Potret Vaksin Covid-19 di Media dan Twitter

Indonesia telah mendapatkan sebagian dari total komitmen vaksin Covid-19 yang disepakati. Ini ditandai dengan kedatangan 1,2 juta dosis "penawar" buatan Sinovac Biotech Ltd, CoronaVac, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu (6/12) malam.

Kehadirannya pun disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Beberapa saat kemudian, vaksin dibawa ke kantor pusat PT Bio Farma (Persero) di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), dan mendapat pengawalan ketat dari aparat TNI/Polri.

Seluruh dinamika tersebut, berhasil direkam Indonesia Indicator (I2). Data diambil berdasarkan pemberitaan portal daring (online) dan percakapan netizen di media sosial dengan menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Potret Portal Online

Berdasarkan pantauan I2 periode 1-14 Desember 2020, terdapat 1.300 media daring menyoroti isu vaksin melalui 22.700 artikel yang diterbitkan. Beberapa hal terkait diulas, tertinggi tentang kedatangan 1,2 juta CoronaVac dengan 6.179 berita.

Selanjutnya uji klinis 4.517 berita, wacana harga 3.590 berita, penerima prioritas 3.380 berita, keamanan dan efek samping 1.950 berita, izin Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) 1.077 berita, sertifikasi halal 882 berita, pengawasan impor vaksin 289 berita, prapesan (preorder) vaksin 226 berita, dan skema pemberian 73 berita.

Total berita dari 10 isu teratas tersebut mencapai 22.163 artikel. Sebanyak 537 dari agregat 22.700 artikel membahas tema lain menyangkut vaksin.

Sebagai informasi, masalah turunan dari vaksin buatan Sinovac banyak diberitakan lantaran beberapa aspek mendasar belum diketahui saat tiba di Indonesia. Izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari BPOM, sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan hasil uji klinis tahap akhir.

Pemantauan I2 dalam portal daring juga mendapati Presiden Jokowi sebagai tokoh yang pernyataannya paling banyak dikutip media tentang vaksin dengan 6.743 pernyataan, terutama kehadiran 1,2 juta dosis CoronaVac. Pernyataan kedua terbanyak yang dikutip adalah Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan 2.733 pernyataan.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan 2.733 pernyataan.

Posisi ketiga hingga keenam juga masih ditempati pejabat pusat, yakni Menteri BUMN, Erick Thohir (2.529 pernyataan); Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto (2.134 pernyataan); Menteri Keuangan, Sri Mulyani (2.081 pernyataan); dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy (1.570 pernyataan).

Berikutnya Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, di posisi ketujuh dengan 1.435 pernyataan dan diikuti Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi (1.137 pernyataan); Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo (1.022 pernyataan), serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo (1.008 pernyataan).

Sementara itu, Bisnis Indonesia menjadi media yang terbanyak memberitakan vaksin dengan 556 artikel. Posisi dua hingga 10 diisi media nasional lainnya, yakni Republika (508 artikel), Detik (463 artikel), CNBC Indonesia (461 artikel), Kontan (431 artikel), Kompas (430 artikel), Kumparan (350 artikel), Tribunnews (338 artikel), Antara 329 artikel), dan Suara.com (321 artikel).

Sebaran pemberitaan tentang vaksin dominan di Pulau Jawa, tertinggi di DKI Jakarta dengan 2.955. Artinya, isu ini cenderung diwacanakan masyarakat atau media di Jabodetabek daripada daerah lainnya.

Pulau Jawa Paling Gaduh

Adapun hasil pantauan di media sosial, terutama Twitter, terdapat 57.250 twit warganet tentang vaksin Covid-19 dalam rentang waktu sama, sebanyak 48% netizen merespons dengan nada menanti atau harapan (anticipation). Artinya, kehadiran vaksin tersebut ditunggu-tunggu.

Kemudian disusul emosi kepercayaan (trust) atas vaksin sebagai solusi menyelesaikan pandemi selain sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 18%. Selanjutnya 10% warganet merasa terkejut (surprise) lantaran mayoritas masyarakat harus membayar untuk mengaksesnya.

