Penerapan PSBB Dalam Pantauan Media

Penetapan pembatasan sosial dalam skala besar ( PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) telah dilakukan di beberapa daerah. 

Penerapan PSBB diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 yang diteken Presiden Joko Widodo pada Selasa (31/3). Dalam peraturan tersebut tercantum bahwa penerapan PSBB harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

Saat ini, total terdapat 10 provinsi di Indonesia yang telah menerapkan PSBB, di antaranya: DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. Masing-masing provinsi memiliki penerapan PSBB yang berbeda-beda di setiap Kabupaten dan kotanya. Sebagai contoh, Provinsi Banten menerapkan PSBB di tiga kabupaten/kota. Sementara, Sulawesi Selatan menerapkan PSBB di dua daerah kabupaten/kota. Lalu, Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat menerapkan PSBB untuk semua daerah kabupaten/kota di wilayahnya.

Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI) merekam beragam isu yang ramai diulas media massa dan netizen di Twitter sejak 10 April–5 Mei 2020. Total terdapat 117.122 berita online dan 301.856 cuitan netizen Twitter yang membahas penerapan PSBB di berbagai daerah. 

Penetapan dan penerapan PSBB di daerah menjadi isu yang paling banyak disoroti media mainstream (29.901 berita). Media membahas mulai dari pengajuan PSBB dari Pemda kepada Kemenkes, hingga persiapan-persiapan yang dilakukan Pemda dalam menerapkan PSBB. Isu ini juga banyak menjadi perbincangan netizen khususnya terkait penetapan daerah baru PSBB hingga diperpanjangnya status PSBB di berbagai daerah.(25.897 cuitan).

Program bantuan sosial juga banyak diberitakan media dan dicuitkan netizen, masing-masing sebanyak 19.430 berita dan 54.704 cuitan. Di media online, banyak diberitakan terkait cara pembagian hingga nilai bantuan. Sementara di Twitter, isu ini berada di posisi teratas di jajaran isu utama yang disoroti netizen. Netizen menyoroti terkait penerapan bansos. Beberapa hal diperbincangkan netizen terkait bansos, mulai dari data penerima bansos, cara pembagian bansos, keluhan karena tidak mendapat bansos, hingga rasa syukur karena mendapat bansos. 

Selain itu, isu ketersediaan pangan muncul dalam pemberitaan seiring dengan adanya peringatan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) soal ancaman krisis pangan akibat virus corona.(2.051 berita). 

Isu lainnya yang juga menjadi sorotan media, seperti penertiban dan pemeriksaan terhadap warga (11.374 berita). Lalu, larangan mudik sebanyak 10.493 berita, penertiban perusahaan atau kantor (8.743 berita), ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK)(4.940 berita), polemik operasionalisasi KRL (4.208 berita), penertiban angkutan umum dan KRL (3.242 berita), dan program Kartu Prakerja (2.148 berita).  

Sementara, isu evaluasi penerapan PSBB mulai muncul dalam perbincangan netizen, meski dengan jumlah cuitan yang tak terlalu besar. Isu ini muncul dari wacana Presiden Jokowi yang akan mengevaluasi penerapan PSBB di berbagai daerah. (2.664 cuitan). 

Jokowi Media Darling

Dari 10 figur teratas yang paling banyak diberitakan media terkait penerapan PSBB, dominan diisi oleh figur atau tokoh-tokoh dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Presiden Jokowi menjadi figur teratas yang paling banyak diberitakan media seputar penerapan PSBB. (8.614 artikel). Selain isu penerapan PSBB, Jokowi juga dihubungkan dengan isu-isu lainnya seperti: program bantuan sosial, larangan mudik, program kartu prakerja hingga ancaman PHK massal di tengah pandemi.

Jokowi mengunggah cuitan terkait penerapan PSBB. Dalam twitnya, Jokowi mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap penerapan PSBB. 

"Penerapan PSBB telah berlangsung di 4 provinsi dan 12 kab/kota di Indonesia. Kita evaluasi penerapan PSBB itu: mana yang terlalu oever, yang kebablasan, dan yang masih kendur. Evaluasi ini penting untuk perbaikan-perbaikan di kota/kab maupun provinsi tersebut," cuit Jokowi, Senin (4/5) yang lantas diretweet oleh 732 netizen lainnya.

Selain Jokowi, sederet nama lain yang menjadi top person yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (6.727 berita). Anies juga menjadi figur tervokal terkait penerapan PSBB (20.538 pernyataan). Media banyak mengutip pernyataan Anies seputar Penerapan PSBB di DKI Jakarta, program bantuan sosial, penertiban perusahaan atau kantor, hingga polemik operasionalisasi KRL.

Nama lain yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil (5.260 berita), Jubir Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (2.976 berita), Menko Marinves Luhut Binsat Panjaitan (2.682 berita), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (2.388 berita), Jubir Kemenhub Adita Irawati (1.765 berita), Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardi (1.526 berita), dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (1.410 berita). Adapun nama Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus tercatat menjadi satu-satunya figur di luar pemerintah pusat dan pemda. Yusri Yunus menjadi rujukan utama media terkait upaya Polda Metro Jaya menertibkan warga dan pengendara di tengah penerapan PSBB.