Akhir Kisah Dilan-Milea yang Bikin Baper Lini Masa

Film Milea Suara dari Dilan melanjutkan tongkat estafet kesukesan sekuel film Dilan sebelumnya yang meraih jutaan penonton. 

Film yang dialih wahana dari novel berjudul sama karya Pidi Baiq ini menjadi film pertama di Indonesia yang mendapatkan jumlah penonton di atas 3 juta orang tahun ini.

Meski masih jauh dari dua film terdahulunya, Dilan 1990 (2018) dengan 6,3 juta dan Dilan 1991 (2019) dengan 5,3 juta penonton, namun Milea Suara dari Dilan tetap diburu Dilanisme - sebutan untuk pecinta novel dan trilogi film Dilan. Lini masa Twitter turut dibuat baper dengan film pemungkas trilogi Dilan. Seperti pemantauan Indonesia Indicator (I2), pada 1 Februari - 9 Maret 2020 yang dihasilkan dari pemanfaatan piranti lunak kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), ada 4.252 cuitan netizen media sosial Twitter, terkait film Milea. Film ini tercatat lebih populer di media sosial dibandingkan media online yang hanya terdapat 908 berita.

Emosi anticipation atau harapan dominan mengisi perbincangan netizen terkait film Milea (368 tweet). Warganet banyak mengutarakan keinginannya menonton film Milea, dengan didampingi seorang kekasih. Seperti yang dicuitkan oleh pemilik akun @Rhmawtputri.

"Pengen nonton milea, pengen nonton teman tapi menikah, pengen ada yang nemenin nonton itu semua," tulisnya, Kamis 5 Maret 2020 pukul 17.55.

Emosi anticipation juga tertangkap pada siulan netizen yang mengungkapkan mendapat pesan moral setelah menonton Milea Suara dari Dilan.

"Habis ntn milea. pesan moral: jangan jadi dilan dan milea yang suka gengsi, greget," tulis pemilik akun @mautausajahhh pada Jumat, 21 Februari 2020 pukul 14.40 siang. 

Emosi sedih turut didengungkan netizen (272 tweet). Banyak masyarakat Twitter yang sedih usai menonton Film Milea. Emosi sedih juga tertangkap dicuitkan warganet yang mengungkapkan kesedihannya lantaran menonton sendiri di bioskop. Pemilik akun @rdtrifah, misalnya, menuliskan keinginannya untuk menonton trilogi terakhir Dilan tersebut, namun tak punya teman. 

"Pengen nonton Milea dan TTM. Tapi gak punya teman :( Sedih akutu," cuitnya pada Senin, 9 Maret 2020, pukul 20:28. 

Pun demikian dengan akun @windyarsandaa yang bersiul, "sedih dah gaada yang ngajak nonton milea :(," paparnya pada Jumat, 21 Februari pukul 14:40. 

Netizen juga mengunggah cuitan dengan emosi sedih karena film yang disutradarai oleh Fajar Bustomi itu membawa kembali kenangan lama dan teringat mantan.

Emosi bahagia atau senang (Joy) turut mewarnai cuitan netizen (184 tweet). Akun @MelisaWu mencuitkan kekagumannya terhadap pemilihan tempat yang menjadi lokasi syuting Milea.

"Watching Milea movie memang bikin bulu kuduk merinding karena aku bukan bucin, tp seneng banget ngeliat pemilihan tempat & suasana, adem aja gitu di Bandung. Jadi mau pindah kesana," cuitnya pada Sabtu, 22 Februari pukull 17.00. 

Terdapat pula netizen yang merasa sebal dan muak, dengan karakter Milea yang dianggap netizen menyebalkan. Emosi sebal ini terpantau dicuitkan hingga 76 tweet.

Sejumlah tagar pun menjadi populer di aplikasi "Burung Biru". Seperti, #Milea (59 tweet),  #Dilan (36 tweet), dan #AkuMauKaosMilea(10 tweet).

Secara sebaran demografi netizen, film Milea yang diperankan aktor Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla masih menjadi magnet utama bagi kaum perempuan. Sebanyak 52,2% netizen perempuan lebih banyak membahas film tersebut di media sosial.

Sementara itu, generasi Z dengan rentang umur 18-25 tahun menjadi netizen yang paling banyak membicarakan film Milea (48%). Di posisi kedua, ada generasi milenial dengan rentang umur 26-35 tahun (41%). Lalu sisanya, usia di bawah 18 tahun (6%) dan di atas 35 tahun (5%).