Dendang BNI Java Jazz 2020 di Media

Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) - salah satu festival musik jaz terbesar di dunia - rutin digelar setiap tahun pada awal Maret sejak tahun 2005. Keberadaan festival ini seolah-olah menegaskan pesatnya perkembangan musik jaz di tanah air. 

Sejumlah musisi jaz terkenal dari negara lain sudah pernah mengisi acara ini, di antaranya Santana, Lee Ritenour, dan Dave Koz. Menariknya, festival ini juga diperkaya musisi dari genre musik yang lain, seperti R&B, Soul, dan Reggae. Tidak heran jika cukup banyak masyarakat yang antusias menghadiri festival ini.

Isyana Paling Populer

Tahun ini, Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020 diadakan pada 28 Februari - 1 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Beberapa musisi kondang turut hadir meramaikan ajang itu, mulai dari Bruno Major, The Jacksons, Phil Perry hingga artis lokal seperti Trie Utami, Ita Purnamasari, Memes, Yuni Shara, Deddy Dhukun, Mus Mudjiono, dan Fariz RM. 

Untuk menarik minat generasi milenial, panitia juga mengundang sejumlah musisi yang mewakili dan disukai generasi ini, di antaranya Omar Apollo, Isyana Sarasvati, Tulus, Rizky Febian, dan Efek Rumah Kaca. 

Pantauan Indonesia Indikator (I2) selama periode 26 Februari-3 Maret 2020, generasi Z dengan rentang umur 18 tahun-25 tahun menjadi yang paling banyak membicarakan BNI Java Jazz Festival. Di posisi kedua, ada generasi milenial dengan rentang umur 26 tahun-35 tahun. #JJF2020, #JavaJazz2020, dan #JavaJazzFestival2020 merupakan tagar teratas (hashtag) yang banyak diunggah warganet media sosial Twitter terkait event BNI Java Jazz Festival. 

Selama periode tersebut, I2 memantau 1.098 cuitan warganet yang memperbincangkan BNI Java Jazz Festival. Kemeriahan BNI Java Jazz Festival 2020 turut disuarakan netizen dengan sentimen cuitan positif.

Isu tentang penampilan para musisi mendominasi cuitan warganet (34%). Penampilan musisi internasional seperti The Jackson, Omar Apollo, hingga penampilan penyanyi dalam negeri, seperti Tulus, Isyana Sarasvati, Rizky Febian, Yuni Shara, dan Fariz RM berhasil memukau pengunjung dan rasa itu diteruskan di sosial media mereka.

Isyana menjadi musisi yang paling populer di media sosial. Dia menempati posisi pertama (268 tweet) di jajaran penyanyi yang paling banyak di-mention netizen terkait event Java Jazz Festival. Warganet banyak yang memuji penampilan Isyana membawakan album barunya Lexicon. Bersama sang suami, Isyana tampil dengan gaya yang lebih berani dan penampilan panggung yang penuh emosi. Lagu itu jauh dari kesan yang selama ini ditunjukkan oleh penyanyi kelahiran Bandung 26 tahun lalu itu. Selain itu, cuitan akun twitter Isyana @isyanasarasvati “Unbelievable energy. Thank you Java Jazz 2020” banyak di-retweet warganet. 

Isyana juga menarik perhatian media online. Pernyataan penyanyi sekaligus penulis lagu top itu banyak dikutip media online (147 pernyataan). Ini tidak terlepas dari peluncuran album terbaru Isyana pada acara tersebut. Isyana menyebutkan "Lexicon" merupakan album yang sangat personal baginya. Dia juga mempersembahkan sebuah lagu yang sangat spesial untuk suaminya, Rayhan Maditra dan orang-orang yang selalu memberikan dukungan terhadap karir musik dan keputusan hidupnya. 

Dia berada di posisi kedua di jajaran influencer di media online. Posisinya tepat di bawah Direktur Java Festival Production Dewi Gontha (202 pernyataan) yang menjadi referensi utama media dalam memberikan keterangan seputar pelaksanaan BNI Java Jazz Festival, hingga antisipasi terhadap ancaman coronavirus. 

