Riuh Netizen di Debat Pamungkas Trump vs Biden

Dua capres Amerika Serikat, Donald Trump dan Joe Biden, telah menuntaskan debat pamungkas pada Kamis (22/10) malam waktu lokal atau Jumat (23/10) pagi waktu Indonesia. Debat terakhir jelang pemilihan presiden (Pilpres) AS pada November ini cukup menyita perhatian netizen AS dan internasional. Tema debat terakhir mengenai penanganan Covid-19, keamanan nasional, pemilu, China, kemiskinan, bantuan negara, imigrasi, ras dan perubahan iklim.

Riset media sosial Indonesia Indicator (I2) periode 20 - 26 Oktober 2020 mencatat ada 2.322.003 cuitan di Twitter tentang debat terakhir dan dinamika Pilpres AS 2020. Jumlah itu merepresentasikan tingginya atensi netizen internasional terhadap jalannya debat capres terakhir. Bahkan, jumlah cuitan ini meningkat dua kali lipat dibanding rangkaian debat pertama periode 27 September hingga 3 Oktober 2020, yang hanya 1.073.938 cuitan netizen.

Isu debat terakhir, berdasarkan pantauan I2 dalam pergerakan ekspose di Twitter, mulai banyak dibahas sejak dua hari sebelum pelaksanaan, yakni 20 Oktober, sebanyak 414.780 cuitan. Jumlah ini sempat menurun di angka 200 ribuan cuitan pada 21 hingga 22 Oktober. 

Puncak perbincangan netizen terkait debat terakhir Pilpres AS terjadi di tanggal 23 Oktober 2020, atau hari pelaksanaan debat (waktu Indonesia), sebanyak 1.119.990 cuitan. Kemudian, intensitas cuitan kembali menurun ke angka 338.897 pada 24 Oktober,  124.743 cuitan pada 25 Oktober, dan terus menurun menjadi 58.381 cuitan pada 26 Oktober.

Emosi Netizen di Jagat Twitter

Panasnya debat Capres AS tersebut memicu beragam ekspresi dan emosi di Twitter, baik dari pendukung Trump maupun Biden. I2 mencatat emosi disgust atau jengah paling banyak diekspresikan oleh netizen, sebanyak 162.987 cuitan. Masing-masing pendukung Capres AS sama-sama meluapkan emosi berupa sindiran dan cacian via Twitter kepada capres lawan.

John Clesse, pendukung Biden, menyebut capres jagoannya itu lebih unggul dari Trump dari sisi artikulasi maupun penguasaan materi.

I watched both 90 minute debates dan Biden was far more articulate and informative than Ramblin’ Donald...After all, most of them (Trump suppoters) are college educater,” cuit pemilik akun Twitter @JonhClesse.

Sementara pendukung Trump menganggap Biden kalah telak dalam debat, dan lemah dari sisi kebijakan luar negeri.

Biden has been wrong on every foreign policy issue for half a century,” cuit @EddieZipperer

Ada pula emosi anticipation (antisipasi/berharap) sebanyak 70.080 cuitan, berisi harapan-harapan netizen agar persoalan yang mendera AS dapat diselesaikan, seperti penanganan Covid-19, penyelesaian masalah rasial, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga di AS.

Jalannya debat Capres AS juga tak luput dari ekpresi marah (anger) netizen, sebanyak 53.639 cuitan. Disusul reaksi terkejut (surprise) atas pernyataan masing-masing capres, yang direspons keterkejutan dalam 43.123 cuitan. Selain itu, juga terdapat emosi percaya (trust) sebanyak 34.884, ekspresi gembira (joy) sebanyak 29.080 cuitan, khawatir (fear) 24.376 cuitan, dan sedih (sadness) sebanyak 4.165 cuitan.

Capres dan Kata Kunci Terpopuler

Dari total 2.322.003 cuitan netizen terkait debat Pilpres AS, pasangan capres Partai Republik, Donald Trump–Mike Pence, tercatat paling populer atau yang paling banyak di-mention netizen, sebanyak 1.370.905 cuitan atau 53%. Trump, sebagai petahana dan figur kontroversial, menjadi daya tarik bagi netizen untuk diperbincangkan.