Publik lantas mendorong pemerintah menganulir kebijakan terkait. Pun muncul petisi daring tentang vaksinasi gratis bagi seluruh masyarakat melalui laman change.org yang diinisiasi Sulfikar Amir, warga negara Indonesia (WNI) sekaligus akademisi Nanyang Technological University (NTU), Singapura.

Belakangan pemerintah merevisi kebijakannya tentang program vaksinasi. Tidak ada lagi dua kategori penerima, gratis dan mandiri (berbayar). Presiden Jokowi pun menyatakan, bakal menjadi orang pertama yang disuntik.

Selain itu, kicuan netizen bernada kemarahan (anger) sebesar 9%, diikuti terganggu (disgust) 8%, senang (joy) 5%, serta berisi kesedihan (sadness) dan takut (fear) masing-masing 1%. Hal ini menunjukkan beragamnya respons publik di media sosial, baik positif maupun negatif.

Berdasarkan jenis kelamin, sebesar 76,6% netizen yang mengomentari vaksin Covid-19 di Twitter merupakan laki-laki dan sisanya perempuan (23,4%). 

Percakapan juga didominasi kelompok produktif (18-59 tahun), yakni usia 31-40 tahun sebesar 30,7%; 22-30 tahun 26,5%; 41-55 tahun (22,4%); dan 18-21 tahun (12,6%). Hanya 5,7% warganet berusia di atas 55 tahun dan 2,1% berusia di bawah 18 tahun yang memperbincangkan vaksin di Twitter.

Merujuk domisilinya, paling banyak penduduk Pulau Jawa yang membicarakan tentang vaksin Covid-19 di Twitter–seperti yang terjadi pada pemberitaan di portal online. Sebarannya, Jawa Barat sebesar 703 netizen, DKI Jakarta 601 netizen, Jawa Tengah 507 netizen, Jawa Timur 467 netizen, Banten 132 netizen, dan DI Yogyakarta 105 netizen.

Selanjutnya penduduk Pulau Sumatera dengan detail Sumatera Utara 183 netizen, Riau 173 netizen, Bengkulu 166 netizen, Aceh 152 netizen, Sumatera Selatan 87 netizen, Sumatera Barat 65 netizen, dan Lampung 59 netizen. Sisanya berasa dari Kalimantan (223 netizen), Papua (136 netizen), Nusa Tenggara dan Bali (88 netizen), serta Sulawesi (83 netizen).

 


Dengung Pilkada 4 Kota: Solo hingga Tangsel

Pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 selesai digelar. Pesta demokrasi lokal di 270 daerah pada masa pandemi Covid-19 cukup menyita atensi media nasional dari berbagai aspek, baik politik maupun kesehatan. Terumata pilkada di 4 kota, yakni Solo, Medan, Surabaya, dan Tangerang Selatan.

Riset Indonesia Indicator (I2) periode September hingga Desember 2020 mencatat ada 370.765 berita pilkada.

Dominasi pemberitaan media tertuju pada kampanye pasangan calon (paslon) sebanyak 92.124 berita, pendaftaran paslon 38.429, dan dukungan paslon sebanyak 32.680 berita. Pun dengan isu kesehatan juga tak luput dari sorotan media, mulai dari pelanggaran protokol kesehatan (prokes) hingga pengamanan. Riset media I2 mencatat pelanggaran prokes menyentuh angka 32.300, debat paslon 24.376, dan persiapan pengamanan pilkada mencapai 22.294 berita.

Perhatian media juga tertuju pada para penyelenggara yang terpapar Covid-19, mulai Komisioner KPU pusat hingga calon kepala daerah yang positif Covid-19 sebanyak 18.840, yang berujung pada desakan penundaan pilkada.

Isu SARA juga turut mewarnai pemberitaan pilkada dengan jumlah ekspos cukup signifikan sebanyak 16.561 berita atau masuk 10 top issue, bahkan lebih banyak dibanding isu politik uang di angka 15.752. Disusul pelaksanaan prokes 14.969 ekspos berita, hasil survei 12.797, netralitas ASN 11.592, hoaks pilkada 8.994, pelaporan harta kekayaan paslon 5.845, tes kesehatan 4.813, pelanggaran alat peraga kampanye (APK) 4.212, dan kotak kosong mencapai 3.532 ekspos berita.

