Sejumlah Artis Siap Bertarung di Pilkada, Siapa Paling Populer?

Masih ingat Sahrul Gunawan? Pemeran Jun dalam sinetron Jin dan Jun pada 19 tahun lalu itu menjadi salah satu artis yang menjajal peruntungan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Sahrul mendaftar sebagai calon Wakil Bupati Bandung mendampingi Dadang Supriatna. Keduanya didukung empat partai politik (parpol), yakni Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Nasdem.

Berdasarkan pemantauan Indonesia Indicator (I2) pada 1 September-20 Oktober 2020, Sahrul dan Dadang menjadi pasangan terpopuler di media sosial dibandingkan pesohor lainnya, dengan total 1.043 unggahan.

Ekspos pasangan ini juga tinggi di media online, dengan 501 berita, atau hanya sedikit lebih kecil dibandingkan pasangan Kaderismanto-Iyeth Bustami yang menempati urutan pertama dari segi ekspos media online (519 berita).

Iyeth mendampingi Kaderismanto maju di Pilkada Bengkalis. Mereka didukung dua parpol, yakni PDI Perjuangan dan PKB. Meski banyak diberitakan media online, pasangan ini minim dibicarakan di media sosial (257 unggahan).

Selebritas lain yang tenar di media sosial adalah Adly Fairuz (calon Wakil Bupati Karawang) dengan 657 unggahan. Meski demikian, bintang sinetron Cinta Fitri dan Jodoh Wasiat Bapak itu tak banyak dikaver media atau hanya sebanyak 381 berita.

Sejumlah artis lain juga berlaga di Pilkada 2020, yakni Lucky Hakim sebagai calon Wakil Bupati Indramayu yang maju bersama Nina Agustina Bachtiar. Lucky cukup ngetop di media sosial dan media online, masing-masing tercatat 355 unggahan dan 455 berita.

Lalu ada David Chalik (calon Wakil Wali Kota Bukittinggi) yang mendampingi Irwandi. Paslon ini ditulis dalam 153 unggahan di media sosial dan 130 berita di media online.

Kemudian Firman Mutakin yang bertarung sebagai calon Wakil Wali Kota Cilegon mendampingi Ali Mujahidin. Satu-satunya pasangan artis yang maju lewat jalur independen ini ditulis dalam 258 berita dan 124 unggahan di media sosial.

Sementara anak penyanyi dangdut senior A. Rafiq, Fadia A. Rafiq, yang maju di Pilkada Pekalongan, menjadi yang paling minim ekspos, baik di media online (123 berita) maupun di media sosial (48 unggahan). Fadia maju sebagai calon Bupati Pekalongan didampingi Riswandi. Keduanya didukung lima parpol, yakni PDI Perjuangan, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), PKS, dan Demokrat.


Potret Kemiskinan di Tengah Pandemi COVID-19

Isu kemiskinan menjadi salah satu santapan media selama pandemi COVID-19.

Menurut laporan Bank Dunia, 150 juta orang jatuh dalam kemiskinan parah pada tahun 2021 sebagai dampak pagebluk. Sekitar delapan dari 10 orang yang jatuh ke dalam kemiskinan parah tahun ini tinggal di negara yang dikategorikan Bank Dunia sebagai negara berpendapatan menengah seperti Brasil, Indonesia, dan Afrika Selatan. 

Di Indonesia, COVID-19 telah mengakibatkan lonjakan jumlah penduduk miskin. Menteri Keuangan Sri Mulyani seperti dikutip Kompas.com, Rabu (6/5) mengatakan seluruh pencapaian penurunan kemiskinan dari 2011 hingga 2020 mengalami reserve (putar balik). Hanya dalam waktu dua bulan, dari Maret hingga awal Mei 2020, angka kemiskinan kembali naik seperti pada tingkat tahun 2011 lalu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia pada September 2011 mencapai 29,89 juta orang (12,36%).

Hasil penelusuran Indonesia Indicator (I2), peningkatan angka kemiskinan tersebut menjadi isu yang banyak dikaver media mencapai 18.490 berita (20%) di antara topik kemiskinan di tengah pandemi, dalam kurun waktu 1 Maret–17 Oktober 2020. Tingginya ekspos pemberitaan terjadi saat BPS mengumumkan jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 sebesar 26,42 juta orang, meningkat 1,63 juta orang terhadap September 2019 dan meningkat 1,28 juta orang terhadap Maret 2019. Pandemi COVID-19 dinilai menjadi alasan utama peningkatan angka kemiskinan tersebut.

Adapun topik mengenai kemiskinan di tengah pandemi diberitakan mencapai 101.801 berita di media online dalam periode yang sama. 