Sementara capres yang diusung Partai Demokrat, Joe Biden–Kamala Harris, disebut atau di-mention sedikit lebih rendah dari pasangan Trump-Pence, yakni sebesar 1.195.707 cuitan atau 47%. 

Selain capres AS terpopuler dalam percakapan Twitter, Indonesia Indicator juga mencatat sejumlah kata kunci populer yang digunakan netizen terkait debat Pilpres AS, di antaranya adalah “immigration policies”, “oil industry”, dan “Hunter Biden”. 

Kata kunci tersebut merepresentasikan isu yang hangat diperbincangan netizen AS. Misalnya, “immigration policies” dikaitkan dengan kritik Joe Biden terhadap kebijakan imigrasi pemerintahan Trump yang memisahkan antara anak imigran dengan orang tuanya di tempat penampungan imigran. Kebijakan Trump ini dianggap tidak bermoral karena memisahkan anak imigran dengan orang tuanya di tempat penampungan.

Sementara “Hunter Biden” merujuk pada putra dari Joe Biden yang menjadi bahan kritikan Donald Trump. Hunter diduga korupsi terkait aliran dana mencurigakan yang diterimanya dari perusahaan gas Ukraina. Adapun keyword “oil industry” dikaitkan dengan pernyataan Joe Biden yang ingin melakukan transisi energi, dari berbasis minyak ke energi terbarukan.

Ada pula kata kunci populer lainnya terkait jalannya debat dan kebijakan luar negeri masing-masing capres, seperti "uninterrupted time", "presidential debate commision", "new rule final debate","imigration policies", "foreign policy" dan seterusnya.


Percakapan di Linimasa; Warganet Memaknai Sumpah Pemuda

Pemuda merupakan motor perubahan bangsa yang tercatat dalam sejarah perjalanan bangsa. Kiprah pemuda paling erat dikaitkan dengan momentum Sumpah Pemuda pada Minggu, 28 Oktober 1928 di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat.

Saat itu, pemuda dari berbagai pelosok Nusantara besama-sama mengaku bertanah air, berbangsa, dan berbahasa Indonesia. Sejarah kemudian mencatat momen tersebut sebagai bentuk cinta tanah air, kekeluargaan, persatuan dan kesatuan, kerukunan, kerja sama, cinta damai, serta tanggung jawab pemuda terhadap bangsa dan negaranya.

Di kemudian hari, tepatnya pada 1959, 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda melalui Keppres No.316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda.

Lantas seperti apa tanggapan warganet terhadap momen bersejarah ini?

Berdasarkan pantauan Indonesia Indicator (I2), tercatat ada 27.700 cuitan netizen Twitter terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda di 28 Oktober 2020.

Tagar #Sumpahpemuda menjadi yang paling banyak dicuitkan ketika memperbincangkan Hari Sumpah Pemuda di tahun ini, sebanyak 2.358 cuitan.

Tagar #BersatuIndonesiaMaju juga turut muncul dalam percakapan warganet di Hari Sumpah Pemuda. Konten percakapan warganet dalam dua tagar ini tak lain berisi ajakan pemersatu, atau saling gotong royong, khususnya di tengah pandemi Covid-19. 

Salah satunya dicuitkan oleh akun resmi Presiden Joko Widodo, yang mengajak pemuda Indonesia memanfaatkan momentum Hari Sumpah Pemuda untuk bersatu melewati masa-masa sulit pandemi ini. Presiden juga mengajak pemuda Indonesia untuk bangkit dan menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Sementara tagar #BersatuDanBangkit muncul dan dipopulerkan oleh akun Twitter Gubernur DKI Jakarta @Aniesbaswedan, yang juga mengajak masyarakat menjaga soliditas, persatuan, dan gotong royong demi melewati pandemi Covid-19.

Sentimen positif paling dominan ditemukan di linimasa Twitter dalam momentum peringatan ini. Selain narasi berisi seruan menjaga persatuan dan gotong royong di masa pandemi, juga muncul ajakan untuk menjaga semangat dan tekad para pemuda dalam berbagai lini pembangunan Indonesia.

