Gowes dan Upaya Tetap Sehat di Tengah Pandemi

"Mengayuh sepeda di akhir pekan, di area seputar Istana Bogor, lumayan membuat tubuh berkeringat. Dengan berolahraga, badan lebih sehat, imunitas tubuh pun menjadi lebih baik. Selamat berakhir pekan," demikian cuitan Presiden Joko Widodo, Sabtu (25/7) pekan lalu.

Cuitan itu sontak diserbu warganet Twitter. Hingga kini, tweet tersebut telah mendapatkan 6.600 likes, 540 retweet, dan 352 komentar. 

Gowes menjadi salah satu cara Presiden Jokowi untuk tetap bisa berolahraga di tengah pandemi Covid-19. Tak hanya Jokowi, bersepeda juga menjadi salah satu jenis olahraga pilihan favorit warga.

Pandemi Covid-19 menunjukkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Sepeda kembali terasa manfaatnya saat pandemi melanda dunia seperti sekarang ini. Selain menjaga kebugaran tubuh, bersepeda juga menjaga kualitas udara. 

Analisa Big Data Indonesia Indicator (I2) tertuju pada tren bersepeda di tengah masyarakat. Periode pemantauan satu bulan terakhir pada kurun waktu 27 Juni hingga 26 Juli 2020, terdapat 51.826 cuitan warganet yang membicarakan mengenai sepeda.

Warganet platform "Burung Biru" terekam banyak mencuitkan terkait aktivitas saat bersepeda (12.832 cuitan). Netizen kerap mengunggah gambar atau video ketika sedang bersepeda. Tidak sedikit juga netizen yang mengunggah catatan jarak tempuh hingga kecepatan mereka dalam bersepeda. 

Besarnya minat netizen untuk bersepeda juga diiringi oleh besarnya perbincangan mengenai jual-beli sepeda di Twitter (5.187 cuita).  Selain itu, tren harga sepeda mahal turut dicuitkan netizen (2.615 cuitan). Mahalnya harga beberapa jenis sepeda membuat sebagian netizen terkejut. Salah satunya adalah sepeda lipat merek Brompton yang mematok harga hingga puluhan juta rupiah.

Isu lain yang juga menjadi perbincangan warga Twitter adalah soal ketertiban bersepeda atau anjuran tertib bersepeda (1.095 cuitan). 

Sementara itu, wacana pemungutan pajak sepeda menjadi perbincangan utama netizen (18.267 cuitan). Wacana ini mengerucut pada pro dan kontra antara yang mendukung pemungutan pajak, dengan yang tidak setuju adanya pemungutan pajak bagi sepeda. 

Isu tersebut ramai setelah salah satu media nasional mengunggah berita berjudul "Pajak Sepeda Bakal Dipungut, Kemenhub Buka Wacana Pesepeda Bayar Pajak," pada Senin (29/6). Informasi itu kemudian dibantah oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

DKI Jakarta Paling Cerewet 

Berdasarkan penelusuran I2, obrolan mengenai sepeda didominasi oleh pria dengan persentase 66%, sedangkan oleh perempuan sebesar 34%. Sementara, dari segi rentang umur, perbincangan mengenai sepeda banyak diminati oleh kelompok umur 18-25 tahun dan 26-35 tahun.

Perbincangan mengenai sepeda tersebar di Indonesia meski masih terpusat di Pulau Jawa, dengan konsentrasi cuitan terbesar berasal dari DKI Jakarta (2.389 akun). Kemudian diikuti oleh Jawa Barat (579 akun), Jawa Timur (426 akun), dan Jawa Tengah (345 akun).

Daerah lain yang juga ramai mencuitkan tren bersepeda adalah Kalimantan Timur (121 akun), Bali (114 akun), Kalimantan Selatan (113 akun), Sulawesi Selatan (82 akun), Kepulauan Riau (79 akun), serta Sumatera Utara (73 akun).

 

 

 


Langkah Jitu Ridwan Kamil Perangi Covid-19

Muda, pemimpin bercorak milenial berlatar belakang akademisi. Ia adalah Ridwan Kamil, mantan Wali Kota Bandung yang kini terpilih sebagai Gubernur provinsi Jawa Barat sejak September 2018 hingga 2023 mendatang. Disapa publik dengan nama Kang Emil, elektabilitasnya naik dan disebut publik sebagai kepala daerah dengan kinerja terbaik dalam menangani pandemi Covid-19 di wilayahnya. 

Penelusuran big data Indonesia Indicator (I2) dalam satu bulan terakhir sepanjang periode 24 Juni - 24 Juli 2020 menemukan setidaknya ada lima pendekatan jitu Ridwan Kamil dalam memimpin Pemprov Jabar untuk menangani pandemi Covid-19. Kelima terobosan itu membuat Pemprov Jawa Barat yang dinilai proaktif dalam menangani Covid-19. Pendekatan proaktif ini menjadikan Jabar sebagai provinsi pertama yang melakukan tes berbasis metode Polymerase Chain Reaction (PCR), saat semua uji PCR dipusatkan di Jakarta.

Penanganan Covid-19 Ridwan Kamil juga dinilai transparan dengan merilis aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (PIKOBAR). Aplikasi ini merupakan bentuk transparansi Pemprov Jabar kepada publik dalam penanganan pandemi. 

Terobosan lain, basis kebijakan penanganan Covid-19 ilmiah dan mengacu pada riset. Kang Emil kerap membuat keputusan berdasarkan masukan para ahli, seperti dalam menentukan jumlah warga yang harus dites. Jabar mengejar 300 ribuan tes PCR atau 0,6% dari 50 juta warganya yang merupakan standar Korea Selatan untuk memetakan persebaran Covid-19.

Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) itu juga mampu mendorong pemerintahan inovatif dengan menggerakkan seluruh industri untuk mengubah fokus demi melawan pandemi Covid-19. Hal ini diwujudkan dengan suksesnya PT Biofarma yang memproduksi test kit PCR Virus Corona secara mandiri. Jabar juga mampu menggerakkan PT Pindad dan PT Dirgantara Indonesia untuk memproduksi ventilator mandiri, sehingga bisa menekan jumlah ventilator impor.

Kemudian, Ridwan Kamil dinilai sanggup membangun pemerintahan kolaboratif dengan menggandeng berbagai pihak dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Salah satunya yakni hampir 50% alat Rapid Diagnostic Test (RDT) untuk tes masif yang dimiliki Jabar adalah donasi dari Yayasan Buddha Tzu Chi.

I2 merekam pemberitaan terkait Ridwan Kamil dalam menangani Covid-19 tersebar di 486 media di Indonesia baik media lokal maupun nasional di Indonesia. Republika menjadi media yang paling banyak mengangkat pemberitaan terkait sepak terjang Ridwan Kamil, mencapai 225 berita.

Jaringan media Grup Kompas Gramedia juga ramai memberitakan Ridwan Kamil. Di antaranya Tribun Jabar dan Kompas yang meliput Ridwan Kamil masing-masing hingga 189 berita dan 120 berita. Kompas mengangkat langkah dan terobosan Ridwan Kamil dalam mencegah penyebaran Covid-19. 

Media lain yang juga memberitakan lulusan University of Berkeley itu adalah Pikiran Rakyat 167 sebanyak berita. Lalu, Detik (154 berita) yang banyak memberitakan tentang kemampuan Jabar dalam memproduksi test kit reagen PCR. 

Kemudian, Sindo News (123 berita), Kumparan (122 berita), Inilah Koran (188 berita), Binis Jabar (113 berita), dan RMOL Jabar (108 berita).

Suksesnya penanganan Covid-19 itu terbukti turut mengerek sentimen media. Sosok Ridwan Kamil banyak diberitakan media dengan sentimen positif sebanyak 41%. Pemberitaan positif ini bersumber dari isu seputar uji klinis vaksin Covid-19, kesiapan Pemprov Jabar dalam memfasilitasi tes masif Corona di institusi pendidikan kenegaraan, wacana pemberian sanksi tegas bagi pelanggar protokol kesehatan, capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keungan (BPK), dan sejumlah isu lainnya. 

Sedangkan pemberitaan netral dan negatif masing-masing sebesar 40% dan 19%. Sentimen negatif terkait Ridwan Kamil, salah satunya dikaitkan dengan penemuan klaster baru COVID-19, seperti di pabrik Unilever dan Secapa TNI AD di Jabar. Selain itu, target ekonomi Pemprov Jabar juga mendapat kritik dari ekonom Rizal Ramli.

Anak dalam Cengkeraman Kekerasan Seksual

Miris, mungkin itu satu kata yang bisa menggambarkan keadaan ini. Warga Negara asal Prancis, Francois Abello Camille alias Frans terungkap melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Pelaku menyasar anak jalanan sebagai korbannya. Modusnya adalah menjadikan anak di bawah umur sebagai foto model sebelum disetubuhi. Dalam melancarkan aksinya, pria berusia 65 tahun itu tidak segan melakukan kekerasan jika korban menolak saat diajak berhubungan intim. Yang mengejutkan, pelaku telah mencabuli 305 anak hanya dalam kurun waktu tiga bulan, dari Desember 2019 hingga Februari 2020. 

Tindakan bejat Frans tersebut merupakan kasus pelecehan dan pencabulan anak yang paling banyak memakan korban di Indonesia, setidaknya dalam temuan kasus sebulan terakhir yang diberitakan media massa. Indonesia Indicator (I2) merangkum data dari total 3.785 berita yang tersebar di 781 portal media online lokal dan nasional Indonesia yang memberitakan tentang pelecehan seksual terhadap anak sepanjang periode 20 Juni hingga 21 Juli 2020. 

I2 menemukan ada 115 kasus pelecehan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh 143 tersangka dan menelan korban sebanyak 539 anak di bawah umur. Selain Frans, kasus yang tercatat banyak memakan korban adalah sodomi oleh guru silat atau ilmu kanuragan di Sukabumi yang menelan 35 anak laki-laki di bawah umur. 

Aksi pencabulan oleh guru silat juga terjadi di Pringsewu, Lampung. Pelaku berinisial IM dan IP melakukan aksi pencabulan terhadap 24 anak laki-laki. Para korban tidak berani menolak karena posisi sang guru dalam organisasi tersebut.

Beberapa kasus pelecehan seksual terhadap anak yang turut mengejutkan publik adalah kasus pemerkosaan terhadap anak yang diduga dilakukan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur. Pelaku berinisial DA menerima kecaman dari berbagai pihak karena tempat perlindungan yang seharusnya aman untuk anak justru menjadi tempat bagi predator anak. Lalu, kasus pembunuhan oleh NF – yang ternyata mengalami trauma berat bukan hanya karena diperkosa, tetapi juga dijual ke beberapa pria hidup belang.

Di Kabupaten Tangerang, kasus pemerkosaan terhadap seorang gadis dilakukan delapan orang. Korban mengalami trauma berat hingga meninggal dunia karena infeksi kelamin dan rahim. Enam pelaku telah ditangkap polisi, dua di antaranya masih buron.

Dilakukan oleh orang terdekat 

Catatan I2, pelaku pencabulan atau pelecehan terhadap anak terbanyak dilakukan oleh orang terdekat korban, yakni tetangga, keluarga, dan teman korban. Sebesar 33% pelaku merupakan tetangga korban, sekitar 27% merupakan anggota keluarga korban sendiri, 12% teman, serta sekitar 5% guru. 

Dari data ini menyebutkan bahwa anak sangat rentan keselamatannya bahkan di lingkungan terdekat yang seharusnya aman, yaitu keluarga, lingkungan perumahan, dan sekolah. Dari data ini juga terlihat bahwa pelaku paling banyak berasal dari kalangan yang dihormati oleh anak, yaitu orang dewasa di sekelilingnya. 

Pencabulan atau pelecehan seksual terhadap anak dalam persentase lebih kecil juga dilakukan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), pendeta, dukun, pejabat desa, hingga oknum polisi.

Berdasarkan sebaran kasus, hanya ada enam provinsi yang tidak ditemukan pemberitaan tentang kasus pelecehan seksual terhadap anak dalam kurun waktu 20 Juni hingga 21 Juli 2020. Keenam provinsi tersebut yakni Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Yogyakarta, dan Maluku.

Sumatera menjadi wilayah paling banyak dengan jumlah kasus pelecehan dan pencabulan sebanyak 43 kasus. Kemudian, Jawa sebanyak 35 kasus, Kalimantan 13 kasus, Sulawesi 11 kasus, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak enam kasus. 

Wilayah lain, Maluku Utara dan Papua sebanyak tiga kasus, Bali sebanyak tiga kasus, dan Nusa Tenggara timur sebanyak tiga kasus.

Data di atas merupakan data yang diambil dari pemberitaan media, yang kasusnya sudah terkuak dan membuat geger. Data ini barangkali seperti fenomena gunung es, angka ini bisa jadi lebih besar. Kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak dapat saja berakhir tidak diketahui dan anak dipaksa diam di bawah ancaman, karena mayoritas pelakunya adalah orang terdekat.

Prabowo Yang Penuh Pesona

Namanya ramai diperbincangkan publik. Langkahnya membatalkan kontrak-kontrak alutsista senilai Rp50 triliun di Kementerian Pertahanan disebut-sebut sangat heroik karena berhasil menyelamatkan uang negara. Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto selalu mengevaluasi pembelian alutsista dan berkomitmen untuk menghentikan kebocoran anggaran negara.

Anggota Komisi VI Fraksi Gerindra Andre Rosiade seperti dikutip Detik.com mengatakan pembatalan kontrak puluhan triliun rupiah itu disebabkan oleh dua alasan. Pertama, alutsista itu dianggap tidak cocok digunakan di Indonesia. Kedua, alutsista itu dianggap kemahalan.

