Ganjar Pranowo di Balik Prestasi Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kembali menyabet peringkat pertama pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020. 

Provinsi yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo ini menjadi yang terbaik karena inovasi-inovasi pembangunan daerah yang dilakukan. Di antaranya, program pengurangan kemiskinan melalui “Satu OPD, Satu Desa Dampingan”, Program Sekolah Tanpa Sekat, dan Program Rumah Sakit Tanpa Tembok. Melalui terobosan ini, Jateng mengungguli Provinsi Bengkulu dan Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan itu menjadi istimewa lantaran Provinsi Jateng juga menyabet predikat serupa di tahun lalu. Selain itu, tahun ini titel terbaik tidak hanya diraih tingkat provinsi saja, tapi juga dua pemerintah daerah yakni Kabupaten Temanggung dan Kota Semarang.

Kesuksesan Jateng hingga sanggup menggondol berbagai penghargaan itu tak terlepas dari sosok Ganjar sebagai Gubernur. Banyak cerita yang terungkap ke muka publik akan sosok Ganjar, terutama prestasinya. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, nama Ganjar semakin mengemuka lantaran disebut paling responsif.

Seperti yang berhasil direkam melalui Big Data Indonesia Indicator (I2) pada periode 1 Juni-20 Juni 2020. Terdapat 102.186 cuitan netizen dan 4.685 berita media online yang membahas figur Ganjar.

Cuitan netizen didominasi oleh sentimen positif dan netral masing-masing sebesar 50% dan 33%. 

Respons langsung Ganjar terhadap pengaduan warga di Twitter mendorong perbincangan bernada positif. Berdasarkan pantauan I2, perhatian masyarakat Indonesia terhadap pengaduan langsung warga Jateng ini tidak kecil. Cuitan terkait pengaduan langsung tercatat mencapai 6.481 cuitan dan mengungguli isu-isu lainnya pada periode pemantauan yang sama. 

Dalam cuitannya, warga platform 'Burung Biru' banyak mengeluhkan atau melaporkan kendala yang dihadapi kepada sosok Ganjar. Figur Ganjar pun tercatat aktif merespons berbagai pertanyaan dan keluhan netizen. 

Pemberian bantuan sosial hingga wacana pembukaan tempat wisata juga menjadi pembentuk sentimen positif terkait Ganjar. Sepanjang periode tersebut, warga Twitter terlihat beramai-ramai mencuitkan terkait penanganan Covid-19, persiapan new normal, wacana pembukaan tempat wisata, dan bantuan sosial masing-masing sebanyak 4.707 tweet, 2.232 tweet, 1.571 tweet, dan 1.062 tweet. 

Isu-isu tersebut juga menjadi santapan media online. Langkah penanganan Covid-19 diberitakan sebanyak 1.707 berita, serta persiapan new normal dan protokol kesehatan sebanyak 1.613 berita. 

Prestasi Ganjar ini kemudian juga dilihat dalam aspek politik oleh sebagian netizen, seperti wacana atau dorongan agar Ganjar dapat menjadi kandidat di Pilpres 2024 (3.166 tweet). Nama tokoh yang juga disebut netizen sebagai pasangan Ganjar adalah Ridwan Kamil hingga Prabowo Subianto. Isu ini juga muncul di media online sebanyak 643 berita.

Sementara itu, I2 juga mencatat sentimen negatif terkait Ganjar Pranowo di Twitter mencapai 17%. Perbincangan bersentimen negatif banyak dicuitkan netizen dikaitkan dengan masih adanya zona merah Covid-19 di Jateng. Selain itu, pengaduan warga Jateng perihal tidak adanya keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa di Jateng juga mendorong sentimen negatif.