Selain isu kenaikan angka kemiskinan, media juga menyoroti upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan di era adaptasi kebiasaan baru melalui program bantuan sosial (bansos) sebanyak 37.191 berita (40%). Pemberian bansos tunai, bansos non-tunai, hingga pemberian bantuan bagi UMKM menjadi isu yang banyak mendapat atensi insan pers. 

Sejumlah isu lain yang banyak diberitakan adalah pemutusan hubungan kerja (PHK)/pengangguran (17.822 berita), resesi-krisis ekonomi (6.798 berita), Pemulihan Ekonomi Nasional (3.694 berita), prediksi tingkat kemiskinan Bank Dunia (3.447 berita), pengentasan kemiskinan (2.133 berita), Omnibus Law (1.390 berita), angka kemiskinan ekstrem (961 berita), dan peningkatan utang luar negeri (261 berita). 

Joko Widodo Figur Tervokal

Nama Presiden Joko Widodo menjadi news maker dalam pemberitaan terkait kemiskinan di tengah pandemi. Mantan Wali Kota Solo itu merupakan figur yang paling banyak dimintai keterangan oleh media (20.762 pernyataan). 

Media banyak mengutip Jokowi yang mengingatkan seluruh kementerian/lembaga untuk tidak bergerak sendiri-sendiri dalam membuat program penanggulangan kemiskinan di desa akibat pandemi covid-19.

"Ini saya minta ke semua kementerian jangan membuat program sendiri-sendiri yang lepas-lepas, tidak terintegrasi, tidak terpadu,“ – Jokowi (24/9/2020).

Presiden ke-7 RI itu juga sekaligus menjadi figur yang paling banyak diberitakan media atau top person (12.352 berita).  

Dari total 10 figur top person, 8 di antaranya merupakan figur pejabat pemerintah pusat. Yakni, Menteri Keuangan Sri Mulyani (1.977 berita), Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia (PDTT) Abdul Halim Iskandar (1.345 berita), Wakil Presiden Ma'ruf Amin (1.314 berita), Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy (906 berita), Menteri Sosial Juliari P. Batubara (738 berita), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (682 berita), dan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartanto (668 berita). 

Sementara dua lainnya merupakan pejabat pemerintah daerah, yaitu Gubernur Jakarta Anies Baswedan (2.064 berita) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (1.516 berita).

Saling Serang Antar Pendukung Donald Trump dan Joe Biden di Debat Capres AS

Debat perdana Pilpres Amerika Serikat 2020 yang berlangsung pada Selasa 29 September malam waktu setempat di Cleveland, Ohio, berlangsung panas. Penuh dengan interupsi. 

Debat antara Donald Trump dan Joe Biden itu berujung saling sindir antar pendukung di linimasa Twitter. Hal itu terpantau dalam riset yang dilakukan oleh Indonesia Indicator (I2) periode 27 September–3 Oktober 2020. 

Dalam riset tersebut, I2 menemukan setidaknya terdapat 1.073.938 cuitan warganet Twitter sepanjang rentang waktu tersebut. Emosi disgust (jengah) dominan mengisi perbincangan dengan 43.414 cuitan. 

Narasi netizen yang beremosi jengah berisi sindiran dan cacian antar pendukung Trump dan Biden, sementara lainnya menilai jalannya tersebut sungguh kacau, karena penuh dengan interupsi dan saling menyela pembicaraan lawan.

Emosi lain yang terpantau adalah trust (kepercayaan) sebesar 23.467 cuitan yang berisi dukungan dan kepercayaan dari masing-masing pendukung terhadap argumen dari calon Presiden AS yang didukungnya saat debat Pilpres AS. 

I2 juga mendeteksi emosi lainnya, yakni anger (marah) sebesar 23.097 cuitan, anticipation (antisipasi) sebanyak 22.791 cuitan, surprise (terkejut) 20.010 cuitan, fear (takut) 18.608 cuitan, joy (gembira) 9.322 cuitan, dan sadness (sedih) 1.285 cuitan).

Trump-Pence Lebih Banyak Dicuitkan

Berdasarkan penelusuran I2, warganet platform "Burung Biru" sudah "gaduh" pada dua hari sebelum pelaksanaan debat. Puncak perbincangan netizen terjadi di tanggal 30 September atau satu hari pascapelaksanaan debat di tanggal 29 September. 

Isu debat pilpres kembali meningkat di tanggal 2 Oktober, dikaitkan dengan kabar Trump dan istrinya Melania Trump yang positif Covid-19. Banyak netizen menilai Trump kena karmanya, karena kerap menghina lawannya Joe Biden yang sering menggunakan masker saat debat pilpres.

Kabar Trump terpapar Covid-19 ikut mendongkrak jumlah cuitan yang menyebutkan (mention) pasangan incumbent itu hingga mencapai 682.328 cuitan (52%). Jumlah tersebut unggul dari cuitan yang menyebutkan (mention) nama Joe Biden–Kamala Harris, yakni sebesar 643.131 cuitan (48%). 

