DKI Jakarta Wilayah Paling Gaduh Cuitkan "New Normal" di Twitter

Beberapa wilayah di Indonesia tengah mempersiapkan protokol tatanan kenormalan baru (new normal). Definisi new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. 

Masyarakat DKI Jakarta tercatat yang paling bersemangat menyambut new normal. Data Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI), antara 1 Mei-8 Juni 2020 ada 233.707 cuitan dari 6.508 akun Twitter yang membahas mengenai new normal

Tingginya cuitan netizen karena DKI Jakarta merupakan pusat ekonomi nasional. Selain itu, berdasarkan Data Survei Penggunaan TIK, Pusat Pelayanan Statistik (2019) Pemda DKI Jakarta, diketahui masyarakat DKI merupakan pengguna internet aktif, dengan 99,03% adalah pengguna media sosial. 

Pemberlakuan new normal di kota yang menjadi epicentrum COVID-19 di Indonesia ini, akan dilakukan secara bertahap yang diawali dengan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar atau PSBB sekali lagi. Pembatasan yang dimulai dari Kamis lalu hingga waktu yang tidak ditentukan ini disebut sebagai transisi menuju new normal. Selama masa transisi, dilakukan pelonggaran secara bertahap di sejumlah sektor. 

Wilayah lain yang juga ramai mencuitkan new normal adalah Jawa Barat (1.626 akun), Jawa Timur (1.130 akun), dan Jawa Tengah (737 akun. Sisanya merupakan wilayah di luar pulau Jawa, seperti Kalimantan Timur (389 akun), Bali (310 akun), dan Kalimantan Selatan (273 akun).

Apabila dilihat dari sebaran demografi netizen, topik new normal banyak dicuitkan oleh kaum pria (60%) dibandingkan wanita (40%). Sementara dari segi rentang umur, netizen milenial (18-35 tahun) yang merupakan kelompok umur yang lebih banyak membahas new normal. Rentang usia tersebut merupakan usia produktif yang banyak bekerja dan beradaptasi langsung dengan penerapan new normal. 

Berdasarkan sebaran sentimen di media sosial, sentimen positif mendominasi dengan 71%, dibandingkan sentimen netral 11%, dan sentimen negatif 18%. Sentimen positif salah satunya muncul dari ajakan netizen agar tidak membeli baju lebaran dan tidak mudik untuk melindungi keluarga di kampung halaman.

Selain di linimasa Twitter, I2 juga menganalisa pemberitaan di media online. Terdapat 102.314 berita media online yang membahas wacana penerapan new normal dalam kurun waktu yang sama. Media online Republika menjadi media mainstream yang paling banyak memberitakan terkait wacana new normal dengan 1.575 berita.

Sementara itu, portal media online Detik menempati urutan kedua teratas dengan 1.389 berita. Detik menjadi media yang paling banyak memberitakan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Media milik Kelompok Kompas Gramedia Grup (KKG), yakni Tribun News dan Kompas juga banyak memberitakan topik ini, masing-masing sebanyak 1.378 dan 1.358 berita. berikutnya, ada Sindo News yang memberitakan sebanyak 1.024 berita dan Kumparan sebanyak 1.020.

Jokowi dan Anies Baswedan Menjadi Media Darling

Presiden Joko Widodo menjadi sentral pemberitaan media terkait new normal yang mencapai 10.486 berita. Media banyak memberitakan mulai dari imbauan Jokowi mengenai berdamai dengan COVID-19 hingga langkah Jokowi meninjau langsung ke tempat-tempat ibadah atau tempat umum yang akan buka saat penerapan tatanan normal baru. 

Jokowi juga menjadi menjadi rujukan utama media terkait wacana new normal di media online. Statement Jokowi dikutip media sebanyak 16.391 pernyataan.

Nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga tercatat menjadi figur kedua yang paling banyak diberitakan media dalam wacana penerapan new normal. Anies banyak dikaitkan dengan kebijakan PSBB transisi, polemik penerapan ganjil genap untuk sepeda motor, hingga pengecekan kesiapan new normal yang dilakukan dirinya di sejumlah tempat umum, seperti stasiun MRT. Sementara, pernyataan Anies dikutip oleh media sebanyak 5.936 pernyataan. 

Di jajaran top person media juga terdapat nama kepala daerah lainnya. Yakni, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang diberitakan sebanyak 1.758 berita dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebanyak 856 berita.

Loading...
Loading...