Nama musisi Chrisye turut di-mention warganet (24 tweet). Hal ini dikaitkan dengan dimainkannya lagu-lagu Chrisye oleh Komponis Erwin Gutawa. Hebatnya, Erwin Gutawa memadukan visual dan audio dari mendiang Chrisye dengan balutan musik orkestra. Sosok sang legenda musik Indonesia itu pun hadir melalui rekaman suara asli serta dukungan visual, diambil dari beragam panggung, tur, maupun konser tunggal mulai 1994.

Sementara itu, isu lain yang juga banyak dicuitkan warganet terkait dengan kemeriahan Java Jazz (19%) dan banjir di Java Jazz (18%). Warganet turut mencuitkan seputar kondisi cuaca buruk yang terjadi di tengah-tengah berlangsungnya festival Java Jazz. Disebutkan hujan deras membuat beberapa spot di lokasi festival kebanjiran. 

Kendati pelaksanaan BNI Java Jazz 2020 diwarnai hujan lebat yang menyebabkan sebagian area festival mengalami banjir, tetapi tak menyurutkan keinginan pengunjung untuk menuntaskan acara itu. Apalagi, musisi yang tampil juga mengeluarkan kemampuan terbaiknya. 

Warga Twitter juga mencuitkan berbagai isu lain, yakni kuis berhadiah tiket Java Jazz (11%), ancaman virus corona (8%), layanan BNI Sonic (5%), dan special show Java Jazz (5%).

 


Potret Aksi Antikorupsi PA 212 di Portal Online

Persaudaraan Alumni (PA) 212 kembali menggulirkan aksi di tahun 2020 ini. Meski awal kehadiran PA 212 ini terbentuk akibat penolakan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, di tahun 2020 kelompok ini memiliki sejumlah agenda lainnya.

Sejak 2016 kelompok PA 212 ini terbentuk, telah terjadi transformasi gerakan yang akhirnya setiap tahun memiliki momentum isunya sendiri. Selepas Ahok, PA 212 kemudian masuk dalam Pilpres 2019, dan menyatakan dukungan terhadap paslon 02, Prabowo - Sandi. Lalu di tahun ini, PA 212 mengangkat isu-isu korupsi. Isu yang dibawa di tahun ini sudah jauh berbeda dengan awal pendirian kelompok. Seperti demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, pada 21 Februari 2020 lalu. 

Aksi ini bertajuk “Berantas Megakorupsi, Selamatkan NKRI”. Dalam reli, kelompok yang dikomandoi Slamet Maarif tersebut mengusung enam agenda. 'Benang merahnya' adalah isu korupsi.

Beberapa tuntutan tersebut, seperti penyelesaian korupsi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), konsendat, dan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR; mendesak pencopotan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah komando Firli Bahuri cs; serta penerapan hukum potong tangan terhadap koruptor. Satu agenda lainnya masih menyasar Ahok.

Dari atas mobil komando, orator mendesak politikus PDI Perjuangan itu mundur sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Dalihnya, karena terlibat banyak kasus rasuah kala memimpin Ibu Kota. Seperti yang sudah-sudah, besarnya massa yang berpartisipasi kembali menuai kontroversi. PA 212 mengklaim jumlah peserta lebih tinggi dibandingkan taksiran jumlah massa oleh instansi berwajib. PA 212 mengklaim, pihaknya membawa 100.000 orang pada aksi perdana pada tahun ini. Sedangkan perkiraan kepolisian cuma 1.000 jiwa. Sehingga, personel gabungan yang dikerahkan dua kali lipatnya.

Sejumlah hal lain turut mewarnai perjalanan PA 212 pada 2020, mulai dsri sebelum aksi bergulir hingga saat aksi berlangsung. Isu-isu yang muncul dalam pemberitaan media terekam dan diolah oleh piranti lunak artificial intelligence (AI) yang dikembangkan perusahaan Intelijen Media, Indonesia Indicator (I2). Dari periode 18-23 Februari 2020, setidaknya terdapat delapan isu dalam 1.206 berita dari 301 media dalam jaringan atau daring (online).

Menumbangkan Ahok

Orasi Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara, terkait desakan Ahok mundur sebagai pejabat teras perusahaan minyak negara mendapat ekpose tertinggi dibandingkan tujuh isu lain. Totalnya mencapai 153 pemberitaan (20%).