Meski debat berlangsung sengit, namun kondisi menjadi sedikit lebih adem saat Biden mendoakan agar Trump dan istrinya lekas sembuh. 

"Jill and I send our thoughts to President Trump and First Lady Melania Trump for swift recovery. We will continue to pray for the health and safety of the president and his family," cuit Biden, 2 oktober 2020 lalu yang kemudian diserbu oleh ratusan ribu likes dari netizen.

 

COVID-19 di Tengah Penyelenggaraan Pilkada Serentak

Jumlah bakal pasangan calon (bapaslon) Pilkada Serentak 2020 yang terpapar COVID-19 semakin bertambah. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, saat Rapat Kerja dengan Komisi II DPR, Kamis (10/9) mengonfirmasi 60 calon dinyatakan positif COVID-19. Seperti dikutip CNN Indonesia, data tersebut didapat dari hasil tes swab bapaslon di 32 provinsi. Namun bapaslon positif COVID-19 ditemukan di 21 provinsi.

Di sisi lain, virus corona tipe 2 yang menyebabkan COVID-19 itu juga telah memapar sejumlah penyelenggara pilkada, termasuk Ketua KPU Arief Budiman dan Komisioner KPU Pramono Ubaid.

Data itu memicu polemik terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di tengah meluasnya pandemi COVID-19. Sejumlah pihak mengkhawatirkan munculnya klaster COVID-19. 

Indonesia Indicator (I2) kemudian menelusuri pemberitaan media online di Indonesia yang mengaver topik klaster COVID-19 Pilkada. Hasilnya, sebanyak 35.933 berita tertangkap membahas masalah tersebut selama periode 17 Agustus–17 September 2020. 

Isu penerapan protokol kesehatan pun menjadi sorotan media dalam satu bulan terakhir dengan jumlah pemberitaan mencapai 23.348 berita, sekaligus menjadi isu utama terkait topik klaster COVID-19 Pilkada. 

Dalam isu penerapan protokol kesehatan, media banyak meliput terkait Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin yang meminta agar penyelengara pemilu memiliki konsep pemungutan suara dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat. KPU juga dinilai wajib menindak tegas para paslon yang melaksanakan kegiatan tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Narasi wacana penundaan pilkada juga muncul dalam pemberitaan media (2.126 berita). Salah satunya disuarakan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menyatakan penundaan pemilihan kepala daerah dimungkinkan secara peraturan. Selain itu, secara persyaratan juga memenuhi karena kasus positif Coronavirus terus meningkat.

Isu lain yang tak luput dari perhatian media adalah petugas atau peserta pilkada yang terpapar COVID-19 (5.396 berita), pendaftaran calon kepala daerah (2.482 berita), serta polemik kampanye konser musik (849 berita). 

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menjadi tokoh yang paling vokal dan banyak dimintai pendapatnya oleh media terkait penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi COVID-19 alias top influencer (4.350 pernyataan). Mantan Wali Kota Solo itu juga menjadi figur yang paling banyak diberitakan (2.412 berita). 

Beberapa isu dikaitkan dengan Presiden Jokowi seperti kepastian penyelenggaraan pilkada, penerapan protokol kesehatan dalam pilkada, hingga pencalonan putra dan menantu Jokowi dalam Pilkada Solo dan Medan. 

Selain Jokowi, terdapat tiga figur internal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam jajaran 10 besar top influencer di media online. Ketiga figur tersebut yakni Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (4.720 pernyataan), Pejabat Kemendagri Bahtiar (2.487 pernyataan), dan Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik (1.343 pernyataan).

Pernyataan Mendagri Tito Karnavian yang disoroti di antaranya tentang peringatan kepada calon kepala daerah yang melanggar protokol kesehatan akan disekolahkan kembali di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) jika menang pilkada, namun melanggar aturan protokol kesehatan. 

"Kami ingatkan kalau ada dalam catatan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) tiga kali pelanggaran atau lebih dan kontestan itu terpilih, maka presiden dapat memerintahkan Mendagri untuk menunda pelantikan selama enam bulan dan mereka disekolahkan dulu," tutur Mendagri Tito Karnavian (8/9/2020). 

Sejumlah figur lain yang menjadi top influencer adalah Ketua KPU Arief Budiman (4.209 pernyataan), Menko Polhukam Mahfud MD (2.675 pernyataan), Menko Perekonomian Airlangga Hartanto (1.774 pernyataan), Ketua MPR Bambang Soesatyo (1.512 pernyataan), Menteri BUMN Erick Thohir (1.437 pernyataan), serta Anggota Bawaslu Fritz Edwar Siregaar (1.380 pernyataan).

Loading...
Loading...