Sontak nama Prabowo ramai tersorot media kembali. Maklum, pertama kali dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Negara pada Senin, 22 Oktober 2019 lalu dan diminta mengemban tugas sebagai pembantu presiden, menjadi momen tidak terduga. Prabowo mencuri perhatian media karena sebelumnya merupakan lawan Jokowi sebanyak 2 kali sejak Pilpres 2014 hingga Pilpres 2019 lalu.

Indonesia Indicator (I2) mencatat, upaya Prabowo membatalkan kontrak-kontrak bermasalah di Kementerian Pertahanan itu turut mendorong sentimen positif pemberitaan di media online dalam satu bulan terakhir periode 18 Juni–19 Juli 2020.

Sepanjang jangka waktu tersebut, sosok Prabowo dominan diberitakan secara netral-positif oleh media online, masing-masing sebesar 52% dan 31%. Sementara sekitar 17% berisi sentimen negatif.  

Isu lain yang juga menjadi sentimen positif  terkait pembelian 500 kendaraan taktis Maung buatan Pindad, dukungan berbagai pihak terhadap peran Menteri Pertahanan dalam program Food Estate, hingga upaya Prabowo mencari tipe pesawat tempur untuk memperkuat alutsista dalam negeri. 

Riset I2 juga menunujukkan terdapat 749 portal media yang memberitakan figur Prabowo. Portal Republik Merdeka (RMOL) menjadi media yang paling banyak memberitakan Prabowo dengan 135 berita. Disusul di posisi kedua, Detik.com dengan 133 berita. 

Media lain yang memberitakan Prabowo adalah Tribun News (110 berita), CNBC Indonesia (106 berita), Warta Ekonomi (92 berita), CNN Indonesia (89 berita), Republika (84 berita), Suara.com (83 berita), Kompas (77 berita), dan Tempo.co (76 berita). 

Media juga merekam berbagai aksi Prabowo dalam kiprahnya sebagai Menteri Pertahanan selama hampir setahun ini. Tidak lama sejak dilantik, Prabowo diberitakan karena memilih untuk menyumbangkan gajinya. Prabowo disebut tidak akan menerima gaji sebagai menteri dan menyalurkannya ke berbagai yayasan seperti yayasan kanker, lembaga zakat, hingga rumah ibadah.

Aksi lain adalah mempromosikan alutsista dalam negeri yang gencar disuarakan ke berbagai negara. Prabowo konsisten menawarkan dan memperkenalkan produk alutsista dalam negeri produksi PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia (DI), PT PAL Indonesia, hingga PT LEN Industri.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga terus menekan impor alutsista. Salah satunya dilakukan di awal tahun 2020. Saat itu, Prabowo bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir untuk membahas upaya memaksimalkan klaster industri pertahanan dalam negeri. Belum lama ini Prabowo juga membeli 500 kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad sebagai bentuk upaya pemerintah menghidupkan industri pertahanan dalam negeri. 

Selain di bidang militer, Prabowo mendukung industri strategis pertahanan seperti PT Pindad dan PT DI untuk memproduksi ventilator, menyusul kebutuhan yang sangat tinggi di sama pandemi ini. Adanya ventilator buatan dalam negeri ini dapat memenuhi ketersediaan alat kesehatan, sekaligus menekan impor ventilator di tengah pandemi. 

Media online juga memberitakan Prabowo terkait ketahanan pangan. Prabowo dipercaya Jokowi untuk menjaga pertahanan nonmiliter dengan menjadi leading sektor program Ketahanan Pangan Food Estate. Food Estate ini kelak akan menjadi cadangan strategis negara di bidang pangan dalam menghadapi ancaman krisis pangan dunia yang telah diprediksi oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (Food and Agriculture Organization/FAO).

 

Melihat Pertarungan Trump vs Biden: Siapa Unggul?

Amerika Serikat (AS) akan melaksanakan pemilihan presiden (pilpres) ke-59 pada 3 November 2020. Calon mengerucut pada dua nama, petahana sekaligus kandidat dari Partai Republik, Donald Trump dan kontestan dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Jalan terjal untuk kembali merengkuh kekuasaan dihadapi Trump lantaran banyak peristiwa yang menggerus reputasinya. Diawali dari kebijakan kontroversial membangun tembok tinggi di perbatasan selatan guna menghalau imigran ilegal; mendesak pemerintah Ukraina menyelidiki putra penantangnya, Hunter Biden dan berujung pada pemakzulan terhadapnya; kematian warga kulit hitam, George Floyd oleh kepolisian di Minneapolis dan memicu gelombang protes; penanganan pandemi coronavirus baru (Covid-19); hingga keputusan AS keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam masa kampanye ini, Trump menghadapi peristiwa yang mengejutkan. Kampanye politiknya di Tulsa, Oklahoma, pada medio Juni, sepi penonton lantaran digembosi fans K-pop. Kegiatan hanya dihadiri 6.200 orang dari klaim sejuta tiket terjual. Tak ayal, Trump belakangan mencopot Brad Parscale sebagai manajer tim suksesnya.

Sementara itu, perjalanan Biden menjadi AS-1 justru cenderung lebih mulus. Apalagi, setelah Bernie Sander mundur dari bursa pencalonan dan mengalihkan dukungannya. Manuver politik Trump melalui Hunter Biden pun gagal dan menjadi bumerang.

Biden dielu-elukan di Twitter

Dinamika Pilpres AS 2020 antara Biden kontra Trump pun menjadi sorotan di sejumlah media daring (online) arus utama. Berdasarkan pantauan Indonesia Indicator (I2), dalam semester I 2020, mulai 1 Januari - 30 Juni 2020, pemberitaan terkait Trump mencapai 270.142 artikel di 1.763 portal. Jumlah ini unggul dibandingkan Biden yang diberitakan dengan 62.833 artikel pada 943 media. 

Pada rentang waktu yang sama, kicauan netizen tentang Trump juga jauh lebih besar dibandingkan Biden. Ekspos terhadap petahana sebesar 1.449.862 cuitan, sementara penantang cuma 212.952 cuitan.

Dari sisi sentimen di media online, keduanya hanya beda tipis meskipun sentimen negatif Trump lebih besar ketimbang Biden. Sebesar 48% dari total artikel tentang Trump adalah negatif, disusul netral 29%, dan 23% positif. Adapun pemberitaan positif mengenai Biden mencapai 23%, lalu 35% netral, dan 42% negatif.

Citra keduanya terlihat kontras di media sosial Twitter. Biden jauh lebih dielu-elukan dibandingkan Trump di platform ‘Burung Biru”.

Sentimen positif terkait Biden juga jauh lebih tinggi dengan 64%, sentimen negatif 21%, dan netral 15%. Sementara sentimen positif dalam percakapan tentang  Trump hanya sebesar 23%, sentimen negatif 58%, dan netral 19%. 

Keterpurukan Trump tidak terlepas dari semakin tidak terkendalinya wabah Covid-19 di AS. Terlihat dari pemberitaan di media online menyangkut Trump yang didominasi oleh isu penanganan pandemi (97.882 artikel). Sementara untuk Biden, isu pemilihan Pilpres AS (35.918 artikel) lebih mendominasi dibandingkan empat masalah lain.

Hal serupa juga terjadi di Twitter. Trump paling banyak diperbincangkan netizen mengenai penanganan Covid-19, sebanyak 225.114 kicauan. Sedangkan cuitan terkait Biden paling banyak terkait Pilpres AS (31.227 kicauan).

Isu media mainstream lain terkait Trump adalah Pilpres AS (62.329 artikel), peristiwa George Floyd dan masalah rasial (41.107 artikel), keamanan nasional (34.042 artikel), serta perseteruan dengan China (23.222 artikel).

Sementara itu, pemberitaan menyangkut Biden juga membahas peristiwa George Floyd dan masalah rasial (11.515 artikel), penanganan Covid-19 (6.708 artikel), keamanan nasional (5.455 artikel), serta perang dagang AS-China (1.165 artikel).

Anomali Media

Terdapat anomali pemberitaan media dalam kontestasi Trump dan Biden. The New York Times paling banyak memberitakan tentang Trump dengan 5.621 artikel, disusul The Daily News (4.964 artikel), Breitbart (4.513 artikel), SRN News (4.071 artikel), Reuters (3.636 artikel), Local News 8 (3.181 artikel), News Week (2.758 artikel), Raw Story (2.697 artikel), OAN (2.322 artikel), dan News Max (2.217). 

Banyaknya pemberitaan oleh The New York Times bertolak belakang karena media ini dikenal memiliki afiliasi politik liberal, sedangkan Trump seorang politikus dari partai konservatif.

Anomali serupa juga terjadi dalam pemberitaan Biden. Ia mendapatkan coverage media terbesar justru dari Fox News, dengan 2.679 artikel. Fox News merupakan portal dengan afilitasi konservatif, sedangkan Wakil Presiden ke-47 AS itu adalah politikus Partai Demokrat. 

Media lain yang banyak memuat artikel terkait Biden adalah The New York Times (2.220 artikel), Washington Examiner (2.009 artikel), Breitbart (1.959 artikel), The Daily News (1.660 artikel), SRN News (1.381 artikel), Local News 8 (1.129 artikel), News Week (1.051 artikel), Bozeman Daily Chronicle (955 artikel), dan Red State (822 artikel).

Sebaran berita Trump cenderung merata dan dominan di seluruh negara bagian dibandingkan rivalnya. Trump dan Biden paling banyak diberitakan di Washington DC, masing-masing dengan 67.900 artikel dan 15.012 artikel. 

Kemudian pemberitaan Trump di New York sebanyak 39.995 artikel, sedangkan Biden 10.538 artikel. Wilayah Minneapolis juga lebih banyak pemberitaan terkait Trump (13.717 artikel), dibandingkan Biden (4.382 artikel). 

Intensnya pemberitaan di Minneapolis terkait isu meninggalnya George Floyd. Isu tersebut dimanfaatkan Biden untuk mengkritik kepolisian atas tewasnya warga kulit hitam itu, sehingga memicu munculnya gelombang aksi #BlackLivesMatter. 

Demikian juga dengan Los Angeles, di mana pemberitaan terkait Trump lebih banyak (8.977 artikel), ketimbang Biden (2.651 artikel).

Trump juga banyak diberitakan di Chicago (6.163 artikel), Atlanta (5.081 artikel), San Fransisco (4.731 artikel), Las Vegas (4.347 artikel), Detroit (4.292 artikel), dan Houston (4.031 artikel).

Sementara Biden tampak banyak diberitakan di Las Vegas (2.488 artikel), Houston (1.886 artikel), Atlanta (1.831 artikel), Philadelphia (1.780 artikel), Detroit (1.601 artikel), dan Chicago (1.576 artikel).

Ganjar Pranowo di Balik Prestasi Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah (Jateng) kembali menyabet peringkat pertama pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020. 

Provinsi yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo ini menjadi yang terbaik karena inovasi-inovasi pembangunan daerah yang dilakukan. Di antaranya, program pengurangan kemiskinan melalui “Satu OPD, Satu Desa Dampingan”, Program Sekolah Tanpa Sekat, dan Program Rumah Sakit Tanpa Tembok. Melalui terobosan ini, Jateng mengungguli Provinsi Bengkulu dan Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan itu menjadi istimewa lantaran Provinsi Jateng juga menyabet predikat serupa di tahun lalu. Selain itu, tahun ini titel terbaik tidak hanya diraih tingkat provinsi saja, tapi juga dua pemerintah daerah yakni Kabupaten Temanggung dan Kota Semarang.

Kesuksesan Jateng hingga sanggup menggondol berbagai penghargaan itu tak terlepas dari sosok Ganjar sebagai Gubernur. Banyak cerita yang terungkap ke muka publik akan sosok Ganjar, terutama prestasinya. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, nama Ganjar semakin mengemuka lantaran disebut paling responsif.

Seperti yang berhasil direkam melalui Big Data Indonesia Indicator (I2) pada periode 1 Juni-20 Juni 2020. Terdapat 102.186 cuitan netizen dan 4.685 berita media online yang membahas figur Ganjar.

Cuitan netizen didominasi oleh sentimen positif dan netral masing-masing sebesar 50% dan 33%. 

Respons langsung Ganjar terhadap pengaduan warga di Twitter mendorong perbincangan bernada positif. Berdasarkan pantauan I2, perhatian masyarakat Indonesia terhadap pengaduan langsung warga Jateng ini tidak kecil. Cuitan terkait pengaduan langsung tercatat mencapai 6.481 cuitan dan mengungguli isu-isu lainnya pada periode pemantauan yang sama. 

Dalam cuitannya, warga platform 'Burung Biru' banyak mengeluhkan atau melaporkan kendala yang dihadapi kepada sosok Ganjar. Figur Ganjar pun tercatat aktif merespons berbagai pertanyaan dan keluhan netizen. 

Pemberian bantuan sosial hingga wacana pembukaan tempat wisata juga menjadi pembentuk sentimen positif terkait Ganjar. Sepanjang periode tersebut, warga Twitter terlihat beramai-ramai mencuitkan terkait penanganan Covid-19, persiapan new normal, wacana pembukaan tempat wisata, dan bantuan sosial masing-masing sebanyak 4.707 tweet, 2.232 tweet, 1.571 tweet, dan 1.062 tweet. 

Isu-isu tersebut juga menjadi santapan media online. Langkah penanganan Covid-19 diberitakan sebanyak 1.707 berita, serta persiapan new normal dan protokol kesehatan sebanyak 1.613 berita. 