Menariknya kutipan (quotes) dari Presiden Pertama RI Soekarno tentang pemuda yakni “Berikan aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” banyak dicuitkan warganet dengan optimisme.

Adapun sentimen negatif muncul dalam kritikan warganet terhadap kebijakan pemerintah yakni Omnibus Law dan tidak adanya kenaikan dalam Upah Minimum 2021. Kedua isu tersebut muncul dalam narasi tagar #PemudaBangkitLawanRezim. Misalkan saja seperti yang dicuitkan penulis dan pemusik Fiersa Besari. Fiersa dalam cuitannya mengatakan, "satu Indonesia, milik bersama, bukan cuma milik tuan dan nyonya yang konon katanya mewakili rakyat, tapi entah rakyat yang mana. Selamat Hari Sumpah Pemuda, kawan-kawan."

Hingga 31 Oktober, cuitan Fiersa Besari itu disukai oleh 44,8 ribu warganet, diretweet oleh 10,6 ribu warganet, serta mendapatkan 259 tanggapan dari warganet.

Sejumlah Artis Siap Bertarung di Pilkada, Siapa Paling Populer?

Masih ingat Sahrul Gunawan? Pemeran Jun dalam sinetron Jin dan Jun pada 19 tahun lalu itu menjadi salah satu artis yang menjajal peruntungan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Sahrul mendaftar sebagai calon Wakil Bupati Bandung mendampingi Dadang Supriatna. Keduanya didukung empat partai politik (parpol), yakni Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Nasdem.

Berdasarkan pemantauan Indonesia Indicator (I2) pada 1 September-20 Oktober 2020, Sahrul dan Dadang menjadi pasangan terpopuler di media sosial dibandingkan pesohor lainnya, dengan total 1.043 unggahan.

Ekspos pasangan ini juga tinggi di media online, dengan 501 berita, atau hanya sedikit lebih kecil dibandingkan pasangan Kaderismanto-Iyeth Bustami yang menempati urutan pertama dari segi ekspos media online (519 berita).

Iyeth mendampingi Kaderismanto maju di Pilkada Bengkalis. Mereka didukung dua parpol, yakni PDI Perjuangan dan PKB. Meski banyak diberitakan media online, pasangan ini minim dibicarakan di media sosial (257 unggahan).

Selebritas lain yang tenar di media sosial adalah Adly Fairuz (calon Wakil Bupati Karawang) dengan 657 unggahan. Meski demikian, bintang sinetron Cinta Fitri dan Jodoh Wasiat Bapak itu tak banyak dikaver media atau hanya sebanyak 381 berita.

Sejumlah artis lain juga berlaga di Pilkada 2020, yakni Lucky Hakim sebagai calon Wakil Bupati Indramayu yang maju bersama Nina Agustina Bachtiar. Lucky cukup ngetop di media sosial dan media online, masing-masing tercatat 355 unggahan dan 455 berita.

Lalu ada David Chalik (calon Wakil Wali Kota Bukittinggi) yang mendampingi Irwandi. Paslon ini ditulis dalam 153 unggahan di media sosial dan 130 berita di media online.

Kemudian Firman Mutakin yang bertarung sebagai calon Wakil Wali Kota Cilegon mendampingi Ali Mujahidin. Satu-satunya pasangan artis yang maju lewat jalur independen ini ditulis dalam 258 berita dan 124 unggahan di media sosial.

Sementara anak penyanyi dangdut senior A. Rafiq, Fadia A. Rafiq, yang maju di Pilkada Pekalongan, menjadi yang paling minim ekspos, baik di media online (123 berita) maupun di media sosial (48 unggahan). Fadia maju sebagai calon Bupati Pekalongan didampingi Riswandi. Keduanya didukung lima parpol, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), PKS, dan Demokrat.

Potret Kemiskinan di Tengah Pandemi COVID-19

Isu kemiskinan menjadi salah satu santapan media selama pandemi COVID-19.