Isu politik dinasti juga santer diangkat media sebanyak 1.872 ekspos berita. Politik dinasti dikaitkan dengan majunya Gibran serta Bobby, anak dan menantu Presiden Joko Widodo, yang ikut maju di Pilkada Solo dan Medan.

Pemetaan Isu 4 pilkada: Solo -Tangsel

Perusahaan intelijen media I2, periode 1 September hingga  5 Desember 2020, mencatat setidaknya ada empat pilkada empat kota yang paling banyak disorot media online (daring), yakni Pilkada Kota Solo, Kota Medan, Kota Surabaya dan Kota Tangerang Selatan atau Tangsel.

Pilkada Solo

Pantauan I2 pada periode September, ekspos pemberitaan Pilkada Solo mencapai 2.830. Mata banyak tertuju pada majunya Gibran Rakabuming. Pemberitaan Pilkada Solo semakin kencang pascapaslon independen Bagyo-Supardjo muncul penantang Gibran. Selain itu, proses pendaftaran calon seperti penyerahan berkas, laporan harta kekayaan, tes kesehatan, hingga pengambilan nomor urut ramai diberitakan.

Namun, memasuki Oktober-November ekspos berita Pilkada Solo mereda di angka 1.000, yakni 1.073 pada Oktober dan 1.823 pada November. Ekspos berita terus menurun menjadi 413 pada tanggal 1 hingga 5 Desember.

I2 juga meranking 10 isu utama yang banyak diangkat media di Pilkada Solo. Pertama, terkait pelanggaran prokes sebanyak 34%.

Ramainya massa yang mengawal pendaftaran Gibran-Teguh sempat dikaitkan dengan kerumunan yang terjadi pada acara Rizieq Shihab.

Para pendukung Rizieq tidak terima bila kegiatannya ditindak karena melanggar protokol kesehatan, sementara kerumunan saat pendaftaran Gibran-Teguh dibiarkan.

Berikutnya adalah isu debat paslon sebanyak 19%. Gibran-Teguh dinilai unggul telak atas Bagyo-Supardjo. Gibran dianggap lebih khas dengan gaya milenialnya dan program inovatif, sedangkan Bagyo-Supardjo lebih konvensional.

Ketiga, kegiatan kampanye sebanyak 17 %. Atensi media tertuju pada gaya blusukan Gibran ke rumah-rumah warga dan kampanye daring bertajuk “Blusukan Online” yang memanfaatkan virtual box. Sementara paslon Bagyo-Suparjo banyak disorot soal berkampanye door to door.

Isu keempat adalah laporan harta kekayaan paslon sebanyak 9%, sorotan tertuju pada LHKPN Gibran yang mencapai Rp21 miliar rupiah. Jumlah ini dipersepsikan sangat banyak untuk generasi berusia 32 tahun.

Kelima adalah isu rangkaian pendaftaran paslon ke KPUD Solo 5%, disusul dinasti politik 5%, persiapan pencoblosan 4%, hasil survei 3%, dukungan Partai Gelora 3%, dan terakhir isu Sandi Uno menjadi jurkam Gibran-Teguh 1%.

Gemparnya pemberitaan Pilkada Solo juga tak lepas peran media lokal maupun nasional yang mengangkat dinamika politik di wilayah tersebut. I2 mencatat terdapat 6.139 berita dari 457 media daring yang memberitakan selama periode 1 September 2020 - 5 Desember 2020.

Setidaknya ada 16 media online yang aktif menyorot Pilkada Solo, yakni Tribun News Solo 439 berita, Semarang Pos 233, Solo Pos 230, Kumparan 210, Timlo 207, Suara.com 167, Detik 164, Merdeka 154, Tribun News 147, CNN Indonesia 128, Kompas 113, iNews Portal 108, Sindo News 92, Merah Putih 83, dan Rebuplika sebanyak 79 berita.

Ramainya pemberitaan Pilkada Solo tak lepas dari statement elite politik nasional dan lokal dari lingkup pemerintah dan tim pemenangan yang dikutip media, termasuk masing-masing paslon yang menguasai pemberitaan.