Prestasi Ganjar ini kemudian juga dilihat dalam aspek politik oleh sebagian netizen, seperti wacana atau dorongan agar Ganjar dapat menjadi kandidat di Pilpres 2024 (3.166 tweet). Nama tokoh yang juga disebut netizen sebagai pasangan Ganjar adalah Ridwan Kamil hingga Prabowo Subianto. Isu ini juga muncul di media online sebanyak 643 berita.

Sementara itu, I2 juga mencatat sentimen negatif terkait Ganjar Pranowo di Twitter mencapai 17%. Perbincangan bersentimen negatif banyak dicuitkan netizen dikaitkan dengan masih adanya zona merah Covid-19 di Jateng. Selain itu, pengaduan warga Jateng perihal tidak adanya keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa di Jateng juga mendorong sentimen negatif.

 

 

 

Masyarakat Internasional Dibombardir 70.372 Berita George Floyd

Sudah satu bulan lebih kematian George Floyd berlalu. Pria kulit hitam warga Amerika Serikat (AS) itu meninggal secara tragis pada 25 Mei 2020. Leher Floyd ditindih dengan lutut oleh oknum polisi Minneapolis, Derek Chauvin kurang lebih 7 menit. Kematian pria yang dituduh membeli rokok memakai uang palsu ini mengguncang dunia hingga mendorong pemberitaan secara masif media internasional dengan ragam isu.  

Tepat satu bulan kematian George Floyd, Indonesia Indicator (I2) merilis riset tentang pemberitaan George Floyd di media mainstream internasional pada periode 25 Mei hingga 25 Juni 2020. Hasilnya, terdapat 70.372 berita dari 1.284 Portal media online internasional berbahasa Inggris yang mengangkat pemberitaan kematian Floyd.

Dari sisi isu, Indonesia Indicator mencatat ada sepuluh isu terbesar yang diangkat media mainstream internasional. Aksi protes terhadap kematian George Floyd menjadi isu yang paling banyak diangkat media sebanyak 37.078 berita. Media serempak mengulas aksi protes yang banyak berlangsung di beberapa negara bagian di Amerika Serikat (AS) yang berujung pada kerusuhan dan penjarahan. 

Gerakan Black Lives Matter (BLM) menempati posisi kedua sebanyak 14.760 berita. Masifnya pemberitaan mengenai aksi protes atas kematian Floyd menguatkan kembali gerakan BLM, sebagai bentuk perlawanan terhadap kekerasan dan rasisme sistemik yang terjadi di AS. Aksi BLM pun menjalar ke berbagai negara dan kalangan dari masyarakat umum, tokoh politik, selebritas, atlet, hingga perusahaan swasta.

Kematian George Floyd membuat politik AS juga ikut terguncang. Pilpres AS yang direncanakan 2020 ini juga menjadi sorotan banyak pihak, dan kasus kematian berbasis rasial ini menjadi bola panas dalam politik negara adidaya itu. Isu Pilpres AS menjadi isu ketiga terbesar dalam pemberitaan kematian Floyd, sebanyak  7.065 berita. 

Dalam jajak pendapat terbaru CNN yang dilakukan oleh SRRS pada 8 Juni 2020, popularitas politik Presiden Donald Trump anjlok dari pesaing pemilunya, Joe Biden usai protes isu rasisme yang melanda negara tersebut. 

Sementara isu persidangan pembunuhan George Floyd dan wacana reformasi kepolisian AS menempati posisi keempat dan kelima. Media mainstream internasional mengangkat isu ini masing-masing sebanyak 5.610 dan 5.116 berita.

Popularitas Trump Terus Menukik

Selain lima isu teratas, riset media sosial I2 pada periode 25 Mei - 25 Juni juga mencatat 10 top person atau figur yang paling banyak diberitakan terkait kematian pria keturunan Afrika-Amerika ini. Floyd, sebagai korban, menjadi sosok yang paling banyak diberitakan media online internasional dengan 65.305 berita. Sementara Presiden AS, Donald Trump menjadi figur kedua yang paling banyak diberitakan media online global sebanyak 18.017. Dia banyak dikaitkan dengan pemberitaan seputar protes kematian Floyd, Gerakan Black Lives Matter, wacana reformasi kepolisian, hingga popularitasnya yang semakin tergerus oleh isu ketidakadilan dan rasisme.

Pernyataan Trump juga banyak mendapat atensi media, tercatat sebanyak 21.958 pernyataan. Tingginya sorotan media terhadap politikus Partai Republik ini karena banyak mengeluarkan komentar-komentar kontroversial seputar penanganan demo yang berujung kerusuhan. Misalnya, pernyataan ‘Hari Hebat’ yang dilontarkan Trump dinilai menimbulkan kebingungan publik AS di negeri tersebut. 

"We all saw what happened last week. We can't let that happen. Hopefully George is looking down and saying this is a great thing that's happening for our country. (It's) a great day for him. It's a great day for everybody,“ ujar Trump (05/06/2020). 

Sementara itu, rival politik Trump yang juga Capres AS Joe Biden memanfaatkan isu tersebut untuk tampil di media. Biden tercatat diberitakan sebanyak 5.135 berita. Politikus Demokrat pesaing Trump di Pemilu AS ini juga menjadi top influencer kedua dan dikutip media sebanyak 5.488 pernyataan. Joe banyak memberikan pandangannya seputar keadilan ras dan berhasil menarik simpati publik dengan bertemu keluarga George Floyd dan menghadiri pemakaman Floyd. 

“Now is the time for racial justice. That’s the answer we must give to our children when they ask why. Because when there is justice for George Floyd, we will truly be on our way to racial justice in America,“ ujar Joe Biden (27/05/2020).

Nama-nama lainnya yung juga banyak diberitakan media lainnya adalah terdakwa pelaku pembunuh George Floyd, yakni eks polisi Minneapolis Derek Chauvin yang diberitakan sebanyak 12.628 berita, Gubernur Minnesota Tim Walz 2.744 berita, mantan Presiden AS Barack Obama sebanyak 2.591 berita, Walikota Minneapolis Jacob Frey sebanyak 2.331 berita, Wali Kota New York City Bill de Blasio sebanyak 2.254 berita, Gubernur New York Andrew Cuomo sebanyak 1.825 berita, dan eks Polisi Minneapolis Thomas Lane sebanyak 1.734 berita.

10 Media Paling Produktif

Riset media internasional I2 pada 25 Mei hingga 25 Juni juga mencatat adanya 10 media yang banyak memberitakan seputar kematian George Floyd. The New York Times, menjadi portal media yang paling banyak mengangkat kematian Floyd dengan jumlah 1.965 berita. Sementara portal media online yang berafiliasi politik konservatif Fox News menempati urutan kedua sebanyak 1.933 berita. Disusul Daily News sebanyak 1.454 berita. Sedangkan portal berita sayap kanan Breitbart turut banyak memberitakan peristiwa George Floyd berada di posisi keempat sebanyak 1.041 berita. Disusul Local News8 sebanyak 1.007 berita, Washington Examiner 910 berita, Raw Story 822 berita, The Hill 710 berita, Ravalli Republic 690 berita, dan The Daily Progress sebanyak 690 berita.

Dari sisi peta sebaran pemberitaan, pemberitaan di AS tentang kematian George Floyd terjadi di sejumlah negara bagian. Minneapolis menjadi daerah dengan jumlah pemberitaan terbesar sebanyak 42.117 berita. Minneapolis merupakan negara bagian di mana George Floyd dibunuh hingga pecah kerusuhan.

Menempati kedua terbesar, ibukota AS Washington DC sebanyak 10.540 berita tentang Floyd. Disusul New York sebanyak 9.948 berita, Los Angeles 6.791 berita, Atlanta 5.325 berita, Houston 3.820 berita, Chichago 3.505 berita, Philadelphia 3.082 berita, Denver 2.391 berita, dan terakhir San Francisco sebanyak 2.242 berita. Secara umum di wilayah Eropa, London tercatat paling banyak mengangkat berita kematian Floyd yang dikaitkan dengan kampanye damai Black Lives Matter, dan mengutuk aksi kekerasan oleh Kepolisian AS sebanyak 4.071 berita. Disusul Paris 1.775 berita, Berlin 1.111 berita, Brusel 371 berita, Moscow 233 berita, Milan 223 berita, Madrid 212 berita, Hamburg 118 berita, Cologne 115 berita, dan Budapest sebanyak 115 berita.

Peta sebaran pemberitaan kematian juga terlacak di Asia, khususnya Asia Timur. Hal ini menyusul gelombang protes atas isu ketidakadilan ras juga ditanggapi oleh pemerintah China di Beijing hingga aksi demo kembali pecah di Hong Kong. Beijing merupakan kota yang paling banyak mengangkat peristiwa kematian Floyd sebanyak 886 berita. Disusul Seoul 478 berita, Tokyo 415 berita, Hongkong 93 berita, Taipei 89 berita, Shanghai 83 berita, Pyongyang 22 berita, dan Macau sebanyak 10 berita. 

Dari sisi sentimen, Indonesia Indicator mencatat pemberitaan kematian George Floyd banyak diberitakan secara negatif sebanyak 56%, sentimen netral 23%, dan sentimen positif 21%. Pemberitaan negatif tentang kematian George Floys tersebut dikaitkan dengan  aksi demonstrasi yang berujung kekerasan, kerusuhan dan penjarahan yang terjadi di beberapa kota di Amerika Serikat.

 

 

 

Seberapa Viral Hari Ulang Tahun Jakarta?

Hari Ulang Tahun ke-493 Kota Jakarta diperingati pada Senin, 22 Juni. Hari jadi Kota Jakarta pada 22 Juni ini ditetapkan pada masa pemerintahan Wali Kota Sudiro yang menjabat pada periode 1953–1958. 

Perayaan HUT DKI Jakarta kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena masih terjadi pandemi virus corona (Covid-19). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga Jakarta untuk menyambut ulang tahun kota Jakarta dari rumah saja demi mencegah penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China itu. Hal tersebut terlihat dalam unggahannya di akun media sosial Instagram yang sudah terverifikasi, @aniesbaswedan. "Mari sambut ulang tahun kota Jakarta dari rumah aja!" tutur Anies, Sabtu (20/6).

Di media sosial Twitter, netizen ramai mencuitkan Peringatan HUT DKI Jakarta. Indonesia Indicator (I2) merekam terdapat 2.371 cuitan di Twitter terkait topik tersebut dalam kurun waktu 19–22 Juni 2020.

Anies juga berkicau di platform 'Burung Biru' ini. "Hari ini, 22 Juni 2020, kita tunjukkan Jakarta adalah kota yang tangguh, Jakarta yang akan jauh lebih solid, Jakarta yang tetap ada untuk semua. Selamat Ulang Tahun Jakarta!" tulis Anies, Senin (22/6). Ucapan pendek Anies itu mencapatkan 909 retweets dan 3.400 likes. 

Perayaan ulang tahun Jakarta disambut penuh suka cita oleh warganet. Emosi senang (joy) dominan mengisi ruang perbincangan netizen terkait Peringatan HUT DKI Jakarta (64%). Emosi Joy banyak muncul dari ucapan hari ulang tahun dari netizen untuk Kota Jakarta.

Sementara emosi antisipasi (anticipation) (34%) dicuitkan netizen yang mengutarakan harapan dan doanya terhadap masa depan Jakarta. Warganet juga mencuitkan emosi percaya (trust) sebanyak 2% yang mencuitkan kepercayaannya bahwa Kolaborasi antara Pemda DKI Jakarta dan elemen masyarakat Jakarta akan membuat Jakarta semakin tangguh. 

Sederet tagar turut meramaikan ulang tahun Jakarta. Tagar #HUTDKI493 menjadi tagar terpopuler (60%) dikaitkan dengan peringatan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta. Selain itu, terdapat tagar #JakartaTangguh (21%). Tagar ini diangkat netizen karena merupakan tema HUT DKI Jakarta pada tahun ini, yang menggambarkan semangat dan ketangguhan masyarakat DKI Jakarta dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

Selain itu, netizen juga ramai-ramai mencuitkan tagar #HUTJakarta493 (12%), #HUTJakarta (5%), dan #HUTDKIJakarta (2%), yang berisi ucapan selamat ulang tahun terhadap ibu kota negara Indonesia tersebut. 

 

Hari ulang tahun kota yang dulu pernah bernama Batavia ini juga banyak diberitakan oleh media. Terdapat 1.310 berita media online yang membahas mengenai HUT DKI Jakarta pada periode yang sama.

Nama Anies Baswedan menjadi figur yang paling banyak diberitakan media terkait HUT DKI Jakarta (270 berita). Mantan Menteri Pendidikan ini banyak diberitakan seputar persiapan HUT, upacara peringatan HUT DKI Jakarta, hingga laporan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Keuangan DKI Jakarta yang menurutnya sebagai kado ulang tahun DKI Jakarta. 

Media daring juga memburu Anies untuk sumber rujukan pemberitaan sehingga menjadikannya sebagai figur tervokal di media daring (1.064 pernyataan). Dalam salah satu pernyataannya di media, Anies menjelaskan bahwa tema HUT DKI Jakarta saat ini yakni 'Jakarta Tangguh’. Tema tersebut untuk memperlihatkan masyarakat di DKI Jakarta yang memiliki semangat tinggi dan tangguh dalam menghadapi pandemi Covid–19.

Komisaris Utama PT Pertamina, yang juga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi figur kedua yang banyak diberitakan media sekaligus tokoh tervokal ke-4 dengan jumlah pemeritaan sebanyak 102 berita dan 62 pernyataan. 

Media memberitakan Ahok yang mengucapkan HUT DKI Jakarta di akun media sosialnya. Dalam cuitannya, Ahok berharap agar Kota Jakarta makin maju dan tak kalah dengan kota–kota lainnya di dunia. Selain itu, ia berharap agar warga Jakarta tetap sehat di masa Pandemi Covid–19.