Hal tersebut menunjukkan, media masih membingkai PA 212 vis a vis Ahok. Sekali pun isu yang disuarakan Slamet cs bukan lagi menyangkut penodaan terhadap agama, melainkan kasus dugaan rasuah selama menjabat wakil gubernur dan gubernur. Aksi itu juga menuding korupsi yang dilakukan Ahok, yang disebut didukung oleh konglomerat Sugianto Kusuma atau Aguan.

Pemberitaan meluas hingga tanggapan beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju. Seperti Menteri BUMN, Erick Thohir serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

Dalam merespons tuntutan PA 212 tersebut, pemerintah–baik Erick maupun Luhut–memastikan takkan memenuhinya. Pertimbangannya, tak ada bukti atas tuduhan tersebut dan kinerja Ahok di Pertamina tergolong baik. 

Desakan lainnya adalah penyelesaikan megaskandal di perusahaan pelat merah. Baik PT Asuransi Jiwasraya (Persero) maupun PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) alias ASABRI. Porsinya 149 artikel (19%). Ini menujukkan, agenda PA 212 masih mendapat atensi dari media. Memang di luar PA 212,  isu tersebut masih hangat diperbincangkan, mengingat kerugian negara akibat dugaan korupsi di dua BUMN tersebut nyaris Rp30 triliun. Namun, baru perkara Jiwasraya yang masuk tahap penyidikan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Berikutnya, menyangkut dugaan pelemparan batu di kediaman Slamet di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), pada Selasa (18/2) dini hari. Korban menduga, teror di rumahnya terkait rencana aksi PA 212. Ekpose insiden ini sebanyak 143 berita (18%). Keterlibatan anak-anak dalam aksi PA 212 juga disorot portal online. Apalagi, beberapa di antaranya kedapatan merokok. Cakupan beritanya mencapai 120 artikel (15%). 

Sejumlah instansi pun angkat bicara. Seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Lembaga ad hoc itu juga menemukan, banyak anak putus sekolah yang terlibat. Masalah ini menjadi sorotan negatif terhadap aksi ini di ruang publik.

Hal lain yang diangkat media online, adalah persiapan jelang reli sebanyak 95 berita (12%). Kemudian, 72 berita menyangkut pengamanan aksi (9%), 45 berita tentang orasi menjatuhkan Jokowi (6%), dan delapan berita mengenai izin aksi (1%).

Tervokal dan Terpopuler

Dari 10 orang yang terbanyak dimintai pernyataan terkait aksi, hanya tiga figur sentral PA 212 yang mencolok. Sisanya berasal dari berbagai unsur. Dari kepolisian hingga pejabat pemerintahan.

Posisinya sebagai ketua umum PA 212, membuat Slamet sebagai figur tervokal, sebanyak 835 pernyataannya dikutip media. Umumnya mencakup persiapan dan tuntutan aksi 21 Februari 2020, hingga pelemparan batu di kediamannya. Urutan kedua ditempati Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, dengan 786 pernyataan. Komentarnya berkaitan dengan pengamanan jelang aksi 212 dan tanggapannya tentang orasi kontroversial yang disertai teriakan desakan Jokowi mundur. 

Kemudian, top influencer ketiga adalah Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin sebanyak 695 pernyataan. Selanjutnya, Menteri BUMN Erick Thohir (338 pernyataan); Direktur Indonesia Resources Studies Marwan Batubara (331 pernyataan); Menko Polhukam, Mahfud MD (281pernyataan); Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis (146 pernyataan); Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar (110 pernyataan); Staf Khusus Presiden Dini Purwono (99 pernyataan); serta Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto (92 pernyataan).

Menariknya, figur terpopuler (top person) dalam pemberitaan aksi 212, adalah bekas politikus PDI Perjuangan sekaligus tersangka kasus dugaan suap PAW anggota DPR, Harun Masiku. Namanya disebut dalam 261 berita, yang dikaitkan dengan desakan pengusutan kasus ini oleh PA 212.

