Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional Disorot Media

Wacana pembukaan pusat perbelanjaan menyusul kebijakan new normal menjadi isu yang hangat belakangan ini dalam situasi pandemi Covid-19.

Pasar tradisional menjadi lokasi yang paling disorot media, karena dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat penyebaran virus corona. Banyaknya pedagang pasar tradisional yang terjangkit virus corona, menjadikan pasar sebagai salah satu klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah.

Dalam kurun waktu 29 Mei - 11 Juni 2020, Indonesia Indicator (I2) merekam terdapat 38.722 berita media online dan 7.019 cuitan di Twitter yang membahas pembukaan pusat perbelanjaan di tengah pandemi Covid-19.

Kebijakan pembukaan kembali pasar tradisional dan penerapan protokol kesehatan di lokasi tersebut menjadi aktivitas yang paling disorot, sebanyak 8.448 berita.  

Narasi utama yang diangkat media adalah turunnya Pemda untuk sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung di pasar agar disiplin menaati protokol kesehatan. Sosialisasi dilakukan lantaran pasar merupakan tempat yang ramai dan berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19. 

Warganet di Twitter juga ramai mencuitkan isu kembali dibukanya pasar tradisional. Warganet membahas tingginya kasus positif Covid-19 di pasar dalam 1.554 cuitan. Seperti cuitan mengenai Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) yang melaporkan sebanyak 51 pedagang pasar tradisional dinyatakan positif Covid-19 di DKI Jakarta. 

Selain itu, aksi ratusan pedagang dan pengunjung Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang mengusir petugas Covid-19 dari Gugus Tugas Kabupaten Bogor juga sempat viral. Insiden yang terjadi pada Rabu (10/6) itu riuh diperbincangkan, salah satunya diangkat akun media @kumparan, yang mendapat 593 retweets, 311 likes, dan 172 replies. 

Sementara, kegiatan rapid test di pasar tradisional juga menjadi salah satu dari top 10 issue di media online dan Twitter, masing-masing sebanyak 5.157 berita dan 152 cuitan. Pemda di berbagai wilayah terus melaksanakan rapid test Covid bagi karyawan mal atau pedagang di pasar. Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Di Gianyar, Pemda melakukan rapid test kepada 1.800 pedagang di Pasar Relokasi Samplangan. Di Yogyakarta, Pemkot Yogyakarta melakukan rapid test acak di 6 mal dan melibatkan 557 karyawan mal.

Isu lain yang juga menjadi sorotan media online, yakni protokol kesehatan di mal (7.631 berita), pembukaan pusat perbelanjaan (5.828 berita), dan sidak corona di pasar dan mal (4.538 berita). 

Jokowi dan Anies Baswedan, rujukan media online

Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  menjadi figur terpegah di media online dalam wacana kebijakan pembukaan pusat perbelanjaan, dengan jumlah pemberitaan masing-masing 2.196 berita dan 971 berita. 

Jokowi muncul dalam pemberitaan tentang protokol kesehatan di mal, kunjungannya ke Mal Sumarecon Bekasi, dan pasar di Kota Bogor dalam rangka meninjau kesiapan pembukaan mal tersebut.

Sementara itu, Anies yang berada di posisi kedua dalam figur yang paling banyak diberitakan media online, diberitakan tentang penerapan protokol kesehatan di mal dan pasar.

Mantan Menteri Pendidikan itu juga tercatat menjadi tokoh yang paling banyak dikutip pernyataannya oleh media online (3.289 pernyataan). Anies mengizinkan mal dibuka karena Jakarta memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga akhir Juni 2020.

Tak hanya Anies, kepala daerah lainnya juga masuk dalam 10 besar influencer media mainstream. Seperti, Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang banyak dikutip pernyataannya oleh media seputar pembukaan pusat perbelanjaan di kotanya (2.989 pernyataan). Risma mendorong Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur serta Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (APKRINDO) Jawa Timur agar disiplin menjalankan protokol kesehatan. 

Tujuannya tak lain, supaya roda perekonomian di Surabaya tetap berjalan. Namun yang terpenting adalah menjaga kepercayaan dan memastikan konsumen tetap aman dari penyebaran Covid–19.

Nama lain yang juga menjadi top influencer, antara lain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (2.652 pernyataan), Presiden Joko Widodo (1.880 pernyataan), Jubir Pemerintah terkait Covid Achmad Yurianto (1.721 pernyataan), dan Gubernur Sumatera Selatan Irwan Prayitno (1.622 pernyataan).