"Untuk warga DKI Jakarta, saya ucapkan Selamat HUT DKI Jakarta ke-493. Dengan kondisi saat ini saya berharap warga Jakarta tetap sehat dan percaya kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini akan membuat kita semakin kuat menghadapi berbagai cobaan. Selamat ulang tahun Jakarta," tulis Ahok yang kemudian diretweet sebanyak 424 kali. 

Sosok lain yang juga menjadi top person adalan Sekda DKI Jakarta Saefullah (58 berita), Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (44 berita), dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (15 berita).  

10 Media Mainstream Nasional Dominasi Pemberitaan Pembukaan Tempat Ibadah

Kementerian Agama telah menerbitkan Surat Edaran tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid di Masa Pandemi.

Surat edaran ini diterbitkan sebagai respons atas kerinduan umat beragama untuk kembali melaksanakan ibadah di rumah ibadah masing-masing dengan tetap menaati protokol kesehatan, terutama  dalam rangka pencegahan persebaran Covid-19 dan perlindungan masyarakat dari risiko ancaman dampaknya. 

Terbitnya surat edaran tersebut mendapat respons beragam dari masyarakat, baik di sosial media maupun media online. Indonesia Indicator (I2) merekam terdapat 16.991 berita media online pada periode 1-15 Juni yang membahas terkait pembukaan tempat ibadah di tengah penerapan kenormalan baru (new normal).

Portal media online Republika menjadi yang terdepan mengabarkan informasi pembukaan tempat ibadah, yakni sebanyak 482 artikel. Republika memberitakan mengenai pembukaan tempat ibadah seperti Masjid, Gereja, dan lainnya. Kemudian berturut-turut disusul oleh Kumparan (282 artikel), Detik (234 artikel), Warta Kota (212 artikel), dan Inews Portal (204 artikel). Secara sebaran media, media mainstream nasional cenderung mendominasi 10 besar media share terkait pembukaan tempat ibadah.

Isu pembukaan tempat ibadah untuk umum tercatat diberitakan di seluruh daerah di Indonesia. Provinsi DKI Jakarta, menjadi pusat pemberitaan terkait isu ini dengan menyumbang 2.481 artikel. Daerah lainnya yang cukup banyak mendapatkan porsi pemberitaan cukup besar pada isu ini, adalah Jawa Barat (456 artikel), Jawa Timur (424 artikel), Jawa Tengah (306 artikel) dan Sumatera Barat (210 artikel).

Cukup besarnya porsi media online dan luasnya penyebaran pemberitaan tentang pembukaan tempat ibadah, menunjukkan bahwa isu ini menjadi perhatian utama media online. Hampir semua kepala daerah, mengumumkan langsung informasi tersebut kepada warganya, melalui penyebaran pers release. Beberapa di antaranya sampai mengeluarkan surat edaran yang di dalamnya mencantumkan beberapa hal yang harus dipenuhi oleh pengelola rumah ibadah, guna memastikan tempat ibadah aman untuk digunakan di tengah pandemi Covid-19.  

Pembukaan tempat ibadah juga mencuri perhatian warga Twitter. I2 mencatat terdapat 7.965 cuitan warganet yang membahas isu tersebut dalam kurun waktu 1-15 Juni 2020. Emosi surprise (terkejut) dan anticipation atau mengharap/antisipasi mendominasi cuitan netizen masing-masing sebanyak 36%. Emosi terkejut salah satunya berasal dari munculnya perdebatan pembukaan pusat perbelanjaan, namun di sisi lain tempat ibadah belum banyak dibuka. Padahal tempat ibadah merupakan sebuah tempat untuk menghilangkan dahaga spritual warganet dalam menghadapi kondisi pandemi. 

Sementara emosi antisipasi tidak terlepas dari rasa kangen warganet beribadah di rumah ibadah. Bersamaan dengan itu, warganet juga berharap pembukaan rumah ibadah tidak menjadi penyebab munculnya klaster baru Covid-19.

Sekitar 14% warganet mengeluarkan emosi joy (senang), atas diperbolehkannya kembali tempat ibadah dibuka, meski dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Bahkan dua organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), kendati menyikapinya dengan berhati-hati tetap merespons positif kebijakan itu.

Dari 7.965 cuitan terkait dengan isu pembukaan kembali tempat ibadah, sekitar 40% di antaranya dilakukan oleh warganet dalam rentang umur 18-25 tahun. Kemudian disusul oleh warganet dalam rentang umur 26-35 tahun. Sebanyak 70% di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan sisanya perempuan.

 

Pemerintah melalui 

 

 

Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional Disorot Media

Wacana pembukaan pusat perbelanjaan menyusul kebijakan new normal menjadi isu yang hangat belakangan ini dalam situasi pandemi Covid-19.

Pasar tradisional menjadi lokasi yang paling disorot media, karena dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat penyebaran virus corona. Banyaknya pedagang pasar tradisional yang terjangkit virus corona, menjadikan pasar sebagai salah satu klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah.

Dalam kurun waktu 29 Mei - 11 Juni 2020, Indonesia Indicator (I2) merekam terdapat 38.722 berita media online dan 7.019 cuitan di Twitter yang membahas pembukaan pusat perbelanjaan di tengah pandemi Covid-19.

Kebijakan pembukaan kembali pasar tradisional dan penerapan protokol kesehatan di lokasi tersebut menjadi aktivitas yang paling disorot, sebanyak 8.448 berita.  

Narasi utama yang diangkat media adalah turunnya Pemda untuk sosialisasi kepada pedagang dan pengunjung di pasar agar disiplin menaati protokol kesehatan. Sosialisasi dilakukan lantaran pasar merupakan tempat yang ramai dan berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19. 

Warganet di Twitter juga ramai mencuitkan isu kembali dibukanya pasar tradisional. Warganet membahas tingginya kasus positif Covid-19 di pasar dalam 1.554 cuitan. Seperti cuitan mengenai Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) yang melaporkan sebanyak 51 pedagang pasar tradisional dinyatakan positif Covid-19 di DKI Jakarta. 

Selain itu, aksi ratusan pedagang dan pengunjung Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang mengusir petugas Covid-19 dari Gugus Tugas Kabupaten Bogor juga sempat viral. Insiden yang terjadi pada Rabu (10/6) itu riuh diperbincangkan, salah satunya diangkat akun media @kumparan, yang mendapat 593 retweets, 311 likes, dan 172 replies. 

Sementara, kegiatan rapid test di pasar tradisional juga menjadi salah satu dari top 10 issue di media online dan Twitter, masing-masing sebanyak 5.157 berita dan 152 cuitan. Pemda di berbagai wilayah terus melaksanakan rapid test Covid bagi karyawan mal atau pedagang di pasar. Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Di Gianyar, Pemda melakukan rapid test kepada 1.800 pedagang di Pasar Relokasi Samplangan. Di Yogyakarta, Pemkot Yogyakarta melakukan rapid test acak di 6 mal dan melibatkan 557 karyawan mal.

Isu lain yang juga menjadi sorotan media online, yakni protokol kesehatan di mal (7.631 berita), pembukaan pusat perbelanjaan (5.828 berita), dan sidak corona di pasar dan mal (4.538 berita). 

Jokowi dan Anies Baswedan, rujukan media online

Nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  menjadi figur terpegah di media online dalam wacana kebijakan pembukaan pusat perbelanjaan, dengan jumlah pemberitaan masing-masing 2.196 berita dan 971 berita. 

Jokowi muncul dalam pemberitaan tentang protokol kesehatan di mal, kunjungannya ke Mal Sumarecon Bekasi, dan pasar di Kota Bogor dalam rangka meninjau kesiapan pembukaan mal tersebut.

Sementara itu, Anies yang berada di posisi kedua dalam figur yang paling banyak diberitakan media online, diberitakan tentang penerapan protokol kesehatan di mal dan pasar.

Mantan Menteri Pendidikan itu juga tercatat menjadi tokoh yang paling banyak dikutip pernyataannya oleh media online (3.289 pernyataan). Anies mengizinkan mal dibuka karena Jakarta memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga akhir Juni 2020.

Tak hanya Anies, kepala daerah lainnya juga masuk dalam 10 besar influencer media mainstream. Seperti, Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang banyak dikutip pernyataannya oleh media seputar pembukaan pusat perbelanjaan di kotanya (2.989 pernyataan). Risma mendorong Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur serta Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (APKRINDO) Jawa Timur agar disiplin menjalankan protokol kesehatan. 

Tujuannya tak lain, supaya roda perekonomian di Surabaya tetap berjalan. Namun yang terpenting adalah menjaga kepercayaan dan memastikan konsumen tetap aman dari penyebaran Covid–19.

Nama lain yang juga menjadi top influencer, antara lain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (2.652 pernyataan), Presiden Joko Widodo (1.880 pernyataan), Jubir Pemerintah terkait Covid Achmad Yurianto (1.721 pernyataan), dan Gubernur Sumatera Selatan Irwan Prayitno (1.622 pernyataan).

DKI Jakarta Wilayah Paling Gaduh Cuitkan "New Normal" di Twitter

Beberapa wilayah di Indonesia tengah mempersiapkan protokol tatanan kenormalan baru (new normal). Definisi new normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi. 

Masyarakat DKI Jakarta tercatat yang paling bersemangat menyambut new normal. Data Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI), antara 1 Mei-8 Juni 2020 ada 233.707 cuitan dari 6.508 akun Twitter yang membahas mengenai new normal

Tingginya cuitan netizen karena DKI Jakarta merupakan pusat ekonomi nasional. Selain itu, berdasarkan Data Survei Penggunaan TIK, Pusat Pelayanan Statistik (2019) Pemda DKI Jakarta, diketahui masyarakat DKI merupakan pengguna internet aktif, dengan 99,03% adalah pengguna media sosial. 

Pemberlakuan new normal di kota yang menjadi epicentrum COVID-19 di Indonesia ini, akan dilakukan secara bertahap yang diawali dengan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar atau PSBB sekali lagi. Pembatasan yang dimulai dari Kamis lalu hingga waktu yang tidak ditentukan ini disebut sebagai transisi menuju new normal. Selama masa transisi, dilakukan pelonggaran secara bertahap di sejumlah sektor. 

Wilayah lain yang juga ramai mencuitkan new normal adalah Jawa Barat (1.626 akun), Jawa Timur (1.130 akun), dan Jawa Tengah (737 akun. Sisanya merupakan wilayah di luar pulau Jawa, seperti Kalimantan Timur (389 akun), Bali (310 akun), dan Kalimantan Selatan (273 akun).

Apabila dilihat dari sebaran demografi netizen, topik new normal banyak dicuitkan oleh kaum pria (60%) dibandingkan wanita (40%). Sementara dari segi rentang umur, netizen milenial (18-35 tahun) yang merupakan kelompok umur yang lebih banyak membahas new normal. Rentang usia tersebut merupakan usia produktif yang banyak bekerja dan beradaptasi langsung dengan penerapan new normal. 

Berdasarkan sebaran sentimen di media sosial, sentimen positif mendominasi dengan 71%, dibandingkan sentimen netral 11%, dan sentimen negatif 18%. Sentimen positif salah satunya muncul dari ajakan netizen agar tidak membeli baju lebaran dan tidak mudik untuk melindungi keluarga di kampung halaman.

Selain di linimasa Twitter, I2 juga menganalisa pemberitaan di media online. Terdapat 102.314 berita media online yang membahas wacana penerapan new normal dalam kurun waktu yang sama. Media online Republika menjadi media mainstream yang paling banyak memberitakan terkait wacana new normal dengan 1.575 berita.

Sementara itu, portal media online Detik menempati urutan kedua teratas dengan 1.389 berita. Detik menjadi media yang paling banyak memberitakan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Media milik Kelompok Kompas Gramedia Grup (KKG), yakni Tribun News dan Kompas juga banyak memberitakan topik ini, masing-masing sebanyak 1.378 dan 1.358 berita. berikutnya, ada Sindo News yang memberitakan sebanyak 1.024 berita dan Kumparan sebanyak 1.020.

Jokowi dan Anies Baswedan Menjadi Media Darling

Presiden Joko Widodo menjadi sentral pemberitaan media terkait new normal yang mencapai 10.486 berita. Media banyak memberitakan mulai dari imbauan Jokowi mengenai berdamai dengan COVID-19 hingga langkah Jokowi meninjau langsung ke tempat-tempat ibadah atau tempat umum yang akan buka saat penerapan tatanan normal baru. 

Jokowi juga menjadi menjadi rujukan utama media terkait wacana new normal di media online. Statement Jokowi dikutip media sebanyak 16.391 pernyataan.

Nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga tercatat menjadi figur kedua yang paling banyak diberitakan media dalam wacana penerapan new normal. Anies banyak dikaitkan dengan kebijakan PSBB transisi, polemik penerapan ganjil genap untuk sepeda motor, hingga pengecekan kesiapan new normal yang dilakukan dirinya di sejumlah tempat umum, seperti stasiun MRT. Sementara, pernyataan Anies dikutip oleh media sebanyak 5.936 pernyataan. 

Di jajaran top person media juga terdapat nama kepala daerah lainnya. Yakni, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang diberitakan sebanyak 1.758 berita dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebanyak 856 berita.

Media Meliput Bansos Covid-19, Apa Narasinya?

Badai pandemi coronavirus disease 2019 atau Covid-19 telah menghantam seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali pengusaha dan pekerja. Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan dampak sosial-ekonomi lainnya tak terhindarkan. Kondisi ini memaksa pemerintah mengeluarkan kebijakan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat terdampak. 