Top person kedua, adalah Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus dengan 198 berita. Lalu, Ketum PA 212 Slamet Maarif (193 berita); Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama (191 berita); Presiden Jokowi (171 berita); Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin (129 berita); Direktur Indonesia Resources Studies Marwan Batubara (105 berita); mantan Komisioner KPU sekaligus tersangka kasus dugaan suap PAW anggota DPR, Wahyu Setiawan (104 berita); Mahfud MD (77 berita); dan Erick Thohir (67 berita).

Kehilangan Pamor

I2 turut memotret 10 portal online terintens memberitakan PA 212 pada medio Februari 2020. Sebanyak tujuh di antaranya, merupakan media arus utama (mainstream). Detik.com membuat konten terbanyak (97 artikel).

Lalu, disusul Indozone.id (49 artikel), Tribunnews.com (43 artikel), Tempo.co (31 artikel), Suara.com (30 artikel), Akurat.co (29 artikel), Warta Ekonomi.co.id (25 artikel), serta Harianaceh.co.id, Kumparan.com, dan Riau24.com masing-masing 24 artikel.

Data itu menunjukkan, PA 212 mulai kehilangan pamor. Agendanya juga tak lagi “seksi”. Dus, tak mendapat tempat utama di media online. Berbeda dengan aksi-aksi pada 2016 silam.

Fakta lainnya, tercermin dari delapan isu tertinggi pada pemberitaan portal online, tak semua agenda PA 212 diangkat intensif oleh media. Seperti kasus dugaan suap PAW anggota DPR; rasuah konsendat yang menjerat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Honggo Wendratno; desakan Firli cs mundur; dan tuntutan penerapan potong tangan untuk koruptor.

Semarak Hari Pers Nasional Dalam Potret Media

Sukses dihelat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 8 Februari 2020, semarak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) menjadi topik dan isu yang banyak diangkat media online dan media sosial, baik sebelum dan sesudah perayaan. Hal ini terlacak melalui riset Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI) dari tanggal 1 hingga 20 Februari 2020. 

HPN yang diperingati setiap tanggal 9 Februari di jagad dunia maya pada periode tersebut tidak saja direpresentasikan melalui ragam isu dalam angka dan data, namun juga ditandai dengan munculnya sejumlah tokoh dan pejabat pusat hingga daerah yang turut mewarnai ramainya isu dan topik di media online dan sosial.   

Didominasi sentimen positif

Pantauan media menunjukkan topik Hari Pers Nasional (HPN) 2020 diberitakan sebanyak 6.129 berita dari 1.144 portal media online pada periode 1 hingga 20 Februari., didominasi isu dengan sentimen positif dengan angka 50%. 

Perayaan HPN di berbagai daerah memuncaki sebaran isu tertinggi  sebesar 65%, total ekspose muncul pada awal Februari dengan total menembus angka 3.487. Perayaan HPN 2020 menorehkan sejarah baru dengan hadirnya banyak tokoh nasional dan duta besar negara sahabat. Panitia HPN mencatat ada delapan menteri Kabinet Indonesia Maju hadir selama rangkaian acara HPN di Kalsel. Bahkan tak sekadar datang, mereka turut menjadi pembicara utama dalam seminar yang digelar. Selain para menteri, empat Staf Khusus Presiden milenial pun ikut memeriahkan HPN. Mereka adalah Putri Indahsari Tanjung, Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Aminuddin Ma'ruf, dan Andi Taufan Garuda Putra, plus 20 duta besar bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga didampingi Ketua DPR Puan Maharani serta Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Isu terkait perayaan HPN di berbagai daerah dilambungkan media online dengan mengutip pernyataan Jokowi tentang insan pers dan wartawan. "Insan pers adalah teman saya sehari-hari, wartawan selalu ikut dalam setiap aktivitas dan kegiatan. Makanya bagi saya, insan pers selalu di hati dan selalu rindu,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di HPN. 

Presiden Jokowi menjadi ‘bintang’ yang paling banyak dimintai keterangannya seputar HPN (3.499 statements), sekaligus figur yang paling banyak diberitakan oleh media atau top person (896 berita). 

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menjadi figur kedua teratas yang paling banyak dikutip pernyataannya oleh media (top influencer) sebanyak 1.213 statements. Sedangkan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari menjadi top person kedua setelah Jokowi, dengan 836 berita.