Mereka adalah Gibran Rakabuming Raka sebanyak 8.847 statement yang dikutip media, Nurul Sutarti 3.033, FX Hadi Rudyatmo 1.154, Fahri Hamzah 934, Putut Gunawan 919, Aziz Yanuar 844, Joko Widodo 795, Rustika Herlambang 544, Teguh Prakosa 463, Sigit Prawoso 444, Ardianto Kuswinarno 412, Abdul Ghofar Ismail 403, Ganjar Pranowo 401, Robert Hananto 374, Agus Riswanto 355, Mahfud MD 341, Refly Harun 338, Awi Setiyono 307, dan Khafid Sirotudin sebanyak 270 pernyataan media.

Pilkada Kota Medan

Perusahaan intelijen media I2, periode 1 September-5 Desember 2020, mencatat Pilkada Kota Medan, Sumatera Utara, juga banyak disorot media online.

Pada September, ekspos media tertuju pada penentuan calon Wali Kota Medan, yaitu Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman, sebanyak 5.834 berita. Kedua paslon ini dihadapkan pada keputusan PDI Perjuangan yang mendukung Bobby Nasution.

Tingginya ekspos juga tak lepas dari pemberitaan rival Bobby, Akhyar Nasution, yang juga merupakan kader PDI Perjuangan saat mencari dukungan pada parpol lain. Selain itu pada periode September didongkrak isu politik dinasti, dan pelanggaran protokol kesehatan pada saat proses kampanye.

Namun, memasuki Oktober ekpose berita turun ke angka 3.806 dan kembali naik pada November sebanyak 4.801. Media banyak mengangkat isu kampanye, doa bersama, dan debat paslon mengisi pada periode tersebut. Memasuki awal Desember, ekspos pemberitaan media menurun ke 1.238, didominasi oleh isu debat Pilkada Medan putaran terakhir.

Atensi media daring terhadap dinamika politik di Pilkada Medan tak lepas dari sejumlah isu utama yang mengiringi. I2 mencatat ada tujuh isu utama yang mendominasi pemberitaan di Pilkada Medan. Yaitu, kegiatan kampanye 52%, didominasi berita blusukan Bobby-Aulia serta Kahiyang dan kunjungan mereka ke sejumlah pertemuan, blusukan ke rumah-rumah warga dan posko bencana banjir.

Lalu, pelanggaran prokes sebanyak 11%. Media banyak mengangkat pernyataan Bawaslu dan pihak KPU akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan pada proses Pilkada, baik pada saat kampanye, maupun pada hari pemilihan.

Kemudian, debat publik 11%. Terutama dalam debat terakhir, saat Bobby-Aulia menggarisbawahi  fenomena banjir, bahwa Pemerintah Kota Medan gagal berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah lain dalam mengatasi berbagai masalah. Isu banjir di Kota Medan ini turut menjadi sorotan media jelang pilkada sebanyak 10%.

Isu lain adalah survei pilkada 6%. Media daring banyak mengekspos sejumlah survei yang mengunggulkan paslon Bobby-Aulia. Misalnya, Saiful Mujani Research & Consulting menunjukkan Bobby Nasution-Aulia Rachman unggul dengan perolehan 54% atas kompetitornya Akhyar–Salman yang hanya mendapatkan 31,7% dukungan.

Berikutnya, dukungan Partai Gelora 6%, teruma elite partai tersebut yakni Fahri Hamzah yang terang-terangan mendukung menantu Presiden Jokowi itu. Terakhir, isu dinasti politik di angka 4%. Isu ini semakin mencuat setelah Media Inggris The Economist menyoroti pencalonan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution dalam kontestasi Pilkada Medan lewat artikel berjudul “Indonesian politics is becoming a family affair”. Bahkan, The Economist menyoroti kekecewaan masyarakat Indonesia atas tumbuh suburnya politik dinasti di tanah air.