Hingga saat ini, distribusi Bansos Covid-19 masih menghiasi headline sejumlah media arus utams. Insan media turut mengawal kebijakan dan distribusi bansos agar tepat sasaran. Riset media Indonesia Indicator (I2) periode 1 April hingga 25 Mei 2020 mencatat ada 10 isu besar yang diangkat media mainstream online terkait Bansos Covid-19. 

Selama periode pemantauan, terdapat 276.387 berita online soal Bansos. Dari jumlah tersebut, isu terbesar yang diangkat media adalah Penyaluran Bansos oleh Pemerintah Pusat, yang mencapai 59.821 berita atau 21% dari total pemberitaan.

Media mengulas berbagai sudut pandang penyaluran bansos, mulai dari bentuk/jenis bansos, mekanisme penyaluran bansos, data penerima bansos, hingga daerah-daerah penerima Bansos Covid-19. Isu terbesar kedua adalah Bantuan Alat Pelindung Diri (APD), sebanyak 20.900 berita. Media memiliki atensi yang cukup besar untuk aksi sosial penyediaan APD bagi tenaga medis dan rumah sakit dari berbagai lapisan masyarakat. Seperti pemberian 3.405 APD oleh Telkom ke empat Rumah Sakit di Jateng, DI Yogyakarta, dan Jatim.

Media juga mewartakan keterlibatan petugas dan aparat dalam mengawal pembagian bansos, yang diberitakan sebanyak 17.444 berita. Narasi diangkat adanya harapan dari banyak pihak, dengan keterlibatan aparat mengawal penyaluran bansos, maka distribusinya dapat tepat sasaran. Ekspektasi masyarakat ini juga muncul akibat ramainya isu korupsi dan  pemotongan dana bansos Covid-19. Persoalan ini diangkat media dalam 16.648 berita.

Selain isu-isu di atas, juga terdapat bahasan  soal dapur umum TNI/Polri sebanyak 13.568 berita, program Kartu Prakerja 12.666 berita, bansos Pemprov DKI Jakarta 9.644 berita, bansos Pemprov Jabar 6.859 berita, donasi dari publik figur 5.277 berita, dan bansos Pemprov Jatim sebanyak 4060 berita.

Influencer Dalam Bansos Covid-19

Mencuatnya sejumlah isu di atas tak lepas dari sejumlah aktor pemangku kebijakan publik yang berbicara kepada media. I2 mencatat ada 10 top person dan 10 top influencer dalam ruang media terkait penyaluran Bansos Covid-19. Mulai dari pejabat pemerintah pusat sebanyak enam figur hingga kepala daerah sebanyak empat figur.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan figur teratas yang paling banyak disorot media (20.364 berita). Mulai dari seputar penyaluran bansos untuk masyarakat terdampak, hingga program Kartu Prakerja dalam menanggulangi badai PHK massal dan pekerja yang dirumahkan. Figur Presiden Jokowi paling sentral dalam isu ini, karena besarnya jumlah berita yang memuat figur  Jokowi dan juga menjadi tokoh yang paling banyak dikutip pernyataan, yakni sebanyak 36.848 pernyataan. Selain itu, banyak berita dan pernyataan dari figur kedua setelah Jokowi, jumlahnya terpaut cukup jauh.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi top person kedua dengan 4.632 berita, yang umumnya berisi terkait penyaluran bansos di DKI Jakarta. Posisi ketiga dan keempat top person juga diisi oleh kepala daerah, yakni Gubernur Jabar Ridwan Kamil (3.491 berita), disusul Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (2.592 berita). 

Selanjutnya, Menteri Keuangan Sri Mulayani Indrawati (2.577 berita), Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (1.682 berita), Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (1.677 berita), Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar (1.379, berita) Menteri Sosial Juliari Batubara (1.359 berita), dan terakhir Menteri dalam Negeri Tito Karnavian sebanyak, (1.318 berita).

I2 juga merangking 10 figur berpengaruh yang pernyataannya banyak menjadi rujukan media mainstrem online ihwal Bansos Covid-19. Selain Presiden Jokowi, terdapat 4 kepala daerah dan 5 menteri. Pernyataan Presiden terkait check and balance penyaluran bansos, hingga sikap geramnya presiden karena distribusi bantuan tunai yang berbelit-belit dan begitu lambat untuk sampai ke penerima.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menempati posisi top influencer kedua sebanyak 15.056 pernyataan dikutip media. Mulai dari seputar penyaluran hingga kritiknya terhadap ketidaksinkronan data penerima bansos antara pemerintah pusat dengan daerah.

Posisi ketiga influencer adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebanyak 14.619 pernyataan, disusul Menteri Keuangan Sri Mulyani 10.947 pernyataan, Gubernur Jatim Khofifah 9.065 pernyataan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo 6.613 pernyataan, Ketua MPR Bambang Soesatyo 5.660 pernyataan, Mensos Juliari Batubara 5.054 pernyataan, Menko PMK Muhadjir Effendy 4.890 pernyataan, dan Mendes PDTT Abdul Halim sebanyak 4.135 pernyataan media.

Bansos dan Respons Media

Riset I2 dalam kurun waktu 1 April -25 Mei 2020 itu juga merangking 10 portal media online yang mengangkat isu Bansos Covid-19. Republika, menjadi media mainstream

yang paling banyak memberitakan penyaluran bansos (3.286 berita). Portal media online Sindo News menempati urutan kedua teratas (2.543 berita), salah satunya membahas penyaluran bansos bagi masyarakat terdampak Covid-19 dengan 2.543 berita. Disusul Antara sebanyak 2.337 berita, Tribun News 2.232 berita, Detik 2.218 berita, Kumparan 2.171 berita, Warta Kota 1.780 berita, Media Indonesia 1.625 berita, Liputan 6 sebanyak 1.593 berita dan Kompas sebanyak 1.583 berita.

Sentimen positif tentang bansos di media mencapai 52%. Sementara sentimen negatif sebanyak 15% dan sentimen netral 33%. 

Angle pemberitaan positif yang diangkat media umumnya dari  isu-isu penyaluran bansos di berbagai daerah, bantuan APD bagi rumah sakit, tenaga medis, hingga pengawalan distribusi bansos. Sedangkan wacana negatif muncul akibat adanya isu-isu korupsi, pemotongan dana bansos, dan berita keluhan warga yang masih belum menerima Bansos Covid-19.

Lebaran di Tengah Pandemi Dalam Sorot Media

Lebaran tahun ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Perayaan Hari Raya Idulfitri terpaksa dirayakan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Semenjak pertengahan Maret tahun ini, berbagai upaya pencegahan dan pemutusan rantai virus corona banyak dilakukan, antara lain seperti aturan belajar, bekerja dan beribadah dari rumah, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di berbagai daerah, hingga larangan mudik. Akibat aturan tersebut, banyak tradisi ‘khas’ Lebaran yang hilang, seperti salat Id bersama-sama, menikmati Lebaran di kampung halaman, hingga open house alias halal bihalal lebaran.

Isu terkait Lebaran ini ramai diperbincangkan di linimasa dan diberitakan media mainstream. Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI) merekam terdapat 638.122 cuitan netizen Twitter dan 49.903 berita online yang membahas mengenai Lebaran sepanjang periode 6-20 Mei 2020.

Ramainya masyarakat membeli baju lebaran ke pusat perbelanjaan menjadi sorotan terbesar netizen Twitter, yang dibahas dalam 106.807 cuitan. Netizen menunjukkan kekesalan terhadap aksi nekat warga yang tetap berbelanja baju Lebaran meski ada penerapan PSBB. 

Netizen Twitter juga banyak membicarakan hal-hal terkait mudik (38.167 cuitan). Mulai dari larangan mudik, patroli mencegah mudik, hingga ajakan sesama netizen agar tidak mudik ke kampung halaman demi menjaga kesehatan keluarga di kampung.

Di media online, awak media juga paling banyak mengangkat isu tentang mudik, mencapai 12.815 berita. Berita-berita seputar pelarangan mudik, hingga operasi aparat dalam mencegah masyarakat melakukan mudik menjadi perhatian media.

Sementara, polemik pembukaan mal di tengah pandemi menjadi sorotan warga Twitter dan media mainstream, masing-masing sebanyak 19.545 cuitan dan 692 berita. 

Di Twitter, perbincangan netizen mengekspresikan kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah yang mengizinkan mal beroperasi di tengah PSBB. Netizen turut kesal dan dan melontarkan cuitan nyinyir kepada perilaku warga yang memadati mal untuk berbelanja.

Isu lain yang menjadi sorotan netizen antara lain pelaksanaan salat Id (19.321 cuitan), pembagian bantuan sosial (16.887 cuitan), warga ramai berbelanja di pasar (8.214 cuitan), ketersediaan kebutuhan bahan pokok (5.883 cuitan), dan larangan open house Lebaran (3.666 cuitan).

Pembagian bantuan sosial juga menjadi isu yang banyak diberitakan media (8.945 berita). Media mengangkat langkah pemerintah memangkas proses penyaluran bansos dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Lainnya, isu pelaksanaan salat Id mulai menjadi perhatian media mainstream setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak melarang pelaksanaan salat Id dan hanya mengimbau agar masyarakat menjalankan ibadah dari rumah. Isu ini diberitakan sebanyak 6.006 berita. Isu lain yang menjadi perhatian media adalah warga ramai berbelanja di pasar (3.109 berita), ketersediaan pangan (1.455 berita), dan larangan open house Lebaran (1.345 berita).

Emosi anticipation mendominasi

I2 menangkap emosi terbesar yang diekspresikan netizen tentang Lebaran adalah anticipation (antisipasi/harapan), sebanyak 70.663 cuitan (63%). Banyak netizen yang mengajak dan berharap agar masyarakat turut mematuhi penerapan PSBB dengan tidak berbelanja baju Lebaran di mal, tidak mudik, dan mau menjalankan ibadah salat Id dari rumah.

Salah satunya, dicuitkan oleh Nadirsyah Hosen melalui akun @na_dirs pada Rabu (20/5) lalu. "Baju baru buat Lebaran dicari sambil berdesakan di jalan dan pasar. Padahal nyawa kita dan keluarga gak bisa diganti nyawa baru. Berdamai itu bukan dengan menyemai masalah baru," cuitnya yang diretweet sebayak 671.  

Perayaan Lebaran juga disambut dengan emosi joy (senang), yang dicuitkan sebanyak 35.587 cuitan (18%). Emosi ini merupakan ungkapan rasa senang dan syukur netizen menyambut Lebaran. Di sisi lain, kebijakan MUI yang tidak melarang salat Id di masjid pun juga disambut bahagia oleh beberapa kelompok masyarakat yang menginginkan salat Id tetap dilaksanakan di masjid.

I2 juga merekam emosi sadness (kesedihan) sebanyak 22.907 cuitan (11%). Netizen mengungkapkan rasa sedihnya karena tidak bisa merayakan Lebaran dengan sanak keluarga seperti pada tahun-tahun sebelumnya. 

Dalam perbincangan mengenai Lebaran di Twitter, lebih banyak menarik perhatian perempuan dibandingkan kaum laki-laki (54% berbanding 46%). Sementara dari segi rentang umur, netizen milenial (18-35 tahun) yang merupakan kelompok umur produktif lebih banyak membahas Lebaran.



Aksi Sosial yang Viral di Tengah Pandemi

Pada tahun ini pandemi Covid-19 yang menghantam Indonesia mengubah segalanya. Imbauan pemerintah untuk menerapkan phsycal distancing dan penetapan status Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) memukul semua sektor ekonomi. 

Seiring dengan penetapan PSBB, pemerintah daerah membatasi kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah guna mencegah penyebaran penyakit atau kontaminasi Covid-19. Seperti, menghentikan sementara aktivitas perkantoran dan beberapa aktivitas ekonomi lainnya yang berpotensi mendatangkan banyak orang. Selain itu juga mengimbau kepada warga untuk menghindari kerumunan, tetap di rumah, dan menggunakan masker.

Penerapan PSBB mengakibatkan pendapatan masyarakat berkurang. Bahkan tidak sedikit yang kehilangan mata pencaharian, khususnya yang bekerja di sektor informal. Lembaga think-tank Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memperkirakan, jumlah penduduk di bawah garis kemiskinan berpotensi bertambah 5,1 juta hingga 12,3 juta orang pada triwulan II 2020.

Menurut Core, potensi lonjakan jumlah penduduk miskin karena banyaknya masyarakat yang berada di tingkat kesejahteraan mendekati batas kemiskinan, walau tidak berada di bawah garis kemiskinan. 

Catatan Core, jumlah penduduk di bawah garis kemiskinan pada Maret 2019 mencapai 25,1 juta jiwa atau 9,4% dari total penduduk Indonesia, sedangkan jumlah penduduk rentan miskin dan hampir miskin mencapai 66,7 juta jiwa atau sekitar 25% dari total penduduk Indonesia. Angka tersebut menunjukkan lebih dari 2,5 kali lipat jumlah penduduk di bawah garis kemiskinan.

Situasi seperti itu menumbuhan rasa kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat. Mulai dari golongan artis, olahragawan hingga pengusaha, secara sukarela memberikan donasi melalui caranya masing-masing. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di sejumlah daerah seperti Surabaya dan Solo. Terkait itu, Indonesia Indicator (I2) mencoba merangkumnya berdasarkan hasil riset yang dilakukan di media sosial Twitter. 

Berdasarkan riset I2, salah satu aksi sosial yang viral di media sosial, yakni yang digalakkan para musisi tanah air melalui konser musik amal #dirumahaja. Konser ini untuk menggalang dana bagi para korban terdampak Covid-19. Salah satu tokoh yang memposting acara ini adalah presenter Najwa Shihab melalui akunnya @NajwaShihab.