I2 merekam isu lainnya yang banyak diberitakan oleh media online, yakni pameran dan workshop  HPN di berbagai daerah sebesar 10% (276 berita). Ragam kegiatan HPN yang menarik juga tak luput diramaikan media online, misalnya kegiatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan menggelar workshop jurnalistik yang cukup unik dengan melibatkan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan dari seluruh Polsek, dan Koramil se-Lamongan.

Media online juga ramai-ramai memberitakan peningkatan kualitas pers dengan jumlah 513 ekspose dan peresmian hutan pers sebanyak 478 ekspose. 

Isu mengenai kualitas pers Indonesia juga diangkat media online, hal ini merujuk pada pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) bahwa pers tetap menjadi bagian penting dalam penegakan demokrasi dan supremasi masyarakat sipil. Termasuk pernyataan Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh yang mengharapkan Pers Indonesia bisa menjadi peredam dan penghangat pilkada serentak pada tahun 2020, sebagai cerminan dari pers berkualitas.

Ramai-Ramai Ucapkan Selamat HPN

Semarak HPN juga terjadi di Twitter. Tercatat ada 12.466 cuitan netizen pada periode yang sama. Warganet melambung ‘siulan’ HPN melalui lima hashtag tertinggi, yakni: #HPN2020DanPolri sebanyak 1.761 tagar dan #HPN2020 sebanyak 228. Lainnya terdapat tagar #HariPersNasional dan #haripersnasional.

Sentimen positif untuk topik Hari Pers Nasional 2020 mendominasi Twitter mencapai angka 84%. Besarnya sentimen positif di media sosial salah satunya disebabkan oleh antusiasme netizen dalam memberikan ucapan selamat atau memperingati Hari Pers Nasional.  

Menggunakan metode Social Network Analysis (SNA), riset Indonesia Indicator mendeteksi lima isu terpopuler yang juga direpresentasikan melalui persentase sebaran isu di Twitter, yakni: Polda Polri peringati HPN sebesar 46% (5.489 tweet). Cuitan ini dilambungkan melalui akun-akun resmi milik kepolisian, baik dari level pusat (Polri) hingga level daerah (Polda-Polres) yang juga aktif mengunggah ucapan Selamat Hari Pers hingga update mengenai kegiatan peringatan HPN yang dilakukan jajaran kepolisian bersama insan pers.

Ucapan Selamat HPN oleh netizen juga meramaikan Twitterland dengan total sebaran isu sebesar 41% (4.840 tweet). Ucapan Selamat HPN 2020 muncul dari akun individu, akun pemerintahan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan lain-lain. 

Isu lain yang mewarnai Twitter adalah Perayaan HPN 2020 dengan sebaran isu 10% (1.135 tweet). Disusul isu bagi-bagi hadiah dengan sebaran isu 2% (246 tweet). Cuitan bagi-bagi hadiah di HPN ini diwarnai aksi bagi-bagi saldo dompet digital senilai Rp500.000. Kemudian, isu peresmian hutan pers sebanyak 1% (71 tweet), cuitan kegiatan ini terekspose melalui kegiatan Presiden Joko Widodo meresmikan Kebun Bibit Desa (KBD) dan Hutan Pers Taman Spesies Endemik Indonesia di Kalsel. Terakhir adalah terkait isu peningkatan kapasitas dan kualitas pers tercatat 28 tweet, isu yang dicuitkan netizen adalah dukungan Bank Negara Indonesia (BNI) terhadap peningkatan kapasitas jurnalistik hingga Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Sementara itu, sentimen negatif di media online datang dari pemberitaan terkait kekerasan terhadap pers dengan persentase sebaran isu 2% (128 ekpose). Isu yang diangkat meliputi kekerasan pada wartawan di berbagai wilayah saat menjalankan tugas, termasuk tujuh kasus kekerasan yang menimpa insan pers di Jawa Barat yang diungkapkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung.

Gemuruh MotoGP 2020 di Luar Lintasan

Perhelatan MotoGP World Championship musim 2020 dipastikan berjalan sesuai rencana. Sebanyak 22 pembalap dari 11 tim bakal beradu cepat di Losail International Circuit, Qatar, pada seri pertama. Event bergengsi ini rencananya digelar 8 Maret 2020.