Menantu Jokowi Media Darling

Atensi publik terhadap dinamika politik di Pilkada Medan tak luput dari peran media daring yang aktif memerikan jalannya pesta demokrasi di Sumut. I2 mencatat ada 276.462  berita dari 955 media daring yang memberitakan Pilwali Medan selama periode 1 September 2020 hingga 5 Desember 2020. Media tersebut adalah Sumut Kota 1.457 berita, Tribun News Medan 623, Digtara 594, Medan Bisnis 575, Gosumut.com 421, Harian Umum Sinar Indo 341, Waspada 322, Analisa Daily 303, Sentral Berita 290, Tagar 260, Detik 241, Wapada.id 211, CNN Indonesia 210, Sumut 24 192, Toba Satu 192 berita.

Media tersebut banyak mengutip pernyataan elite politik, pejabat lokal dan paslon yang bertarung di Pilkada Medan. Mereka adalah Bobby Nasution sebanyak 5.529 statement dikutip media, Akhyar Nasution 4.368, Edy Rahmayadi 1.526, Aulia Rachman 1.201, Fahri Hamzah 1.121, M Rinaidi Khair 1.065, Payung Harahap 1.023, Arief Sudarto Trinugroho, Joko Widodo 825, Nana Miranti 706, Ijeck 255, Salman Alfarisi 251, Rudiyanto Simangunsong 238, Ibrahim Tarigan 230, Sugiat Santoso 219, Safruddin 163, Edy Suhartono 152, dan R Sabrina sebanyak 142 pernyataan dikutip media.

Pilkada Kota Surabaya

Selain Kota Solo dan Medan, Pilkada Kota Surabaya juga menyita atensi media daring, baik lokal maupun nasional.  Pantauan media online I2 periode 1 September hingga 5 Desember 2020, intensitas pemberitaan paling tinggi terjadi pada November sebanyak 6.956 ekspos.

Atensi media tertuju pada jalannya debat isu membelotnya kader-kader senior PDI Perjuangan yang membelot dan mengalihkan dukungannya kepada paslon Machfud-Mujiaman. Pada September intensitas pemberitaan sedikit menurut ke angka 6.225, terutama ketika mamasuki tahapan pendaftaran paslon.

Masih tingginya ekspos di September juga didongkrak pemberitaan tentang laporan harta kekayaan paslon, tes kesehatan, hingga pengambilan nomor urut. Tapi, menurun drastis pada 1-5 Desember sebanyak 1.576 ekspos.

Tingginya atensi media dalam memberitakan dinamika Pilkada Surabaya tak lepas dari 9 isu utama yang melingkupinya. Rinciannya, isu kegiatan kampanye dua paslon yang bertarung sebanyak 28%. Media banyak mengangkat kegiatan paslon Eri-Armuji yang aktif melakukan blusukan dan kampanye door to door. Mata media juga tertuju pada kritik Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto terhadap gaya kampanye paslon Machfud-Mujiaman lantaran menggunakan mobil mewah.

Isu kedua adalah pendaftaran paslon ke KPUD 17%. Terutama saat petinggi PDI-P Surabaya, Risma dan Whisnu Sakti, ikut mengantarkan paslon Eri-Armuji untuk mendaftar. Lalu, isu penerapan dan pelanggaran prokes sebanyak 15%. Sorotan negatif media diberikan kepada kedua paslon yang tidak mematuhi prokes Covid-19 dengan menggelar arak-arakan saat mendaftar.

Kemudian, survei pilkada 11%. Media daring mengekspos hasil survei Pilkada Surabaya. Dari 10 lembaga survei, paslon Eri-Armuji unggul di 7 lembaga survei. Sementara sisanya mengunggulkan paslon Machfud-Mujiaman.

Isu lain yang diangkat media adalah pelanggaran kampanye 7%. Terutama Eri-Armuji yang diduga melibatkan anak di bawah umur. Disusul pembelotan kader PDI Perjuangan 7%, debat paslon 6%, polemik sangketa APK 4%, dan terakhir isu kampanye daring 5% ekpos.