Sejumlah aksi sosial yang dilakukan Crazy Rich Surabaya atau pengusaha juga sempat viral di platform 'Burung Biru'. Seperti aksi Tom Liwafa yang membagikan kardus berisi sembako dan uang jutaan rupiah. Tom membagikan sembako tersebut menggunakan mobil mewah Porsche. Aksinya diviralkan akun @zoelfick dan mendapat 3.300 retweet dan 8.000 likes di media sosial twitter.

Crazy Rich Surabaya lainnya yang juga viral adalah pengusaha Shandy Purnamasari. Dia membagikan nasi bungkus kepada ojek online dan tukang parkir menggunakan mobil Ferrari. Aksinya diretweet 324 kali dan dilikes sebanyak 911 kali oleh netizen twitter.

Tak hanya terkait dengan Covid-19, aksi sosial yang dilakukan akun @asfarmuhamadd juga trending. Akun ini berinisiatif membuka penggalangan dana untuk Rizal, penjual jalangkote keliling yang menjadi korban bullying. Cuitannya diretweet sebanyak 1.100 netizen dan dilikes sebanyak 1.600 netizen.

Penjual jalangkote keliling di Kelurahan Bonto-Bonto, Kecamatan Ma'rang, Pangkep, Sulawesi Selatan memang sempat viral di media sosial. Dalam video berdurasi 11 detik, memperlihatkan korban yang menggunakan sepeda dan membawa barang dagangannya dikerumuni sekelompok anak muda menggunakan sepeda motor. Sementara salah seorang dari mereka terlihat mendorong-dorong korban.

Dengan menggunakan bahasa Bugis, pelaku sempat mendorong-dorong korban lalu naik ke sepeda motornya. Saat korban memegang pelat motor pelaku, korban lalu dipukul dari belakang hingga jatuh tersungkur ke pinggir jalan.

Ternyata aksi sosial juga bukan dilakukan untuk manusia saja. Aksi sosial netizen yang menggalang dana untuk kebun binatang di berbagai daeah di Indonesia juga turut viral di media sosial.Netizen menggalang dana karena khawatir dengan kondisi satwa di kebun binatang yang terancam kelaparan. Beberapa akun yang menyuarakan aksi sosial ini, seperti akun @Berlinhatesyou dan @khbinism.

 

Berlomba Mencari Vaksin Corona di Ranah Media

Pandemi Covid-19 memaksa berbagai negara berlomba-lomba menemukan vaksin sebagai upaya untuk mencegah penularan virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu. Bahkan beberapa negara sudah ada yang mulai melakukan uji coba vaksin kepada manusia. 

Perjalanan panjang pengembangan vaksin ini menjadi sorotan media online baik dalam dan luar negeri. Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI) merekam terdapat 44.394 berita  yang membahas seputar vaksin virus Corona.

Uji coba dan pengembangan vaksin corona menjadi pembahasan utama media online dalam maupun luar negeri (16.426 berita). Berbagai negara berlomba untuk dapat menemukan vaksin tersebut. Salah satunya yakni Vaksin buatan Sinovac Biotech, Tiongkok. Vaksin tersebut terbuat dari virus SARS-CoV-2 yang dilemahkan. Sinovac saat ini tengah menguji vaksin pada 744 sampel berusia 18-59 tahun dan ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2020.

Isu 'gaya hidup normal baru' turut mendapatkan perhatian media (1.918 berita). Isu ini mencuat salah satunya dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat Indonesia hidup damai berdampingan dengan virus corona selama vaksin belum ditemukan. Wacana ini pu menuai polemik di masyarakat.  

Isu lainnya yang menjadi sorotan media yakni terkait tuduhan otoritas Amerika Serikat yang menyebut bahwa para peretas (hacker) Tiongkok tengah berupaya mencuri data penelitian vaksin di negara adidaya tersebut. Isu ini santer diberitakan media hingga 1.349 berita. 

Sederet isu utama lainnya yang juga menjadi pemberitaan media, yakni herd immunity (1.343 berita), vaksin buatan CanSino Biological (673 berita), peretasan data penelitian vaksin (591 berita), prediksi Covid-19 tidak pernah hilang (278 berita), dan Bio Farma kembangkan vaksin (269 berita).

I2 juga mencatat 10 tokoh yang menjadi top person media mainstream terkait isu vaksin virus corona. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menjadi figur yang paling banyak diberitakan media (6.839 berita). Figur Trump dikaitkan beberapa isu, seperti: uji coba vaksin corona, peretasan data penelitian vaksin AS, dan prediksi waktu penemuan vaksin corona.

Trump juga menjadi figur yang paling aktif berkomentar seputar vaksin virus Corona (13.244 pernyataan). Trump tercatat berkomentar seputar isu peretasan data penelitian vaksin milik AS, hingga prediksinya terkait vaksin corona yang akan ditemukan pada akhir 2020. 

Lalu, Pakar Imunologi AS, Anthony Fauci juga banyak menyita pemberitaan media (2.771 media). Fauci banyak diberitakan terkait perdebatannya dengan Trump seputar rencana Trump yang akan membuka Kembali fasilitas publik. Sementara Presiden Jokowi, banyak diberitakan seputar wacana 'gaya hidup normal baru' atau hidup berdampingan dengan virus corona selama vaksin belum ditemukan. Jokowi diberitakan sebanyak 1.739 berita. 

Nama lain yang juga masuk top person adalah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson (1.723 berita), Tokoh Bisnis dan Filantropis Bill Gates (1.432 berita), Dirjen WHO Tedros Adhanom  (1.425 berita), Kepala FDA AS Scott Gottlieb (1.229 berita), Gubernur New York Andrew Cuomo (1.109 berita), Caitlin Rivers Ahli Epidemiologi (1.091 berita), dan Ahli Biodefense AS Crystal Watson (1.086 berita),

8 Kandidat Vaksin

Proses pembuatan vaksin ini memang tidak sebentar, terlebih risiko kegagalan bisa saja terjadi karena kurangnya perhitungan dalam melakukan uji coba. Namun semua ini dilakukan demi kepentingan kesehatan masyarakat dunia, agar pandemi virus Corona bisa segera berakhir.

Hingga kini, setidaknya ada delapan kandidat vaksin Covid-19 yang masuk tahap uji coba manusia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, delapan kandidat vaksin tersebut diproduksi oleh Amerika Serikat, Jerman, Tiongkok, dan Inggris. Kandidat vaksin itu yakni: 

1. Vaksin mRNA-1273 milik perusahaan bioteknologi Moderna dari AS yang bekerjasama dengan Institut Nasional Penyakit Alergi dan Penyakit Menular (NIAID). Data uji coba klinis tahap pertama menargetkan studi tersebut rampung pada 20 September 2021.

2. Vaksin INO-4800 milik lembaga Inovio Pharmaceutical, AS. Direncanakan studi sampel vaksin tersebut akan tuntas pada April 2021. 

3. Vaksin ChAdOx1, hasil penelitian Universitas Oxford ini rencananya akan diujikan pada 1.112 sampel berusia 18-55 tahun dan diharapkan selesai pada Mei 2021.

4. Vaksin BNT162 milik lembaga Biopharmaceutical New Technologies asal Jerman yang bekerjasama dengan perusahaan Fosun Pharma dari Tiongkok dan Pfizer dari AS. Program pengembangan vaksin ketiga perusahaan ini tengah memasuki studi fase 1/2 vaksin untuk menentukan keamanan, imunogenisitas, dan tingkat dosis optimal vaksin.

5. Vaksin Adenovirus Tipe 5 Vektor Vaksin ini dikembangkan oleh CanSino Biological dari Tiongkok yang menggandeng Institut Biteknologi Beijing. Rencananya pengujian vaksin akan dilakukan pada pasien usia 18-60 tahun dalam jangka waktu enam bulan.

6. Vaksin Inactivated Novel Coronavirus Pneumonia. Vaksin yang diteliti oleh perusahaan farmasi Sinopharm asal Tiongkok bersama Institut Biologi Wuhan.

7. Vaksin Inactivated SARS-CoV-2. Vaksin milik Institut Biologi Beijing bekerjasama dengan Perusahaan Farmasi Sinopharm.

8. Vaksin buatan Sinovac Biotech, Tiongkok. Vaksin tersebut terbuat dari virus SARS-CoV-2 yang dilemahkan. Sinovac saat ini tengah menguji vaksin pada 744 sampel berusia 18-59 tahun dan ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2020.

Ketahanan Pangan Kala Pandemi: Sorot Media Massa terhadap Upaya Negara

Ketahanan pangan nasional turut terpengaruh pandemi coronavirus baru (Covid-19). Selain krisis ekonomi dan kesehatan, ini membuat pemerintah semakin pening karena berpotensi menyebabkan angka busung lapar di Tanah Air bertambah.

Untuk mengurai masalah ini, pemerintah merencakan sejumlah upaya. Langkah pemerintah mendapat atensi sejumlah media massa arus utama (mainstream) dan terekam melalui piranti lunak artificial intelligence (AI) Indonesia Indicator (I2), perusahaan di bidang intelijen media.

I2 mencatat, terdapat 60.209 artikel yang membahas tentang ketahanan pangan. Isi berita berasal dari berbagai narasumber, seperti pemerintah, pengamat, badan usaha milik negara (BUMN), dan sebagainya. Sebanyak 48.458 artikel dari 60.209 artikel masuk delapan isu terbesar. Perinciannya, 17.016 artikel tentang ketahanan pangan, program bantuan sosial (bansos) 14.089 artikel, panen raya 8.085 artikel, krisis dan defisit pangan 3.368 artikel, distribusi pangan 2.496 artikel, operasi pasar dan pasar murah 1.850 artikel, antisipasi kekeringan 1.117 artikel, serta program cetak sawah 437 artikel.

Isu tertinggi, ketahanan pangan, membahas tentang upaya pemangku kebijakan dalam menjaga stok dan ketersediaan pangan. Juga langkah-langkah sejumlah pihak yang mengajak masyarakat memanfaatkan lahan perkarangan sebagai sumber pangan guna memperkuat ketahanan pangan dalam negeri. Sedangkan bansos, berisi tentang penyaluran bantuan pemerintah serta perusahaan negara dan swasta berupa sembilan bahan pokok (sembako) kepada kelompok terdampak Covid-19. Isu panen raya membahas terkait panen padi di berbagai daerah di tengah pandemi serta diyakini meningkatkan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Tingginya pemberitaan menyangkut krisis dan defisit pangan bertolak dari prediksi FAO dan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas, 28 April, di mana sejumlah provinsi mengalami defisit. 

Di sisi lain, terdapat 10 figur yang paling banyak dimintai komentar oleh media mengenai ketahanan pangan. Seluruhnya berasal dari pemerintah. Dari Jokowi, menteri/pimpinan lembaga negara, sampai kepala daerah.

Tokoh yang terbanyak diberitakan, adalah Jokowi (6.097 berita). Disusul Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (4.505 berita); Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (1.738 berita); Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (1.158 berita); Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan, Dedi Nursyamsi (1.088 berita); Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (875 berita); Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Suwandi (837 berita); Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (727 berita); Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto (617 berita); dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani (539 berita).

Ada berbagai konten pemberitan yang memuat Jokowi, seperti instruksinya kepada jajarannya untuk menjaga ketahanan pangan. Pun ada yang dikaitkan dengan isu defisit pangan dan antisipasi kekeringan kala kemarau.

Sementara, berita Syahrul Yasin Limpo memuat tentang perannya dan upaya-upaya yang dilakukannya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ada 10 upaya yang akan dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai antisipasi dan solusi masalah. Pertama, menjaga stabilitas harga. Berikutnya menjaga ketersediaan dan stok pangan; meningkatkan strategi dan efektivitas distribusi pangan ke daerah; mempercepat musim tanam; melaksanakan program cetak sawah dan optimalisasi rawa; mencegah alih fungsi lahan; mengadakan operasi pasar dan pasar murah mitra tani; menjalankan program padat karya untuk membangun infrastruktur pertanian; mendorong pemanfaatan teknologi dan mekanisasi pertanian melalui Program Agriculture War Room (AWR), Kostra Tani, rice transplanter dan alat mesin pertanian (alsintan); serta menerapkan good agriculture practice (GAP), good manufacturing practice (GMP), dan good hygiene practice (GHP).

Berdasarkan sebaran sentimen di media sosial, didominasi positif sebesar 49%. Kemudian netral 34% dan negatif 17%. Pemerintah cenderung diapresiasi melalui berbagai kebijakan-kebijakannya, seperti ketahanan pangan, panen raya, antisipasi kekeringan, hingga operasi pasar dan pasar murah. Sedangkan respons negatif terdapat dalam pemberitaan terkait krisis dan defisit pangan serta ancaman kekeringan kala kemarau.

Penerapan PSBB Dalam Pantauan Media

Penetapan pembatasan sosial dalam skala besar ( PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) telah dilakukan di beberapa daerah. 

Penerapan PSBB diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 yang diteken Presiden Joko Widodo pada Selasa (31/3). Dalam peraturan tersebut tercantum bahwa penerapan PSBB harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto.

Saat ini, total terdapat 10 provinsi di Indonesia yang telah menerapkan PSBB, di antaranya: DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. Masing-masing provinsi memiliki penerapan PSBB yang berbeda-beda di setiap Kabupaten dan kotanya. Sebagai contoh, Provinsi Banten menerapkan PSBB di tiga kabupaten/kota. Sementara, Sulawesi Selatan menerapkan PSBB di dua daerah kabupaten/kota. Lalu, Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat menerapkan PSBB untuk semua daerah kabupaten/kota di wilayahnya.

Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI) merekam beragam isu yang ramai diulas media massa dan netizen di Twitter sejak 10 April–5 Mei 2020. Total terdapat 117.122 berita online dan 301.856 cuitan netizen Twitter yang membahas penerapan PSBB di berbagai daerah. 