Musim ini lebih panjang dari yang sudah-sudah. Pada 2020, balapan mencapai 20 seri. Perlombaan pemungkas digelar di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 15 November 2020.

Walaupun saat ini ancaman wabah coronavirus jenis baru (Covid-19) tengah menjadi kasus kesehatan global, namun tak membuat promotor MotoGP, Dorna, menimbang ulang rencananya menghelat perlombaan. Kalaupun ada, hanya terkait potensi menunda balapan di Chang International Circuit, Thailand, pada 22 Maret. Itu pun masih sebatas wacana.

Meski baru akan dihelat empat pekan lagi, “gemuruh” pemberitaan media dan kicau netizen tentang MotoGP telah menggema sejak awal tahun. Bukti ajang kejuaraan dunia 1.000 cc ini belum kehilangan daya tariknya. Para penggemar seakan tak sabar menyaksikan jagoannya adu gesit di lintasan.

Beragam topik diperbincangkan warganet dan diulas sejumlah media massa. Seperti nasib perpanjangan kontrak Valentino Rossi oleh tim Monster Energy Yamaha, persiapan juara bertahan Marc Marquez, gelaran tes pramusim, gaji para pembalap, hingga perhelatan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada musim 2021.

Geliat Rossi

Indonesia Indicator (I2), perusahaan Intelijen Media dengan menggunakan piranti lunak artificial intelligence (AI), merekam beragam isu yang ramai diulas di media massa dan netizen sejak 1 Januari -16 Februari 2020. Pada rentang itu, sebanyak 489 portal media online baik dari dalam dan luar negeri membahas MotoGP sebanyak 4.925 berita. Sedangkan di Twitter, warganet membahas gelaran perlombaan ini hingga 3.470 kicau.

Pembahasan di media dan media sosial didominasi oleh pembalap legendaris, Valentino Rossi. Porsinya 35% (1.105 artikel) di portal media online dan 31% (558 tweet) di Twitter. 

Masifnya pemberitaan tentang Rossi tak lepas dari intensnya dia melontarkan pernyataan (statement). Dus, menjadikannya figur tervokal sekaligus terpopuler di media online. Sebanyak 1.508 pernyataan Rossi dikutip media online dan namanya muncul dalam 1.781 berita. Data tersebut menunjukkan, pembalap veteran asal Italia ini masih menjadi ikon utama MotoGP.

Rossi banyak mendapat ekspos di media dikarenakan besarnya pemberitaan terkait hubungannya dengan tim Monster Energy Yamaha. Media memberitakan terkait kontrak Rossi dengan tim Garpu Gala yang berakhir sampai akhir musim 2020. MotoGP akan menjadi musim terakhirnya sebagai pembalap tim pabrikan Yamaha. 

Habisnya kontrak itu memunculkan isu duet Rossi dengan pembalap Jorge Lorenzo yang akan kembali pascapensiun dini, pada MotoGP 2021. Petronas Yamaha dikabarkan menjadi salah satu tim yang bakal menduetkan dua pembalap tersebut. Sebanyak 4% (119 artikel) membahas tentang wacana kembali berduetnya Rossi dengan Jorge Lorenzo.

Lorenzo memang sudah memutuskan pensiun dini pada penghujung 2019. Namun awal tahun ini, ia menerima tawaran Yamaha sebagai test rider atau pembalap penguji. Juara dunia MotoGP tiga kali itu diyakini come back sebagai pembalap utama. 

Banyak media mencuplik pernyataan Lorenzo. Sebanyak 678 komentarnya dikutip portal online. Artikel tentangnya pun termuat dalam 803 berita. Hal tersebut, menjadikan racer berpaspor Spanyol ini sebagai sosok tervokal keempat teratas dan terpopuler kelima. Mayoritas pembahasan tentangnya terkait wacana duet dengan Rossi maupun sebagai pembalap penguji Yamaha.

