Dendang BNI Java Jazz 2020 di Media

Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) - salah satu festival musik jaz terbesar di dunia - rutin digelar setiap tahun pada awal Maret sejak tahun 2005. Keberadaan festival ini seolah-olah menegaskan pesatnya perkembangan musik jaz di tanah air. 

Sejumlah musisi jaz terkenal dari negara lain sudah pernah mengisi acara ini, di antaranya Santana, Lee Ritenour, dan Dave Koz. Menariknya, festival ini juga diperkaya musisi dari genre musik yang lain, seperti R&B, Soul, dan Reggae. Tidak heran jika cukup banyak masyarakat yang antusias menghadiri festival ini.

Isyana Paling Populer

Tahun ini, Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 diadakan pada 28 Februari - 1 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Beberapa musisi kondang turut hadir meramaikan ajang itu, mulai dari Bruno Major, The Jacksons, Phil Perry hingga artis lokal seperti Trie Utami, Ita Purnamasari, Memes, Yuni Shara, Deddy Dhukun, Mus Mudjiono, dan Fariz RM. 

Untuk menarik minat generasi milenial, panitia juga mengundang sejumlah musisi yang mewakili dan disukai generasi ini, di antaranya Omar Apollo, Isyana Sarasvati, Tulus, Rizky Febian, dan Efek Rumah Kaca. 

Pantauan Indonesia Indikator (I2) selama periode 26 Februari-3 Maret 2020, generasi Z dengan rentang umur 18 tahun-25 tahun menjadi yang paling banyak membicarakan BNI Java Jazz Festival. Di posisi kedua, ada generasi milenial dengan rentang umur 26 tahun-35 tahun. #JJF2020, #JavaJazz2020, dan #JavaJazzFestival2020 merupakan tagar teratas (hashtag) yang banyak diunggah warganet media sosial Twitter terkait event BNI Java Jazz Festival. 

Selama periode tersebut, I2 memantau 1.098 cuitan warganet yang memperbincangkan BNI Java Jazz Festival. Kemeriahan BNI Java Jazz Festival 2020 turut disuarakan netizen dengan sentimen cuitan positif.

Isu tentang penampilan para musisi mendominasi cuitan warganet (34%). Penampilan musisi internasional seperti The Jackson, Omar Apollo, hingga penampilan penyanyi dalam negeri, seperti Tulus, Isyana Sarasvati, Rizky Febian, Yuni Shara, dan Fariz RM berhasil memukau pengunjung dan rasa itu diteruskan di sosial media mereka.

Isyana menjadi musisi yang paling populer di media sosial. Dia menempati posisi pertama (268 tweet) di jajaran penyanyi yang paling banyak di-mention netizen terkait event Java Jazz Festival. Warganet banyak yang memuji penampilan Isyana membawakan album barunya Lexicon. Bersama sang suami, Isyana tampil dengan gaya yang lebih berani dan penampilan panggung yang penuh emosi. Lagu itu jauh dari kesan yang selama ini ditunjukkan oleh penyanyi kelahiran Bandung 26 tahun lalu itu. Selain itu, cuitan akun twitter Isyana @isyanasarasvati “Unbelievable energy. Thank you Java Jazz 2020” banyak di-retweet warganet. 

Isyana juga menarik perhatian media online. Pernyataan penyanyi sekaligus penulis lagu top itu banyak dikutip media online (147 pernyataan). Ini tidak terlepas dari peluncuran album terbaru Isyana pada acara tersebut. Isyana menyebutkan "Lexicon" merupakan album yang sangat personal baginya. Dia juga mempersembahkan sebuah lagu yang sangat spesial untuk suaminya, Rayhan Maditra dan orang-orang yang selalu memberikan dukungan terhadap karir musik dan keputusan hidupnya. 

Dia berada di posisi kedua di jajaran influencer di media online. Posisinya tepat di bawah Direktur Java Festival Production Dewi Gontha (202 pernyataan) yang menjadi referensi utama media dalam memberikan keterangan seputar pelaksanaan BNI Java Jazz Festival, hingga antisipasi terhadap ancaman coronavirus. 

Nama musisi Chrisye turut di-mention warganet (24 tweet). Hal ini dikaitkan dengan dimainkannya lagu-lagu Chrisye oleh Komponis Erwin Gutawa. Hebatnya, Erwin Gutawa memadukan visual dan audio dari mendiang Chrisye dengan balutan musik orkestra. Sosok sang legenda musik Indonesia itu pun hadir melalui rekaman suara asli serta dukungan visual, diambil dari beragam panggung, tur, maupun konser tunggal mulai 1994.

Sementara itu, isu lain yang juga banyak dicuitkan warganet terkait dengan kemeriahan Java Jazz (19%) dan banjir di Java Jazz (18%). Warganet turut mencuitkan seputar kondisi cuaca buruk yang terjadi di tengah-tengah berlangsungnya festival Java Jazz. Disebutkan hujan deras membuat beberapa spot di lokasi festival kebanjiran. 

Kendati pelaksanaan BNI Java Jazz 2020 diwarnai hujan lebat yang menyebabkan sebagian area festival mengalami banjir, tetapi tak menyurutkan keinginan pengunjung untuk menuntaskan acara itu. Apalagi, musisi yang tampil juga mengeluarkan kemampuan terbaiknya. 

Warga Twitter juga mencuitkan berbagai isu lain, yakni kuis berhadiah tiket Java Jazz (11%), ancaman virus corona (8%), layanan BNI Sonic (5%), dan special show Java Jazz (5%).