Elite Politik Banyak Dikutip Media

Pantauan media I2, terdapat 19.314 berita dari 943 media daring yang memberitakan Pilkada Surabaya pada periode 1 September 2020 -5 Desember 2020. Mereka adalah Surya sebanyak 688 berita, Berita Jatim 622, Tribun News Jatim 614, Jawa Pos 485, Jatim Now 448, Antara Jatim 432, Ngopi Bareng 404, Sindo News 391, RMOL Jatim 388, Surabaya Pagi 380, Detik 356, Suara Publik News 271, Antara News 265, Lensa Indonesia 260, dan Republika 252 sebanyak berita.

Media juga banyak mengutip pernyataan elite politik lokal dan nasional, gubernur hingga calon kepala daerah. Hal ini turut mendongkrak pemberitaan terkait Pilkada Surabaya. Mereka adalah Eri Cahyadi sebanyak 5.520 statement dikutip media, Machfud Arifin 4.088, Hasto Kritiyanto 2.977, Adi Sutarwijino 2.661, Tri Rismaharini 2.429, Nur Syamsi 1.231, Khofifah Indar Parawansa 1.130, Anas Karno 997, Megawati Soekarnoputri 981, Abdul Malik 943, Mujiaman 840, Puan Maharani 745, Armuji 739, Febriadhitya Prajatara 701, Surokim Abdussalam 681, Achmad Hidayat 661, Lucy Kurniasari 638, Mujiaman Sukirno 618, Aziz Yanuar 593, dan Irvan Widyanto 545 pernyataan media. 

Pilkada Kota Tangerang Selatan

Masih di periode 1 September – 5 Desember 2020, Indonesia Indicator memantau pergerakan ekpos berita Pilkada Tangsel cukup tinggi. Maklum, ada nama-nama besar di balik paslon yang bertarung di Pilkada Tangerang Selatan.

Setiap paslon memiliki patron ke tokoh berpengaruh. Satu orang dari ketiga pasangan calon wali kota dan wakil wali kota memiliki keterkaitan dengan dinasti politik yaitu Siti Nur Azizah, anak Ma’ruf Amin, Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Prabowo Subianto, dan Pilar Saga Ichsa, keponakan Ratu Atut Chosiyah.

I2 memantau jumlah ekspos berita pada September mencapai 3.335, didominasi dukungan banyak tokoh terhadap paslon Muhammad–Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Ekpos berita pada September juga berpusat pada latar belakang Saraswati Djojohadikusumo yang juga keponakan Menhan Prabowo Subianto dan juga Siti Nur Azizah yang juga anak Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Memasuki periode Oktober-November, jumlah ekpos berita Pilkada Tangsel menurun ke angka 1.779 dan 1.889. Pada periode tersebut, didominasi isu-isu kampanye dan debat paslon. Dan terus mengalami penurunan pada 1 hingga 5 Desember sebanyak 805 ekspos berita pilkada.

Tingginya ekspos pada Pilkada Tansel tak lepas dari sejumlah isu yang menjadi atensi media online, baik lokal maupun nasional. Mulai dari kegiatan kampanye, netralitas ASN hingga munculnya isu pelecehan seksual berbasis online terhadap Saraswati yang sempat viral. Setidaknya ada 8 isu utama yang menjadi sorotan media di Pilkada Tangsel. Yaitu, kegiatan kampanye 35%, dukungan terhadap paslon 26%, debat pilkada 11%, hasil survei pilkada 2020 10%, pelecehan seksual online terhadap Saraswati 7%, polemik kasus korupsi Edhy Prabowo 5%, isu netralitas ASN, 5% dan isu dinasti politik 1%.

Media Share dan Influencer

I2 mencatat terdapat 7.809 berita dari 117 media daring yang memberitakan Pilkada Tangsel periode tersebut, di antaranya adalah Warta Kota Live 535 berita, Kompas 280, RMOL Banten 294, Kedaipena 219, Tribun News Jakarta 211, Kabar 6 177, Idn Times 141, Detak Banten 137, Suara.com 129, RRI News 127, Sindo News 125, Detik 123, Indo Politika 117, Poskota 117, Tribun News sebanyak 111.

Media tersebut juga banyak mengutip pernyataan tokoh politik lokal dan nasional serta paslon yang bertarung, mereka adalah Rahayu Saraswati sebanyak 4.438 statement, Bambang Dwitoro 2.144, Benyamin Davenie 2.065, Siti Nurazizah 1.427, Muhamad 713, Airin Rachmi Diany 617, Hashim Djojohadikusumo 579, Muhamad Acep 571, Dudung Abdurachman 506, Ajat Sudrajat 459, Adib Miftahul 389.