Isu lain yang lekat dengan Rossi di media online yakni rencananya untuk pensiun. Hasil musim 2020 ini akan menentukan karier balapan Rossi. Media online memberitakan spekulasi Rossi akan gantung helm tahun depan apabila prestasi yang diraihnya tak lebih baik dari musim lalu. Apalagi, prestasinya tak memuaskan pada balapan MotoGP 2019 lalu. Rossi yang dijuluki Rossifumi itu bertengger di peringkat ketujuh dan hanya dua kali naik podium tanpa sekali pun finis pertama. Pada musim 2020 ini, ia memasang target menembus posisi tiga besar klasemen. 

Ulasan ihwal posisinya digantikan Fabio Quartararo di Monster Yamaha, juga cukup intens. Nama Fabio Quartararo terus mendapat sorotan media usai disebut menggantikan Valentino Rossi sebagai pembalap baru tim Monster Yamaha di Tahun 2021. Sebesar 495 pernyataan Quartararo dikutip media online. Intensitas pemberitaannya mencapai 1.264 artikel. Menjadikannya sebagai figur terpopuler ketiga teratas dan tervokal keenam.

Sebagai pengganti Rossi di tim Monster Energy Yamaha, turut mengerek ulasan terkait Quartararo. Dari sebaran isu, terpantau narasi pengganti Rossi ini disoroti sebesar 14% (456 artikel). Di Twitter, netizen membahas isu ekspektasi terhadap Fabio Quantararo mencapai 12% (226 tweet).

Meski unggul di lintasan pada musim 2019, eksistensi Marc Marquez sebagai juara bertahan berada di bawah Rossi dalam pemberitaan maupun Twitter. Porsinya hanya 30% (953 artikel) di media online dan 15% (285 tweet) di platform “burung biru”. Pembahasan terkait Marquez seputar targetnya di MotoGP, berakhirnya status kontrak di tim Repsol Honda pada musim ini, hingga bahasan jajaran penantang Marquez di MotoGP 2020.  

Pembalap yang dijuluki The Bionic Man oleh fans MotoGP itu tercatat menjadi sosok kedua tervokal dan terpopuler di media online. Ia menyampaikan 1.091 pernyataan yang dikutip media daring sekaligus berada dalam 1.500 berita. 

Mengenai gelaran pramusim di Sepang, Malaysia–baik shakedown pada 2-4 Februari dan test pada 7-9 Februari–resonansinya di portal online sebesar 7% (228 artikel). Pun demikian di Twitter sebesar 7% (134 tweet).

Meski tak signifikan, tetapi sejumlah media daring juga membahas tentang besaran gaji para pembalap. Isu ini termuat sebesar 1% (23 artikel).

Gairah Warganet di Sirkuit Mandalika

Rencana balapan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, juga ramai digunjingkan netizen di Twitter menembus angka 26% (492 tweet). Porsi pembicaraannya di media sosial jauh di atas obrolan tentang Marquez. Seperti diketahui, Sirkuit Mandalika akan menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan ajang MotoGP pada tahun 2021.  

Di sisi lain, pembahasan di portal online terkait proyek Sirkuit Mandalika mencapai 9% (289 artikel). Isu ini memunculkan nama Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marinves), Luhut Binsar Panjaitan dalam jajaran 10 besar tokoh tervokal di media online terkait MotoGP. Luhut menjadi satu-satunya pejabat pemerintah dalam kelompok teratas. Lainnya pihak berkepentingan (stakeholder) MotoGP. Seperti pembalap, mantan pembalap, serta kepala dan manajer tim.

Sebanyak 279 pernyataan Luhut dikutip media online. Sehingga, berada pada posisi kedelapan figur tervokal. Keterangan yang disampaikannya sebatas perkembangan pembangunan dan kesiapan Sirkuit Mandalika, NTB, pada musim depan.

Sementara itu, jika dilihat berdasarkan gender, merujuk hasil pemantauan di Twitter, MotoGP masih identik dengan "kaum Adam". Dari 3.470 cuitan, hanya 29% di antaranya yang disampaikan oleh netizen perempuan.

Dari dimensi usia, terpantau mayoritas merupakan milenial, generasi yang lahir pada awal 1980-an hingga awal 2000-an. Sebesar 41% berusia 26-35 tahun. Disusul 18-25 tahun sebesar 39%, di atas 35 tahun sebesar 13%, dan di bawah 18 tahun sebesar 7%.

Loading...
Loading...