Penetapan dan penerapan PSBB di daerah menjadi isu yang paling banyak disoroti media mainstream (29.901 berita). Media membahas mulai dari pengajuan PSBB dari Pemda kepada Kemenkes, hingga persiapan-persiapan yang dilakukan Pemda dalam menerapkan PSBB. Isu ini juga banyak menjadi perbincangan netizen khususnya terkait penetapan daerah baru PSBB hingga diperpanjangnya status PSBB di berbagai daerah.(25.897 cuitan).

Program bantuan sosial juga banyak diberitakan media dan dicuitkan netizen, masing-masing sebanyak 19.430 berita dan 54.704 cuitan. Di media online, banyak diberitakan terkait cara pembagian hingga nilai bantuan. Sementara di Twitter, isu ini berada di posisi teratas di jajaran isu utama yang disoroti netizen. Netizen menyoroti terkait penerapan bansos. Beberapa hal diperbincangkan netizen terkait bansos, mulai dari data penerima bansos, cara pembagian bansos, keluhan karena tidak mendapat bansos, hingga rasa syukur karena mendapat bansos. 

Selain itu, isu ketersediaan pangan muncul dalam pemberitaan seiring dengan adanya peringatan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) soal ancaman krisis pangan akibat virus corona.(2.051 berita). 

Isu lainnya yang juga menjadi sorotan media, seperti penertiban dan pemeriksaan terhadap warga (11.374 berita). Lalu, larangan mudik sebanyak 10.493 berita, penertiban perusahaan atau kantor (8.743 berita), ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK)(4.940 berita), polemik operasionalisasi KRL (4.208 berita), penertiban angkutan umum dan KRL (3.242 berita), dan program Kartu Prakerja (2.148 berita).  

Sementara, isu evaluasi penerapan PSBB mulai muncul dalam perbincangan netizen, meski dengan jumlah cuitan yang tak terlalu besar. Isu ini muncul dari wacana Presiden Jokowi yang akan mengevaluasi penerapan PSBB di berbagai daerah. (2.664 cuitan). 

Jokowi Media Darling

Dari 10 figur teratas yang paling banyak diberitakan media terkait penerapan PSBB, dominan diisi oleh figur atau tokoh-tokoh dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Presiden Jokowi menjadi figur teratas yang paling banyak diberitakan media seputar penerapan PSBB. (8.614 artikel). Selain isu penerapan PSBB, Jokowi juga dihubungkan dengan isu-isu lainnya seperti: program bantuan sosial, larangan mudik, program kartu prakerja hingga ancaman PHK massal di tengah pandemi.

Jokowi mengunggah cuitan terkait penerapan PSBB. Dalam twitnya, Jokowi mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap penerapan PSBB. 

"Penerapan PSBB telah berlangsung di 4 provinsi dan 12 kab/kota di Indonesia. Kita evaluasi penerapan PSBB itu: mana yang terlalu oever, yang kebablasan, dan yang masih kendur. Evaluasi ini penting untuk perbaikan-perbaikan di kota/kab maupun provinsi tersebut," cuit Jokowi, Senin (4/5) yang lantas diretweet oleh 732 netizen lainnya.

Selain Jokowi, sederet nama lain yang menjadi top person yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (6.727 berita). Anies juga menjadi figur tervokal terkait penerapan PSBB (20.538 pernyataan). Media banyak mengutip pernyataan Anies seputar Penerapan PSBB di DKI Jakarta, program bantuan sosial, penertiban perusahaan atau kantor, hingga polemik operasionalisasi KRL.

Nama lain yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil (5.260 berita), Jubir Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (2.976 berita), Menko Marinves Luhut Binsat Panjaitan (2.682 berita), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (2.388 berita), Jubir Kemenhub Adita Irawati (1.765 berita), Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardi (1.526 berita), dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (1.410 berita). Adapun nama Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus tercatat menjadi satu-satunya figur di luar pemerintah pusat dan pemda. Yusri Yunus menjadi rujukan utama media terkait upaya Polda Metro Jaya menertibkan warga dan pengendara di tengah penerapan PSBB.

 

Suka Duka Netizen sambut Ramadan di Tengah Pandemi

Serangan pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) jelang Ramadan 1441 Hijriah belum menunjukkan tada-tanda mereda. Bulan suci terpaksa disambut dengan suka duka oleh umat Islam di Tanah Air.

Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan peranti lunak Artificial Intelligence (AI), mencatat sejumlah isu utama yang diperbincangkan netizen, baik di media sosial maupun di media mainsteam online.

Isu Utama di Media Sosial

Riset media sosial Indonesia Indicator (I2) periode 1 hingga 22 April 2020 mencatat ada 20.727 cuitan netizen di Twitter terkait Ramadan di tengah pandemi virus yang muncul pertama kali di Wuhan, China itu. Dari riset tersebut, I2 mencatat ada sembilan isu utama yang diperbincangkan netizen jelang perayaan Ramadan, mulai dari doa, harapan, larangan mudik hingga ketersediaan sembako. 

Doa agar Indonesia terbebas Covid-19 terpantau ramai dicuitkan Warga Twitter (2.689 tweet). Netizen menyambut dengan suka cita Ramadan dengan harapan agar Indonesia segera terbebas dari bencana coronavirus. Isu ini menempati posisi teratas di jajaran isu utama yang diperbincangkan netizen. 

Isu kedua yang menjadi perhatian warganet jelang Ramadan adalah, ucapan selamat menyambut Ramadan yang dicuitkan 2.280 kali. Mereka saling berbagi ucapan selamat menyambut bulan suci. Berikutnya, cuitan harapan agar bisa menjalankan sahur dan Tarawih juga ramai dilontarkan netizen, sebanyak 1.815 cuitan. Cuitan sahur dan Tarawih ini tetap menggema meski sudah ada imbauan resmi Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), agar menjalankan ibadah puasa di rumah.

Top issue keempat tentang Ramadan di tengah pandemi adalah imbauan ibadah puasa di rumah sebanyak 537 cuitan. Disusul larangan mudik sebanyak 535 cuitan, ungkapan syukur bertemu Ramadan 480 cuitan, ketersedian bahan pokok 208 cuitan, pemberian bansos sembako 120 cuitan, dan terakhir penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dicuitkan sebanyak 88 kali.

Dalam periode tersebut, netizen menunjukkan emosi antisipasi (anticipation) yang tercatat paling banyak, yakni 4.075 atau sebesar 58%. Warganet mengungkapkan antisipasi dan harapan agar Covid-19 segera berlalu sehingga bisa beribadah seperti sedia kala.

“Semoga di bulan Ramadhan ini wabah virus Covid-19 hilang. Amin,” tulis pemilik akun Twitter @septikoaji dengan #Ramadhan, Rabu (22/4/2020).

Cuitan senada diungkapkan @nurissilo, “Kita sambut datangnya bulan suci ini dg riang gembira, gd harapan covid segera berlalu. Marhaban ya ramadhan,” tulisnya di tanggal yang sama.

Ungkapan trust juga tertangkap dicuitkan netizen berjumlah 1.524 cuitan atau sebesar 21 %. Netizen percaya dan yakin Ramadan akan tiba hingga datang Idulfitri.

“Ramadan akan tiba dan lalu lebaran, Alkisah percakapan simbo dgn anak nya yang ngebet mudik…” tulis pemilik akun twitter @Genezsa, Rabu (22/4/ 2020).

Ungkapan trust lainnya disampaikan pemilik akun @ciyeeeeekepo, “Ramadhan bentar lagi guys. Semangat ya walapun nanti pas lebarannya ga boleh mudik,” tulisnya di hari yang sama. 

Berdasarkan riset, pengguna platform 'Burung Biru' juga menunjukkan emosi sadness, namun jumlahnya tak banyak atau hanya 570 cuitan (8%). Ungkapan ini muncul melalui cuitan bernada sedih karena menjalankan puasa, tapi tidak boleh salat Tarawih berjemaah di masjid.

Sementara ungkapan senang atau joy menyambut Ramadan dicuitkan sebanyak 527 kali (7%). Disusul ekspresi surprise (terkejut) sebanyak 124 cuitan (2%), emosi disgust atau kesal sebanyak 113 cuitan (2%), ekspresi anger atau marah sebanyak 89 cuitan (1%), dan terakhir emosi khawatir atau fear sebanyak 55 cuitan (1%).

Dari sisi sebaran demografi, netizen yang memperbincangkan persiapan Ramadan di tengah pandemi Covid-19 lebih banyak dicuitkan oleh laki-laki dibandingkan perempuan. Mereka yang membahas isu ini muncul dari rentang umur yang berbeda. Persisnya, rentang umur 18 hingga 25 tahun sebanyak 44%, 26 hingga 35 sebanyak 31%, di atas 35 tahun 20%, dan di bawah 18 tahun 5%.

Perbincangan soal persiapan Ramadan ini lebih banyak disuarakan dalam nada positif di linimasa, yakni 59%. Sedangkan sentimen netral 18%, dan sentimen negatif 23%.  Sentimen positif salah satunya muncul dari ekspresi doa dan harapan netizen menyambut bulan Ramadan. Sedangkan cuitan negatif lebih berisikan kesedihan karena tidak bisa menjalankan ibadah Ramadan seperti sebelumnya, dan tidak bisa mudik.

Isu Utama di Media Online

Sementara itu, selain di media sosial Twitter, perayaan Ramadan di tengah pandemi Covid-19 juga menjadi isu utama media mainstream, dengan jumlah berita mencapai 31.316 berita online. 

I2 mencatat ada enam isu utama yang membahas seputar persiapan menjelang Ramadan di media online mainstream, yakni: imbauan ibadah puasa di rumah sebanyak 6.487 berita. Media membahas isu ini mulai dari imbauan Kemenag dan MUI agar masyarakat menjalankan ibadah di rumah masing-masing.

Ketersediaan bahan pokok menjadi isu kedua yang banyak dibahas media online, sebanyak 4.762 berita. Media banyak mengutip pernyataan Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi soal stok dan harga komoditas pangan strategis masih aman dan stabil jelang Ramadan.

Sementara empat isu lainnya yang banyak diangkat media mainstream adalah pemberian bansos dan sembako sebanyak 4.683 berita, larangan mudik 4.404 berita, harga komoditas bahan pokok sebanyak 4.038 berita, dan penerapan PSBB sebanyak 3.640 berita.

Nah, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi yang menjalankan!

Warna-Warni Kartu Pekerja di Mata Netizen

Pemerintah akhirnya merilis Program Kartu Prakerja pada 11 April 2020. Mulanya, dijanjikan peluncurannya pada awal tahun ini dan sempat beberapa kali ditunda. Karena itu, konteksnya juga berbeda. Sekarang menjadi bagian dari instrumen jaring pengaman sosial (social safety net) imbas pandemi coronavirus anyar (Covid-19).

Kartu Prakerja diprioritaskan untuk pekerja yang dirumahkan atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak Covid-19. Untuk mengikuti program ini, peminat harus melakukan registrasi melalui situs web prakerja.go.id.

Meski sempat ditunda, antusias publik tetap tinggi. Sebanyak 4 juta orang tercatat telah mendaftar sejak tiga hari dirilis. Padahal, jumlah sasaran gelombang pertama hanya 160.000 jiwa. 

Penerima manfaat nantinya bakal menerima insentif hingga Rp3,55 juta dan terdiri dari tiga elemen. Biaya pelatihan kompetensi Rp1 juta, uang tunai Rp600.000 per bulan dan diberikan hingga empat kali, serta insentif Rp150.000 jika sudah merampungkan pelatihan dan mengisi survei evaluasi program.

Anggaran Program Kartu Prakerja yang dikucurkan mencapai Rp20 triliun. Total sasaran penerima manfaat 5,6 juta warga. Pencairannya melalui Bank Nasional Indonesia (BNI).

Sementara, ada delapan mitra Kartu Prakerja yang menyediakan jasa pelatihan. Mereka adalah Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir, dan Sisnaker. Sudah terdapat 900 lebih pelatihan dalam jaringan (online). Juga akan ada pelatihan luar jaringan (offline).

Kebijakan ini menuai respons publik, khususnya pengguna Twitter. Ada yang mendukung dan mengkritik. Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen media, menangkap persepsi masyarakat itu menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI).

Respons Netizen

Warganet yang merespons positif lebih besar dibandingkan yang negatif, yakni 34% berbanding 26%. Namun, mayoritas netizen (40%) berpendapat netral. Ekspos Program Kartu Prakerja di Twitter menembus 40.518 tweet.

Dalam menyuarakan pendapatnya, sebagian besar kicauan netizen menggunakan tagar #KartuPraKerja (71%), diikuti #Prakerja (14%), #Ekonomi (12%), dan #PHK (3%).

Tingginya sentimen positif juga selaras dengan nuansa emosi warganet. Sebanyak 4.226 kicauan (53%) berisi ajakan (anticipation) kepada publik untuk mengikuti Program Kartu Prakerja. Selanjutnya, emosi terkejut (surprise) sebanyak 1.245 kicauan (16%) karena program di luar ekspektasi dan beberapa menceritakan kesulitan mereka saat mendaftar imbas sistem bermasalah (error).

Selain itu, emosi kepercayaan (trust) juga banyak muncul, sebesar 774 kicauan (10%) dan bahagia (joy) 468 kicauan (6%). Tweet ini bermuatan dukungan warganet terhadap program dan turut menyosialisasikannya melalui Twitter serta rasa syukur atas program ini, dan diharapkan dapat menjadi solusi bagi pekerja yang dirumahkan.