Kemudian, Hasto Kristiyanto 350, Ade Wahyu Hidayat 341, Pilar Saga Ichsan 292, Winto Sugito 283, Ahmad Mujahid Zein 263, Willy Prakarsa 262, Sufmi Dasco Ahmad 258, Sukarya 243, dan Tsamara Amany sebanyak 242 pernyataan dikutip media.

Ganasnya Korupsi di Tengah Pandemi

Skandal korupsi yang membelit narapidana pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali Joko Soegianto Tjandra atau Djoko Tjandra menyedot perhatian publik selama masa pandemi Covid-19 tahun ini. Ini terjadi setelah Djoko ditangkap Bareskrim Polri pada Juli lalu, pasca-buron selama 11 tahun.

Apalagi belum genap sebulan sejak ditangkap, Djoko menghadapi perkara hukum lain. Dia ditetapkan sebagai tersangka untuk tiga kasus berbeda. Rinciannya, sebagai tersangka dalam kasus surat jalan palsu yang digunakan untuk keluar-masuk Indonesia meski berstatus sebagai buron. Kasus ini ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. 

Lalu, Djoko juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri karena diduga memberi suap kepada mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte dan Prasetijo. Kasus korupsi ini terkait penghapusan red notice di Interpol atas namanya. 

Terakhir, Kejaksaan Agung menetapkan Djoko sebagai tersangka kasus dugaan pemberian suap kepada jaksa Pinangki Sirna Malasari. Djoko dan Pinangki diduga berkonspirasi untuk mendapatkan fatwa dari Mahkamah Agung (MA). Fatwa tersebut diurus agar Djoko Tjandra tidak dieksekusi dalam kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali.

Pantauan Indonesia Indicator (I2) dalam kurun waktu 1 Maret-8 Desember 2020, Djoko Tjandra menjadi kasus korupsi yang paling banyak diberitakan oleh media mencapai 24.869 berita. Apabila secara total, terdapat 269.452 berita dari 2.705 portal media online yang mengaver tentang topik korupsi dalam periode yang sama. 

Jika melihat data kasus korupsi selama pagebluk, ada 10 peristiwa yang paling menyita perhatian media, termasuk Djoko Tjandra. Sebanyak 10 kasus itu menguasai 25% dari total pemberitaan di media online.

Rasuah lain yang banyak disantap "nyamuk pers" adalah perkara dua menteri dari Kabinet Indonesia Maju. Yaitu, benih lobster dengan tersangka Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo (18.062 berita) dan kasus pengadaan bantuan sosial Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang melibatkan Menteri Sosial Juliari Batubara (8.249 berita).

Lainnya, suap yang dilakukan oleh Harun Masiku terkait kasus penetapan anggota DPR dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) (6.219 berita), suap pengadaan mesin pesawat Garuda Indonesia (2.666 berita), korupsi dalam kegiatan penjualan dan pemasaran fiktif di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) (2.417 berita), korupsi perizinan Kota Cimahi (1.866 berita), korupsi proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) (1.014 berita), kasus suap Bupati Banggai Laut (941 berita), serta kasus korupsi Dana Alokasi Khusus Dumai (528 berita).

Terpusat di Jakarta

I2 juga menangkap pemberitaan tentang korupsi terkonsentrasi di daerah DKI Jakarta. Hal ini terjadi dikarenakan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di provinsi yang dipimpin oleh Anies Baswedan itu.

Selain itu, konferensi pers yang dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) juga banyak dilakukan oleh KPK di kantornya, Jakarta. Penyelidikan untuk kasus yang menyita perhatian publik seperti Djoko Tjandra, korupsi benih lobster, dan pengadaan bansos juga cenderung dilakukan di Ibu Kota. 

Sementara itu, Plt. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menjadi figur yang paling banyak mendapat sorotan media terkait topik Korupsi (30.623 berita). Media banyak memberitakan Ali Fikri dikaitkan dengan pengungkapan kasus korupsi dan OTT KPK. Dia juga banyak dikutip media hingga 73.314 pernyataan.  

