BPJS Ketenagakerjaan Tawarkan KPR dengan Cicilan Bunga Murah

BPJS Ketenagakerjaan bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mengembangkan berbagai fasilitas demi menunjang kepemilikan rumah bagi masyarakat. Kerja sama ini supaya peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa meraih bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang lebih ringan.

Aturan kerja sama tersebut‎, menurut Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif, masih digodok diantara perbankan dan kementerian terkait. Tapi, diharapkan bunga pinjaman bisa lebih rendah dari bunga KPR komersial yang ada di pasar.

 

"Kita sekarang dalam tahap pembicaraan kembali supaya konkrit bunganya itu yang lebih bagus dari tujuh persen. Kita masih mencari skema terbaik," ujar Krishna, ‎ditemui usai penandatanganan dan perjanjian kerja sama antara BTN dengan 7 perusahaan pelat merah di Gedung BUMN, Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Krishna mengharapkan, agar aturan yang sedang digodok bisa rampung cepat. Sehingga, bisa dijalankan pada 2017.‎

"Kami harapkan 2017 bisa diimplementasikan," terang Krishna.

Setidaknya, bilang dia, ada 20 ribu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi target awal yang bisa menikmati KPR dengan bunga murah. Jumlah itu diyakini bisa bertambah sesuai dengan ketersediaan rumah yang ada.

Terkait syarat yang bisa meraih kepemilikan rumah tersebut, lanjut Krishna, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 35/2016 tentang Tata Cara Pemberian, Persyaratan, dan Jenis Manfaat Layanan Tambahan Dalam Program Jaminan Hari Tua. Dia mengaku masih melakukan pembahasan soal  petunjuk pelaksanaan (juklak) bersama BTN.

"Pemerintah sudah mendukung, Permenaker sudah ada, sekarang tinggal juklaknya. Sekarang lagi disusun sama BTN,"‎ tukas Krishna.

Loading...
Loading...