373 cuitan terkait gempa di Sulbar. Ekspos cuiten pun mencapai puncaknya pada Jumat (15/1). 

Daya rusak gempa menjadi sorotan terbesar warganet Twitter. Mayoritas (66%) netizen meresponsnya dengan emosi antisipasi (anticipation). 

Perbincangan banyak diisi dengan harapan, dukungan, hingga doa kepada para korban gempa di Sulbar. Bahkan, akun-akun influencer, hingga fan Korean pop (K-pop) bersolidaritas tinggi melakukan penggalangan dana untuk korban gempa di Sulbar. 

Influencer seperti Ernerst Prakasa membangun gerakan ‘Jangan (hanya) Berdoa’ dalam cuitannya untuk mendorong netizen aktif membantu korban bencana.

Selain itu, emosi kesedihan (sadness) turut mengiringi berbagai cuitan di Twitter. Banyak tweet bernuansa sedih disebabkan serangkaian musibah dan bencana terjadi di Indonesia. Mulai dari kasus kecelakaan pesawat Sriwijaya Air, banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel), hingga gempa di Sulbar.

Di sisi lain, tagar #PolriSiagaBencana juga menggema di Twitter hingga sempat menjadi trending topic. Tagar yang dicuitkan hingga 7.947 cuitan tersebut banyak diunggah akun-akun media sosial Humas Polres hingga Polda di berbagai daerah. Unggahan banyak berisi potret kesigapan anggota Polri bersama relawan dalam mengevakuasi korban gempa Sulbar dan banjir Kalsel.

Tagar lain yang banyak digunakan oleh warganet adalah #gempa mencapai 5.642 cuitan. Dalam tagar ini, netizen terlihat gaduh menautkan berita dari media online. 

Dari segi audiens, percakapan tentang gempa Sulbar didominasi oleh pria (83%) daripada wanita (17%). Perbincangan pun didominasi netizen dengan rentang umur 31-40 tahun (35%) dan 22-30 tahun (30%).

Loading...
Loading...