Selain Ali, empat figur internal KPK lainnya juga menguasai wacana media. Yaitu, Ketua KPK Firli Bahuri (52.014 pernyataan), Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango (21.003 pernyataan), Komisioner KPK Nurul Ghufron (18.967 pernyataan), serta penyidik senior KPK Novel Baswedan (14.377 pernyataan).

Riuh Rendah Operasional Bioskop kala Pandemi

Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi kembali di tengah pandemi Covid-19. Sektor jasa hiburan ini sempat berhenti nyaris enam bulan saat kasus positif pertama diumumkan pada awal Maret 2020.

Bioskop menjadi ceruk bisnis paling terdampak pagebluk mengingat adanya kebijakan menjaga jarak (physical distancing) guna meminimalisasi risiko penularan Covid-19. Apalagi, pemerintah menganjurkan masyarakat beraktivitas dari rumah saat awal pandemi.

Mampu meningkatkan imunitas tubuh karena bahagia, khususnya suasana mental fisik penonton, menjadi dasar bago SatuanTugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memperkenankan bioskop kembali beroperasi. Namun, pengelola mesti melakukan prakondisi sebelum menawarkan jasanya kepada publik. 

Meski mendapat “lampu hijau” sejak akhir Agustus, beberapa jaringan bioskop besar di Indonesia baru beroperasi dua bulan kemudian. CGV, misalnya, kembali memutar film sejak 9 Oktober di enam titik di Bandung, Jawa Barat (Jabar), dengan jumlah penonton 50% dari kapasitas.

Pada 21 Oktober, CGV lalu mengoperasikan unit usahanya di Ibu Kota secara bertahap, dari Grand Indonesia, AEON Mall Jakarta Garden City, CGV Green Pramuka Mall, dan CGV Transmart Cempaka Putih. Namun, jumlah penonton maksimal 25% dari total kapasitas.

Demikian pula dengan Cinepolis. Jaringan bioskop asal Meksiko yang mulanya bernama Cinemaxx ini mulai beroperasi di Istana Plaza, Bandung, per 9 Oktober. Selanjutnya di Jakarta meliputi Plaza Semanggi, Pluit Village, Tamini Square, Gajah Mada, dan Cibubur Junction pada 21 Oktober.

Sementara itu, Cinema XXI memulai operasional dengan uji coba di Kota Ternate pada 26 September serta Banjarmasin dan Jayapura per 2 Oktober setelah mengantongi izin dan rekomendasi dari pemerintah setempat. Selanjutnya disusul di beberapa daerah lain, seperti di Bandung, Bekasi, dan terakhir di Jakarta pada 16 November.

Kangen Bioskop

Langkah ini pun memantik beragam respons netizen, sebagaimana pantauan Indonesia Indicator (I2) di Twitter selama Oktober-November 2020. Perbincangan tentang wacana pembukaan bioskop mulai ramai pada awal Oktober, terutama tanggal 8-9. Saat itu, warganet mengomentari rencana pembukaan sembilan bioskop di Bandung. Pembahasan terus berlanjut sepanjang bulan menyusul rencana CGV mengoperasikan jaringannya di Jakarta pada 21 Oktober.

Secara kumulatif, terdapat 3.144 perbincangan netizen tentang pembukaan bioskop sepanjang Oktober. Sedangkan pada November hanya 681 percakapan.

Ada beberapa kata kunci (keyword) populer saat warganet membahas wacana ini. Isi cuitan terbanyak antara "potensi airborne", "ruangan indoor", dan "protokol kesehatan". Lalu disusul"cinema xxi", "pemprov dki jakarta", "berisiko tinggi", jumlah penonton", "news update pkl", "masa psbb", "prokes covid", "zonamerah", dan "protokol kesehatan ketat".

Sebanyak 40% netizen dari total perbincangan menanggapi wacana pembukaan bioskop dengan reaksi anticipation lantaran kangen dan mendambakan kembali menonton bioskop. Kicauan mereka umumnya disertai tagar #Kangenbiskop.

Loading...
Loading...