Menurut laporan Bank Dunia, 150 juta orang jatuh dalam kemiskinan parah pada tahun 2021 sebagai dampak pagebluk. Sekitar delapan dari 10 orang yang jatuh ke dalam kemiskinan parah tahun ini tinggal di negara yang dikategorikan Bank Dunia sebagai negara berpendapatan menengah seperti Brasil, Indonesia, dan Afrika Selatan. 

Di Indonesia, COVID-19 telah mengakibatkan lonjakan jumlah penduduk miskin. Menteri Keuangan Sri Mulyani seperti dikutip Kompas.com, Rabu (6/5) mengatakan seluruh pencapaian penurunan kemiskinan dari 2011 hingga 2020 mengalami reserve (putar balik). Hanya dalam waktu dua bulan, dari Maret hingga awal Mei 2020, angka kemiskinan kembali naik seperti pada tingkat tahun 2011 lalu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada September 2011 mencapai 29,89 juta orang (12,36%).

Hasil penelusuran Indonesia Indicator (I2), peningkatan angka kemiskinan tersebut menjadi isu yang banyak dikaver media mencapai 18.490 berita (20%) di antara topik kemiskinan di tengah pandemi, dalam kurun waktu 1 Maret–17 Oktober 2020. Tingginya ekspos pemberitaan terjadi saat BPS mengumumkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 sebesar 26,42 juta orang, meningkat 1,63 juta orang terhadap September 2019 dan meningkat 1,28 juta orang terhadap Maret 2019. Pandemi COVID-19 dinilai menjadi alasan utama peningkatan angka kemiskinan tersebut.

Adapun topik mengenai kemiskinan di tengah pandemi diberitakan mencapai 101.801 berita di media online dalam periode yang sama. 

Selain isu kenaikan angka kemiskinan, media juga menyoroti upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan di era adaptasi kebiasaan baru melalui program bantuan sosial (bansos) sebanyak 37.191 berita (40%). Pemberian bansos tunai, bansos non-tunai, hingga pemberian bantuan bagi UMKM menjadi isu yang banyak mendapat atensi insan pers. 

Sejumlah isu lain yang banyak diberitakan adalah pemutusan hubungan kerja (PHK)/pengangguran (17.822 berita), resesi-krisis ekonomi (6.798 berita), Pemulihan Ekonomi Nasional (3.694 berita), prediksi tingkat kemiskinan Bank Dunia (3.447 berita), pengentasan kemiskinan (2.133 berita), Omnibus Law (1.390 berita), angka kemiskinan ekstrem (961 berita), dan peningkatan utang luar negeri (261 berita). 

Joko Widodo Figur Tervokal

Nama Presiden Joko Widodo menjadi news maker dalam pemberitaan terkait kemiskinan di tengah pandemi. Mantan Wali Kota Solo itu merupakan figur yang paling banyak dimintai keterangan oleh media (20.762 pernyataan). 

Media banyak mengutip Jokowi yang mengingatkan seluruh kementerian/lembaga untuk tidak bergerak sendiri-sendiri dalam membuat program penanggulangan kemiskinan di desa akibat pandemi covid-19.

"Ini saya minta ke semua kementerian jangan membuat program sendiri-sendiri yang lepas-lepas, tidak terintegrasi, tidak terpadu,“ – Jokowi (24/9/2020).

Presiden ke-7 RI itu juga sekaligus menjadi figur yang paling banyak diberitakan media atau top person (12.352 berita).  

Dari total 10 figur top person, 8 di antaranya merupakan figur pejabat pemerintah pusat. Yakni, Menteri Keuangan Sri Mulyani (1.977 berita), Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia (PDTT) Abdul Halim Iskandar (1.345 berita), Wakil Presiden Ma'ruf Amin (1.314 berita), Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy (906 berita), Menteri Sosial Juliari P. Batubara (738 berita), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (682 berita), dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartanto (668 berita). 

Sementara dua lainnya merupakan pejabat pemerintah daerah, yaitu Gubernur Jakarta Anies Baswedan (2.064 berita) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (1.516 berita).

Loading...
Loading...