Sedangkan sentimen negatif, ditandai dengan adanya emosi gemas/marah (anger) sebanyak 661 kicauan (8%), jemu (disgust) 355 kicauan (4%), kesedihan (sadness) 181 kicauan (2%), dan khawatir (fear) 102 kicauan (1%).

Emosi negatif tercermin dari cuitan-cuitan berisi kritik terhadap format pelatihan online, mahalnya biaya pelatihan, dan dugaan terjadinya konflik kepentingan (conflict of interest) antara Ruangguru sebagai salah satu mitra Program Kerja, karena CEO dan pendiri Ruangguru merupakan Staf Khusus milenial Presiden, Adamas Belva Syah Devara.

Dari konten emosi dan gambaran sentimen publik tersebut, ditemukan tujuh isu yang paling banyak dibahas netizen tentang Kartu Prakerja. Eksposnya mencapai 21.930 cuitan. Isu tentang Materi Pelatihan Online merupakan masalah yang paling banyak disorot, dengan 7.166 tweet.

Berikutnya, pendaftaran (5.222 tweet); peluncuran (4.810 tweet), biaya pelatihan online (1.614 tweet), kendala registrasi melalui situs web (1.046 tweet), serta manfaat program dan kontroversi Adam-Ruangguru (masing-masing 1.036 tweet).

Pelatihan online dikritisi karena dianggap tidak tepat saat pandemi Covid-19. Sebagian warganet berpendapat, semestinya program berupa uang tunai (emergency cash) bagi para pengangguran.

Dipilihnya Ruangguru sebagai salah satu mitra Kartu Prakerja juga disoal. Dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan, mengingat pendirinya ada di Istana. Namun perdebatan ini jumlahnya masih di bawah isu lain yang lebih substansial. Beberapa netizen juga mengapresiasi program tersebut. Kartu Prakerja dianggap bermanfaat bagi yang ingin mengisi waktu luang dengan mengembangkan kemampuan di tengah pandemi Covid-19.

Netizen yang mengomentari Program Kartu Prakerja di Twitter mayoritas laki-laki (63%) dan sisanya perempuan (37%). Sedangkan dari rentang umur, paling banyak berusia 18-25 tahun (39%) dan disusul 26-35 tahun (37%), di atas 35 tahun (19%), serta di bawah 18 tahun (5%). Artinya, didominasi kelompok milenial (18-35 tahun).

Suara Netizen dalam Penundaan Pilkada Serentak

Pemerintah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan DPR RI sepakat menunda tahapan Pemilihan Kepala Daerah 2020. Penundaan dilakukan karena pandemi Covid-19 di Indonesia yang belum terkendali sehingga mengancam keselamatan masyarakat.

Dalam Surat Keputusan Nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang diterbitkan KPU menjelaskan adanya sejumlah tahapan Pilkada 2020 yang pelaksanaannya ditunda. Yakni, pelantikan panitia pemungutan suara (PPS) dan masa kerja PPS, verifikasi syarat dukungan calon kepala daerah perseorangan, pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih, dan tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.

Ketua KPU Arief Budiman, berharap peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu) terkait penundaan pemilihan kepala daerah sudah selesai di bulan April ini. Perpu itu diperlukan sebagai payung hukum penundaan pilkada di tengah wabah Corona saat ini.

Ada dua usulan KPU tentang materi perpu. Pertama, KPU meminta kewenangan untuk penundaan dan untuk melanjutkan kembali tahapan pemilu. Kedua, KPU meminta diberi kewenangan untuk menetapkan waktu pilkada berikutnya.

Isu penundaan Pilkada itu juga bergema di linimasa. Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak Artificial Intelligence (AI) mencatat ada 5.280 cuitan netizen Twitter yang membahas mengenai penundaan pilkada pada periode 1 Maret hingga 13 April 2020.

Emosi trust tercatat dominan disuarakan warganet terkait penundaan Pilkada 2020 (49%). Netizen cenderung memberikan dukungan dan kesetujuannya atas kebijakan penundaan pilkada. Seperti yang dicuitkan oleh akun @BurhanMuhtadi yang menyatakan setuju dengan penundaan pilkada. "Setuju pilkada ditunda. Tak ada yg lebih penting untuk dipikirkan sekarang kecuali keselamatan dan jiwa manusia," cuitnya yang lalu diretweet sebanyak 18 kali dan mendapat 60 likes. 

Warga platform "Burung Biru" juga terpantau mencuitkan emosi anticipation atau harapan (39%). Netizen berharap agar pelaksanaan pilkada ditunda dan pemerintah lebih fokus kepada penanganan Covid-19. Seperti yang dicuitkan oleh mantan Komisioner KPU pada masa jabatan 2012-2017 Hadar Nafis Gumay dalam akun Twitternya @HadarNG pada 26 Maret 2020 lalu. 

"Setuju dgn Tajuk Rencana Kompas, seluruh tahapan Pilkada 2020 ditunda. Presiden perlu mengeluarkan PERPPU. Segala daya dan upaya Pemerintah, semua lembaga, termasuk Penyelenggara Pemilu, bersama masy, perlu fokus untuk melawan pandemi Covid-19. Insya Allah, berhasil," cuit Hadar.

Emosi sadness juga muncul melalui cuitan netizen (5%), karena juga ada warga Twitter bersedih dengan ditundanya pilkada. Ada yang sedih karena berbicara nasib petugas PPU yang belum jelas kapan akan bekerja. Sebaliknya ada yang memang meminta pilkada diundur, sembari juga menyatakan kesedihan atas kondisi petugas medis yang minim APD.

"Pilkada serentak ditunda. Ya Allah sedih," cuit pemilik akun @Hallems24 pada 30 Maret 2020 lalu. 

Penundaan pilkada ini lebih banyak dicuitkan oleh netizen laki-laki dibandingkan perempuan. Sementara dari segi rentang umur, lebih banyak diperbincangkan oleh netizen usia di atas 35 tahun. Hal ini menunjukkan pilkada menjadi wacana ini menjadi perhatian kalangan dengan preferensi politik yang sudah matang. 

Pembahasan penundaan pilkada ini mayoritas mendapatkan sentimen negatif dari netizen, sebesar 52%. Bahasan negatif lebih diakibatkan oleh text mining 'penundaan'. Selain itu, penundaan ini juga berdampak pada masa depan pekerjaan bagi petugas PPU, yang saat ini belum jelas. Kemudian tweet  bersentimen netral sebanyak 31% dan sentimen positif 30%. 

Ketua KPU, Rujukan Utama Media

Isu terkait penundaan pilkada juga menjadi sorotan media online. Indonesia Indicator mencatat terdapat 5.706 berita online yang membahas isu ini pada periode yang sama. 

Ketua KPU RI, Arief Budiman menjadi rujukan utama media online untuk mencari informasi mengenai penundaan tahapan dan penyelenggaraan pilkada di Indonesia. Total terdapat 1.598 jumlah pernyataan Arief yang dikutip media online.  

Selain Arief Budiman, media turut memberikan ruang pemberitaan bagi Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi (1.009 pernyataan). Pramono menyebut KPU RI dan DPR RI menyepakati Pilkada Serentak 2020 ditunda. Mereka juga sepakat mengalihkan anggaran pilkada untuk penanganan pandemi virus corona (Covid–19).

Nama Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini, dan Menkopolhukam Mahfud MD juga masuk dalam jajaran tokoh-tokoh yang banyak dikutip media. Masing-masing tercatat 987 pernyataan, 837 pernyataan, dan 578 pernyataan.

 

Pahlawan Covid-19 dalam Sudut Pandang Media

Berada di barisan terdepan dalam menangani pasien coronavirus diseases atau Covid-19, paramedis atau tenaga medis mendapat perhatian penting baik di media online dan media sosial. Hal ini terekam dalam riset Indonesia Indicator (I2) pada periode 1 Maret hingga 6 April 2020. Pada periode itu, pemberitaan tentang paramedis di media online mencapai 97.912 berita dan ada 180.409 cuitan netizen di media sosial Twitter. 

Paramedis dan media

Paramedis yang gugur dalam tugas di tengah pandemi corona mendapat perhatian besar dari media online. Isu ini diangkat dalam 16.923 berita. Media online mengangkat isu meninggalnya 19 dokter selama pandemi covid-19, termasuk imbauan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) agar seluruh dokter menjaga kesehatan dan kebersihan, menyusul bertambahnya kasus meninggal pasien coronavirus.

Sama halnya dengan media online, kabar gugurnya para tenaga medis menjadi isu terbesar di Twitter. Sebanyak 44.118 cuitan berbagai ucapan dan doa, juga ungkapan duka dari netizen. Secara total, seluruh cuitan yang membicarakan perjuangan pahlawan kesehatan covid-19 ini sebanyak 180.409 cuitan. 

Selain kasus meninggalnya paramedis, media daring dan warga Twitter juga terpantau membahas mengenai rapid test atau tes cepat, masing-masing sebanyak 8.237 berita dan 5.163 cuitan. 

Di media online, diberitakan terkait permintaan Jokowi untuk memprioritaskan tes cepat Covid-19 terhadap petugas medis dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Aksi donasi untuk penanganan Covid-19 juga tak luput dari pemberitaan media online. Isu ini diberitakan sebanyak 10.735 berita. Donasi hingga penggalangan dana menjadi fokus media online untuk menggugah nurani publik agar membantu memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) para petugas medis. Isu aksi donasi ini juga menjadi perbincangan hangat di Twitter, sebanyak 2.331 cuitan. 

Sejumlah isu lainnya yang juga menjadi perhatian media online adalah anjuran menggunakan masker sebanyak 6.537 berita. Dalam isu ini, banyak media online mengangkat sosok dokter muda Clarin Hayes yang viral karena membahas soal masker N95, dan upaya edukasinya untuk masyarakat seputar Covid-19.

Media juga terpantau mengapresiasi tenaga media. Paramedis dinilai sebagai pahlawan sesungguhnya sehingga menuai pujian yang dimuat dalam 4.483 pemberitaan. Lalu, isu rumah sakit (RS) darurat Covid-19 sebanyak 4.186 berita dan stigma negatif terhadap tenaga medis sebanyak 486 berita. Sejumlah media online mengangkat kondisi miris paramedis yang diusir dari tempat tinggal karena dikhawatirkan menjadi pembawa (carrier) virus.

Netizen Twitter juga memberikan ungkapan apresiasi terhadap paramedis dalam 3.812 cuitan. Netizen mendukung dan mengapresiasi dedikasi tenaga medis yang berjuang siang malam demi kesembuhan pasien Covid-19. 

Doa dan dukungan bagi paramedis

Selain menghimpun isu-isu terbesar tentang perjuangan paramedis dalam menangani Covid-19 di media sosial online dan media sosial, riset I2 juga mencatat tiga emosi dominan netizen dalam perbincangan tentang perjuangan pahlawan kemanusiaan ini. 

Emosi trust (percaya) terpantau paling banyak dicuitkan, sebanyak 17.220 cuitan. Netizen menyuarakan dukungan, apresiasi, hingga rasa hormat terhadap jasa paramedis.

Emosi trust ini salah satunya disuarakan pemilik akun Twitter @wignyaaa pada 5 April pukul 19:05, 

“Semangat tenaga medis, TNI, Polri, ojol, pedagang dan pekerja...,” tulis pemilik akun tersebut.

Emosi anticipation atau harapan dicuitkan hingga 11.320 cuitan. Warganet mengungkapkan harapan agar para petugas medis selalu diberikan kesehatan dan keselamatan, termasuk harapan agar donasi terus bergulirnya untuk memenuhi kebutuhan APD bagi petugas medis.

Pemilik akun @tirta_hudhi misalnya mencuitkan donasi masker ke masyarakat yang masih bekerja di jalanan seperti driver ojek online, pedagang kaki lima, hingga pemulung.

“Biar APD untuk tenaga medis. Itu saran saya,” tulis @tirta_hudhi pada Jumat 3 April pukul 21:22.

Emosi sadness (sedih) juga terpantau diekspresikan netizen sebanyak 9.474 cuitan. Cuitan-cuitan kesedihan netizen bermunculan lantaran banyaknya tenaga medis di Indonesia yang gugur ketika menjalankan tugasnya.

Sementara itu, tingginya pemberitaan tentang paramedis di media online tak lepas dari influencer yang menjadi rujukan pemberitaan dalam membahas petugas medis. Dari jajaran 10 top influencer, tujuh di antaranya merupakan pejabat pemerintah pusat dan daerah. Sisanya, merupakan figur di bidang kedokteran.

Juru Bicara Pemerintah terkait penanganan virus corona, Achmad Yurianto menjadi rujukan utama media (20.720 pernyataan), disusul Presiden Joko Widodo (15.915 pernyataan), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (8.175 pernyataan), Dokter Erlina Burhan (4.802 pernyataan), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (4.173 pernyataan), Ganjar Pranowo (4.016 pernyataan), Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo (3.285 pernyataan), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (3.203 pernyataan), Ketum PB IDI Daeng M Faqih (2.235 pernyataan), dan terakhir Dirut RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril (1.735 pernyataan).

Riset I2 juga mencatat ada 10 top person atau tokoh yang paling banyak diberitakan media terkait peran paramedis dalam penanganan Covid-19. Mereka adalah para pemangku kebijakan publik baik pemerintah pusat maupun daerah. Yakni, Presiden Joko Widodo (8.757 berita),

Achmad Yurianto (4.736 berita), Anies Baswedan (2.359 berita), Doni Monardo (1.667 berita), Ridwan Kamil (1.125 berita), Ganjar Pranowo (1.008 berita), Khofifah Indar Parawansa (993 berita), Menteri BUMN Erick Thohir (954 berita), Menteri Perhubugnan Budi Karya Sumadi (878 berita), dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (791 berita).

Loading...
Loading...